Anggaran Terbatas Tak Halangi Dispora Kukar Jalankan Program Keolahragaan

Kukar, IMENEWS. ID –  Meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran secara nasional, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program-program pembinaan olahraga dan kepemudaan tetap berjalan. Penyesuaian skala kegiatan menjadi langkah strategis agar roda pembinaan tak berhenti di tengah jalan.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menunggu kepastian jumlah anggaran yang akan direalokasi. Menurutnya, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dan akan dijalankan secara berjenjang hingga ke level kabupaten.

“Informasi dari pemerintah pusat masih dalam proses turun ke bawah. Jadi kami di daerah juga menunggu arahan resmi soal besaran efisiensinya,” ujar Aji Ari, Selasa (15/4/2025).

Ia mengakui, keterbatasan anggaran pasti akan berdampak pada pelaksanaan sejumlah program. Namun begitu, sebagai pelaksana teknis, Dispora Kukar tetap siap menyesuaikan perencanaan kegiatan agar tetap berjalan dengan sumber daya yang tersedia.

“Kalau bicara dampak, tentu ada. Tapi tugas kami tetap menjalankan program. Jadi kita sesuaikan dengan anggaran yang ada, meski mungkin skalanya tidak sebesar sebelumnya,” jelasnya.

Salah satu contoh dampaknya terlihat pada rencana keikutsertaan Kukar dalam Pekan Olahraga Nasional (Pornas) di Nusa Tenggara Barat tahun ini. Jika dibandingkan dengan partisipasi sebelumnya di Bandung, jumlah peserta dari Kukar mengalami penurunan signifikan.

“Dulu waktu di Bandung, kita bisa kirim 77 orang untuk cabang olahraga tradisional. Tapi karena jarak ke NTB lebih jauh dan anggarannya dipotong hingga 60 persen, tentu peserta yang diberangkatkan juga berkurang,”  terang Aji Ari.

Meskipun kondisi ini tidak ideal, pihaknya tetap mendorong semangat para atlet dan pelatih agar tetap tampil maksimal dalam setiap kompetisi yang diikuti.

“Yang penting semangatnya tidak turun. Kita tetap beri dukungan moral dan teknis semampu kita, agar nama Kukar tetap bisa dibanggakan,” tegasnya.

Aji juga menyatakan bahwa efisiensi anggaran bukan alasan untuk menghentikan upaya pembinaan. Pihaknya akan terus mencari cara agar kegiatan pembinaan, pelatihan, dan partisipasi event tetap terlaksana meski dengan penyesuaian.

“Prinsip kami, program harus tetap jalan, berapa pun anggarannya. Karena ini menyangkut pembinaan jangka panjang,” pungkasnya. (adv/DS031)

Fasilitas Olahraga Terus Dibenahi, Dispora Kukar Dorong Gaya Hidup Aktif Masyarakat

Kukar, IMENEWS.ID – Komitmen Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam membangun budaya olahraga terus ditunjukkan lewat pembenahan sejumlah fasilitas publik. Upaya ini dilakukan sebagai strategi mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih aktif dan gemar berolahraga.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, mengungkapkan bahwa berbagai titik fasilitas olahraga saat ini sedang ditingkatkan, khususnya di area kompleks Stadion Aji Imbut yang menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat.

“Perbaikan kami lakukan bertahap, termasuk pembangunan lintasan lari di area parkir stadion, serta lapangan untuk voli dan basket. Kami juga bangun area bermain khusus anak-anak,” ujar Aji Ari saat diwawancarai pada Selasa (15/4/2025).

Menurutnya, pembangunan fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan olahraga semata, tapi juga untuk menciptakan lingkungan yang sehat, ramah keluarga, dan bisa menjadi ruang rekreasi produktif bagi masyarakat Kukar.

“Pak Kadis kami, Bapak Aji Ali Husni, ingin menghadirkan tempat olahraga yang berkualitas dan nyaman. Jadi bukan hanya tempat latihan, tapi juga tempat yang mendorong masyarakat senang berolahraga,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu fokus utama saat ini adalah menumbuhkan minat olahraga sejak usia dini. Karena itu, keberadaan sarana bermain anak menjadi elemen penting dalam rencana pengembangan fasilitas yang inklusif.

“Anak-anak harus punya ruang aman dan menyenangkan untuk aktif bergerak. Itulah kenapa kami fasilitasi tempat bermain yang bisa sekaligus menumbuhkan minat mereka terhadap olahraga,” katanya.

Dispora Kukar juga telah menyediakan sarana lainnya seperti lapangan mini soccer dan area gym terbuka. Fasilitas ini terbuka untuk umum dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan berbagai kalangan usia.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat bisa mengakses olahraga, mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa,” tutur Aji Ari.

Selain itu, pihaknya juga mendorong kegiatan komunitas dengan memanfaatkan program Car Free Day (CFD) sebagai platform interaksi sosial dan aktivitas fisik bersama. Setiap minggunya, CFD menjadi ruang ekspresi berbagai komunitas untuk berkegiatan aktif.

“Dalam kegiatan Car Free Day, kami beri ruang untuk komunitas manapun yang ingin mengisi kegiatan. Ini bagian dari upaya kami membangun budaya olahraga yang merata,” pungkasnya. (adv/DS030)

Dispora Kukar Genjot Pembinaan Atlet Muda Lewat PPLPD, Fokus pada Potensi dan Karakter

Kukar, IMENEWS.ID –  Dalam upaya mencetak generasi atlet unggul sejak usia dini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggiatkan program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD). Di tahun 2025 ini, sebanyak 60 atlet dan pelatih dilibatkan dalam program strategis tersebut.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menuturkan bahwa program ini merupakan lanjutan dari pembinaan jangka panjang yang sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi.

“PPLPD ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2016, tapi sempat vakum saat pandemi Covid-19. Baru di tahun 2023 kita aktifkan kembali, dan sekarang sudah memasuki tahun ketiga,” jelas Aji Ari pada Selasa (15/4/2025).

Program ini, menurutnya, tidak hanya berfokus pada pelatihan fisik dan teknik olahraga semata. Dispora Kukar juga menjadikan PPLPD sebagai wadah seleksi awal bagi pelajar berbakat yang ingin mengembangkan diri di dunia olahraga prestasi.

“Jadi, atlet pelajar yang ikut PPLPD diseleksi ketat berdasarkan potensi di masing-masing cabang olahraga. Setelah itu, mereka menjalani pelatihan rutin yang terstruktur,” ucapnya.

Aji juga mengungkapkan bahwa pembinaan di PPLPD bersifat menyeluruh, mencakup aspek mental, kedisiplinan, serta nilai-nilai sportivitas yang penting bagi perkembangan pribadi seorang atlet.

“Kami tidak ingin hanya menghasilkan atlet yang hebat di lapangan, tapi juga individu yang punya karakter kuat. Karena itu, aspek kepribadian jadi bagian penting dalam proses pembinaan ini,” ujarnya.

Keikutsertaan para pelatih dalam program ini juga dinilai krusial. Para pelatih yang dilibatkan berasal dari berbagai cabang olahraga yang menjadi fokus pembinaan Dispora Kukar, termasuk atlet-atlet berpengalaman yang kini beralih ke dunia kepelatihan.

“Pelatih punya peran besar dalam membentuk karakter dan kemampuan teknis atlet muda. Makanya kami pilih yang memang punya dedikasi tinggi,” lanjut Aji Ari.

Ia berharap, dengan konsistensi dan dukungan dari berbagai pihak, PPLPD dapat terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam ekosistem olahraga pelajar di Kukar.

“Target kami jangka panjang. Kami ingin Kukar punya regenerasi atlet yang kuat dan berkelanjutan. PPLPD adalah langkah awal untuk mencapainya,” pungkasnya. (adv/DS029)

Dispora Kukar Galakkan Budaya Olahraga Lewat Dukungan Komunitas dan Kegiatan Lokal

Kukar, IMENEWS.ID –  Upaya mendorong budaya olahraga terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui berbagai pendekatan, termasuk olahraga tradisional, rekreasi, dan tantangan. Tiga sektor ini menjadi fondasi dalam memperluas keterlibatan masyarakat dalam aktivitas fisik yang menyenangkan dan bermakna.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyampaikan bahwa tujuan dari program ini bukan sekadar meningkatkan kebugaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya, sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tak hanya melihat olahraga dari sisi kompetisi, tapi juga sebagai bagian dari gaya hidup, sarana hiburan, bahkan pelestarian budaya,” ungkap Aji Ari saat ditemui pada Selasa (15/4/2025).

Untuk olahraga tradisional, Dispora Kukar rutin memfasilitasi perlombaan dalam event budaya seperti Erau. Beberapa cabang olahraga yang sering dipertandingkan antara lain gasing, egrang, asenaga, dan blogo, yang semuanya merupakan permainan khas daerah.

“Melalui olahraga tradisional, kita turut menjaga warisan leluhur. Kegiatan ini biasanya kita gelar bersamaan dengan festival budaya, dan peserta dari berbagai kecamatan ikut berpartisipasi,” ujarnya

Sementara untuk sektor olahraga rekreasi, Dispora Kukar mendukung banyak aktivitas yang berbasis komunitas. Lomba mancing dan kontes burung berkicau menjadi contoh kegiatan yang tidak hanya menghibur, tapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Jenis olahraga seperti ini tidak membutuhkan persiapan fisik berat, tapi sangat efektif dalam membangun kebersamaan,” jelas Aji Ari.

Tak ketinggalan, olahraga tantangan juga mulai diminati. Kegiatan seperti trail dan off road banyak diikuti komunitas lokal. Menariknya, Dispora tetap membuka ruang bagi komunitas yang belum bernaung di bawah organisasi resmi.

“Ada komunitas push bike untuk anak-anak dan BMX yang belum di bawah induk cabang olahraga mana pun. Tapi kami tetap beri ruang dan dukungan untuk mereka berkembang,” katanya.

Aji juga menjelaskan, bahwa KORMI merupakan induk organisasi olahraga tradisional dan rekreasi, sedangkan cabang olahraga prestasi dibawah naungan KONI Kukar. Meski begitu, pemerintah daerah juga tetap memperhatikan kelompok senam dan komunitas mandiri lainnya.

“Kegiatan seperti zumba, senam jantung sehat, dan senam kebugaran lainnya juga kami fasilitasi karena mereka punya peran penting dalam menggerakkan masyarakat,” tutupnya. (adv/DS028)

Dispora Kukar Buka Pendaftaran Anugerah Inspirasi Pemuda 2025, Buka Lima Kategori Lomba

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuka pendaftaran anugerah pemuda inspirasi tahun 2025.

Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 14 April hingga 14 Mei 2025, dan dilakukan secara daring melalui link yang tersedia di media sosial resmi Dispora Kukar dan tidak dipungut biaya.

Kegiatan ini ditujukan bagi pemuda pemudi se-Kukar dan terdiri dari lima kategori lomba, yaitu Pemuda Pelopor, Pemuda Berprestasi, Wirausaha Muda Pemula Berprestasi, Pekan Kreativitas Pemuda (Pemuda Kreatif), dan Duta Pemuda.

Kelapa Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan, Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengungkapkan bahwa Kegiatan ini merupakan satu kesatuan program yang bertujuan untuk memetakan dan mengembangkan talenta-talenta muda di Kukar.

“Melalui ajang ini akan lahir lebih banyak pemuda yang mampu berkontribusi nyata, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mendorong inovasi dan kepeloporan di tengah masyarakat,” kata Dery, Selasa (15/4/2025).

Dery menjelaskan untuk kategori pemuda pelopor terdapat lima bidang yang dilombakan yakni pendidikan, seni dan budaya, pengelolaan seumber daya alam, lingkungan dan pariwisata, ketahanan pangan, inovasi dan teknologi.

Di bidang pemuda pelopor sendiriz kita mempunyai track record yang bagus, Kukar selalu mendapatkan talenta-talenta yang baik dan menjuarai lomba, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“Mudah-mudahan di tahun 2025 ini, kita bisa kembali mendapatkan talenta-talenta seperti tahun-tahun sebelumnya pada ajang Pemuda Pelopor ini,” harapnya.

Kemudian, kata Dery kategori pemuda berprestasi ditujukan bagi pemuda yang aktif dalam kegiatan lomba atau kejuaraan, baik di lingkungan sekolah, kampus, maupun komunitas.

Penilaian dilakukan berdasarkan dokumen sertifikat atau piagam yang pernah diraih, dari tingkat kabupaten hingga internasional.

“Nanti akan ada grid atau penilaian tersendiri, khususnya bagi yang pernah berprestasi hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, kategori wirausaha muda Pemula Berprestasi dibuka dalam enam jenis bidang, yakni technopreneur yang berbasis teknologi, creativepreneur di sektor ekonomi kreatif, sociopreneur yang bergerak di bidang sosial, agropreneur untuk sektor pertanian dan agribisnis, edupreneur di bidang pendidikan, serta sportpreneur di bidang olahraga.

“Seluruh kategori ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak pemuda dengan potensi wirausaha di Kukar,” ungkap Dery.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk ajang pekan kreativitas pemuda, kami membuka delapan bidang lomba, yaitu musik, kuliner, grafika, kriya, fashion, film, teknologi informasi (perangkat lunak), serta khas daerah.

Dery menyebutkan ajang ini rutin kita gelar setiap tahun dan menjadi tahap awal bagi peserta yang akan melaju ke lomba serupa di tingkat provinsi maupun nasional.

Kemudian, kategori duta pemuda, pihaknya akan memilih lima laki-laki dan lima perempuan yang memiliki prestasi lebih, baik di bidang akademik, organisasi, maupun seni dan budaya.

“Mereka nantinya akan mewakili daerah dalam berbagai seminar dan kegiatan kepemudaan berskala provinsi. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan penghargaan khusus dalam ajang ini,” tutur Dery.

Seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga bulan Juni 2025. Sebagai puncaknya, penyerahan penghargaan akan dilakukan pada Malam Anugerah yang akan diselenggarakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 2025.

“Dalam acara ini, seluruh peserta yang terlibat, baik dari ajang lomba maupun kegiatan kepemudaan lainnya, akan mendapatkan apresiasi,” pungkas Dery (adv/DS027)