Dispora Kukar Siapkan Ajang Pushbike Championship 2025, Tanamkan Semangat Sportif Sejak Dini

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang akan menggelar Sultan Sticker Pushbike Championship 2025. Event ini dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2025, di kawasan Jalan Monumen Timur, depan Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa ajang ini menjadi salah satu sarana efektif untuk memperkenalkan dunia olahraga kepada anak-anak, khususnya pada cabang olahraga sepeda.

“Melalui kejuaraan ini, kami ingin membangun kecintaan anak-anak terhadap olahraga dengan cara yang menyenangkan. Pushbike sangat sederhana, hanya perlu keseimbangan dan dorongan kaki, tanpa harus langsung belajar teknik bersepeda yang kompleks,” ujar Ali.

Sultan Sticker Pushbike Championship 2025 tidak hanya difokuskan pada aspek kompetisi, melainkan juga pada pembentukan mental bertanding dan keberanian sejak usia dini.

Ali menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk atlet balap sepeda masa depan yang berdaya saing tinggi.

“Dengan terbiasa ikut pushbike sejak kecil, anak-anak akan lebih siap melanjutkan ke sepeda berpedal, bahkan menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi di masa depan,” imbuhnya.

Dispora Kukar mencatat, setiap tahun penyelenggaraan event ini membawa dampak positif, terlihat dari meningkatnya minat dan kemampuan anak-anak di bidang olahraga sepeda.

Selain sebagai wadah kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembinaan berkelanjutan yang selaras dengan program Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI).

“Kami ingin membangun fondasi kuat sejak dini. Harapannya, akan lahir atlet-atlet sepeda dari Kukar yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tutup Ali (adv/DS073)

Atlet Disabilitas Kukar Terus Ukir Prestasi, Dispora Siapkan Program Talent Scouting

Kukar, IMENEWS.ID – Atlet-atlet disabilitas di bawah naungan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menorehkan prestasi membanggakan, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa kontribusi atlet Kukar di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) semakin nyata, seiring seringnya mereka memperkuat tim Kalimantan Timur (Kaltim) di berbagai kejuaraan bergengsi.

“Alhamdulillah, atlet kita rutin memperkuat tim provinsi untuk berlaga di level nasional. Ini menunjukkan betapa besarnya potensi yang kita miliki,” kata Ali Senin (28/4/2025).

Ia mengatakan melihat capaian tersebut, kami menilai perlunya langkah serius untuk memperluas jangkauan pembinaan atlet disabilitas, terutama melalui sosialisasi aktif dan pencarian bibit baru di seluruh kecamatan.

Ali menerangkan bahwa masih banyak anak-anak berkebutuhan khusus di Kukar yang memiliki kemampuan luar biasa, namun belum teridentifikasi oleh NPCI Kukar.

“Kami percaya banyak talenta di kecamatan-kecamatan yang belum tergali. Untuk itu, ke depan kami rencanakan program Talent Scouting di wilayah-wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia menyebutkan hal ini sangat penting karena prestasi atlet disabilitas Kukar tidak hanya lahir dari pusat ibu kota, melainkan juga dari daerah-daerah seperti Tabang dan Kenohan.

“Misalnya atlet angkat berat dari Tabang dan atlet tenis meja dari Kenohan. Ini bukti nyata bahwa potensi tersebar merata di Kukar,” sebut dia.

Namun demikian, sambung dia, masih ada tantangan besar dalam hal penyebarluasan informasi dan upaya menjangkau semua potensi yang ada di kecamatan.

“PR kami adalah bagaimana menjangkau atlet-atlet potensial di desa-desa, supaya mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tutupnya (adv/DS072)

 

Dispora Kukar Ajak Keluarga dan Desa Dukung Atlet Disabilitas Tumbuh Percaya Diri

Kukar, IMENEWS.ID – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupetan Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Ali Husni mengajak keluarga dan pihak Desa untuk memberikan dukungan bagi atlet disabilitas agar tumbuh rasa kepercayaan diri di bidang olahraga.

Ali mengatakan dukungan emosional dari orang tua dan keluarga merupakan fondasi utama agar anak-anak disabilitas mampu berani tampil dan berprestasi.

“Orang tua punya peran besar untuk terus menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri anak-anak mereka,” kata Aji, Senin (28/4/2025).

Selain keluarga, Ali juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa untuk mensosialisasikan keberadaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar, termasuk program-program pembinaan yang tersedia.

Menurut Ali, banyak calon atlet disabilitas potensial di kecamatan-kecamatan yang belum tergali, salah satunya karena kurangnya informasi yang mereka terima.
“Perangkat desa harus aktif memberikan informasi tentang program NPCI agar teman-teman disabilitas merasa dilibatkan dan memiliki kesempatan yang sama,” ujar Ali.

Ia menambahkan kami sendiri mencatat sejumlah prestasi dari atlet disabilitas asal daerah, seperti atlet angkat berat dari Kecamatan Tabang dan atlet tenis meja dari Kecamatan Kenohan, yang berhasil menorehkan prestasi meski awalnya kurang percaya diri.

“Kisah-kisah ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan. Banyak anak di pelosok Kukar yang punya bakat luar biasa, hanya saja belum mendapat ruang untuk berkembang,” pungkas Ali (adv/DS071)

Dispora Kukar Buka Peluang Lebar bagi Pramuka Aktif Melalui Anugerah Inspirasi Pemuda

Kukar, IMENEWS.ID – Komitmen Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap pengembangan generasi muda kembali diwujudkan melalui perhatian khusus kepada anggota Pramuka yang aktif dan berprestasi.

Dalam ajang Anugerah Inspirasi Pemuda 2025, Dispora Kukar menghadirkan kategori khusus Pramuka Berprestasi sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka yang menunjukkan dedikasi di bidang kepramukaan.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa para peserta berasal dari gugus depan yang aktif melakukan latihan dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

“Kami ingin memberikan ruang lebih besar bagi adik-adik Pramuka yang benar-benar aktif dan punya komitmen terhadap gerakan Pramuka di wilayah masing-masing,” ujarnya, Senin (28/4/2025).

Ia menjelaskan seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat gugus depan, dilanjutkan ke kwartir ranting, hingga menjaring peserta terbaik di tingkat kabupaten.

Penilaian tidak hanya berbasis keaktifan semata, tetapi juga menyoroti peran mereka dalam kegiatan sosial, kepemimpinan, serta kontribusi di bidang pendidikan dan kemasyarakatan.

Aji menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian dari sistem pembinaan karakter generasi muda yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap semangat adik-adik Pramuka semakin tumbuh. Mereka punya potensi besar sebagai pemimpin masa depan,” tutur Ali.

Ia juga menyampaikan bahwa peserta yang lolos di tingkat kabupaten akan diarahkan untuk mengikuti event di jenjang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Ali optimistis ajang ini akan menjadi pemacu semangat bagi seluruh gugus depan untuk lebih aktif dalam kegiatan kepramukaan dan pembinaan karakter.

“Pramuka adalah aset penting dalam pembangunan SDM Kukar. Mereka dilatih untuk disiplin, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sekitar ini nilai-nilai yang perlu terus didukung,” tutup Ali (adv/DS070)

Lewat Turnamen, Dispora Kukar Sisipkan Pelatihan untuk Wasit dan Pelatih Sepak Bola

Kukar, IMENEWS.ID – Setiap kompetisi sepak bola yang digelar di Kutai Kartanegara (Kukar) kini tak hanya jadi ajang unjuk kemampuan antar tim, tapi juga menjadi ruang pembinaan bagi para wasit dan pelatih.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar secara konsisten memasukkan pelatihan teknis sebagai bagian dari kegiatan pertandingan.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Kukar masih kekurangan SDM sepak bola yang terlatih, terutama di bidang kepelatihan dan kepemimpinan pertandingan.

“Biasanya, di sela-sela pertandingan, kami adakan pelatihan singkat untuk wasit, hakim garis, dan pelatih. Jadi tidak hanya bermain, tapi juga belajar,” ujar Aji, Senin (28/4/2025).

Ia menyebutkan angkah ini bukan sekadar pelengkap turnamen, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi pembangunan olahraga yang berkelanjutan.

Ali ingin memastikan bahwa kompetisi lokal ditopang oleh tenaga profesional dari daerah sendiri.

Menurutnya, penyediaan SDM yang mumpuni akan membuat pelaksanaan event-event olahraga di Kukar bisa lebih mandiri, rapi, dan sesuai standar nasional.

“Kalau tenaga lapangan kita sudah siap, ke depan tidak perlu lagi bergantung pada orang luar. Kita bisa gelar event dengan perangkat pertandingan buatan sendiri,” tuturnya.

Ali berharap upaya ini bisa menumbuhkan minat generasi muda untuk tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga menekuni peran-peran penting di balik layar pertandingan.

Ia mengatakan kami membuka pintu kolaborasi dengan federasi olahraga maupun sekolah sepak bola untuk memperluas jangkauan pelatihan ini.

“Tujuannya bukan sekadar kuantitas, tapi kualitas. Kita ingin melahirkan pelatih dan wasit yang betul-betul menguasai tugasnya,” pungkas Ali (adv/DS069)