Kutai Timur, IMENEWS.ID – Dua desa di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur, menjadi penerima program jaringan PDAM pada tahun 2024. Program ini memberikan akses air bersih langsung ke rumah-rumah warga.
Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid, menyebutkan bahwa kedua desa yang mendapat program tersebut adalah Desa Kelinjau Ilir dan Desa Kelinjau Ulu.
“Untuk jaringan tahun ini alhamdulillah masuk tapi baru dua desa yang dilayani, Desa Kelinjau Ilir dan Ulu,” ungkap Harun saat diwawancara.
Program PDAM merupakan terobosan penting dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat. Dengan program ini, warga tidak perlu lagi mengambil air dari sumber yang jauh atau menggunakan air yang kualitasnya belum terjamin.
Harun menyampaikan harapannya agar program serupa dapat diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Muara Calong, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Harapan kami mudah-mudahan untuk Desa Senyiur dan desa-desa di Hulu seperti Long Na, Long Kes dan lainnya bisa di tahun depan ada PDAM masuk,” jelasnya. Selasa (25/11/2025).
Meski dua desa sudah menikmati layanan PDAM, masih ada enam desa di Kecamatan Muara Ancalong yang belum memiliki jaringan PDAM sama sekali. Keenam desa tersebut adalah Desa Longpo, Long Kota, Longna, Gemar, Muara Dun, dan Teluk Baru.
Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong telah menyampaikan proposal pengadaan jaringan PDAM untuk keenam desa tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Permohonan tersebut bahkan kembali disampaikan saat kunjungan Bupati pada tanggal 4 November lalu.
“Kemarin terakhir kunjungan Pak Bupati tanggal 4, kita sampaikan lagi permohonan untuk saluran PDAM di enam desa di Hulu itu,” tambah Harun.
Dengan adanya program PDAM yang sudah berjalan di dua desa, diharapkan dapat menjadi contoh baik untuk perluasan akses air bersih ke seluruh wilayah Kecamatan Muara Ancalong di masa mendatang. (ADV40)