Bupati Kukar Apresiasi Juara SMPN 3 Tenggarong, Borong Juara LBB Tingkat Kaltim

Kukar, IMENews.ID- Bupati Kukar, Edi Damansyah mengapresiasi prestasi yang didapat oleh siswa dan siswi SMPN 3 Tenggarong, yang berhasil meraih juara umum LBB tingkat Kaltim, ini menunjukan manajemen sekolah sudah berjalan dengan baik oleh Kepala Sekolah.

 

“Saja melihatnya sederhana saja, kalau sekolah banyak prestasi. Itu bertanda manajemen sekolah sudah berjalan dengan baik,” pesan Bupati.

 

Yang juga bangga dari SMPN 3 Tenggarong, sebagai bagian pelopor sekolah Google di Kukar, selain itu, sekolah yang berlokasi depan Unikarta tersebut sebagai sekolah penggerak.

 

“Kepala sekolahnya juga sebagai guru dan Kepsek penggerak,” jelasnya.

 

Melalui Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariyani. Untuk ketiga kalinya, sekolahnya kembali memborong juara Lomba Baris Berbaris(LBB) Garda 55 tingkat Provinsi Kalimantan Timur, yang digelar SMAN 5 Samarinda. Tim siswa SMPN 3 Tenggarong mendapatkan piala permanen.

 

“Ini patut dibanggakan, setiap tahun kami ikuti ajang LBB Garda 55 tingkat Kaltim, akhirnya untuk ketiga kalinya kami menang sebagai juara umum,” ungkap Sariyani, Kamis (15/5).

 

Ajang LBB tingkat Kaltim berlangsung selama dua hari 10-11 Mei 2025 di Samarinda. Yang diikuti sebanyak 22 SMP atau MTs, yang berasal dari kota Balikpapan, Samarinda dan Kukar. Sedangkan juara 2 diraih SMPN 6 Balikpapan.

 

“Dengan perjuangan luar biasa, kami sebagai juara umum ketiga kalinya,” jelasnya.

 

Kategori juara yang diborong SMPN 3 yaitu,  juara umum piala bergilir gubernur, juara umum lomba baris vol 19, juara utama 1, juara pelatih terbaik 1, juara pbb terbaik 2, juara danton terbaik, juara variasi formasi terbaik 1 dan juara kontingen terbaik 3.

 

“Karena sudah tiga kali berturut-turut sebagai juara umum di SMAN 5 samarinda, maka piala kaca nya jadi piala tetap milik kami,” jelas mantan Kepala SMPN 6 Marang Kayu ini.(ADV103/Red01)

Dispora Kukar Dorong Pemuda Tembus Ajang Nasional, Incar Juara di Berbagai Bidang

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan strategi untuk membawa pemuda daerah ke level kompetisi nasional. Fokus diarahkan pada tiga sektor unggulan Pemuda Pelopor, Wirausaha Muda, dan Pemuda Berprestasi.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Wirausaha Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyatakan bahwa Kukar memiliki banyak potensi pemuda yang layak tampil di panggung nasional dan berkontribusi lebih luas bagi bangsa.

“Kami ingin mendorong agar mereka tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten atau provinsi, tapi bisa bersaing di level nasional,” ucap Dery, Kamis (15/5/2025).

Kukar sebelumnya telah mencatat prestasi yang cukup membanggakan. Pada ajang Kabupaten Layak Wirausaha Muda tingkat nasional tahun lalu, Kukar berhasil menempati posisi keempat. Sementara dalam kategori Wirausaha Pemuda, Kukar berhasil meraih posisi ketiga.

“Target kami tahun ini lebih tinggi. Kalau bisa, kami ingin meraih juara satu. Kami sedang persiapkan potensi-potensi terbaik yang ada,” kata Dery.

Prestasi serupa juga ditorehkan oleh para pemuda Kukar pada ajang Pemuda Pelopor 2024. Dua bidang berhasil dimenangkan oleh peserta asal Kukar, yakni bidang ketahanan pangan dan pendidikan.

Dalam ajang tersebut, lima kategori utama dipertandingkan, yakni sumber daya alam dan lingkungan, pariwisata, teknologi informasi, seni dan budaya, serta ketahanan pangan dan pendidikan.

“Bidang-bidang ini sangat relevan dengan potensi yang kita miliki. Kukar kaya akan sumber daya alam dan destinasi wisata. Ini peluang besar bagi para pemuda untuk unjuk gigi,” jelas Dery.

Ia menambahkan, Dispora Kukar akan terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta membuka ruang partisipasi agar pemuda-pemuda Kukar siap menghadapi ajang kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami ingin para pemuda kita sadar bahwa mereka punya peran besar dalam membangun daerah, bahkan negara. Dengan potensi besar yang dimiliki Kukar, mereka hanya perlu diberi wadah dan dorongan,” pungkasnya. (Adv/DS100)

 

130 Pemuda Kukar Ikut Ajang Anugerah Inspirasi, Grand Final Digelar Juni 2025

Kukar, IMENEWS.ID – Antusiasme pemuda Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap ajang Anugerah Inspirasi Pemuda 2025 yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar sangat tinggi.

Total sebanyak 130 peserta resmi terdaftar saat masa pendaftaran ditutup pada 14 Mei 2025.

Kegiatan ini dibuka sejak 14 April 2025 dan mempertandingkan enam kategori yang mencerminkan berbagai kiprah kepemudaan, mulai dari Duta Pemuda, Pemuda Inspiratif dan Berprestasi, Pemuda Kreatif, Pemuda Pelopor, Wirausaha Muda Pemula Berprestasi, hingga Pramuka Berprestasi.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Wirausaha Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya bersama tim juri tengah menyeleksi dan memverifikasi berkas serta aktivitas peserta.

“Proses penilaian berlangsung selama seminggu. Dari hasil itu, akan dipilih tiga finalis terbaik untuk masing-masing kategori,” jelasnya, Kamis (15/5/2025).

Dalam proses seleksi awal, setiap peserta diwajibkan mengirimkan proposal yang relevan dengan kategori yang diikuti. Setelah itu, juri akan melakukan kunjungan lapangan untuk menilai langsung kegiatan atau karya yang telah dijalankan oleh peserta.

Para finalis yang terpilih nantinya akan melaju ke malam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni di Gedung Dispora Kukar.

“Penobatan pemenang akan dilakukan saat malam peringatan Hari Sumpah Pemuda, jadi setelah grand final masih ada proses lanjutan,” kata dia.

Ia menyebutkan tingginya partisipasi terlihat terutama pada kategori Pemuda Berprestasi, Pramuka Berprestasi, dan Wirausaha Muda Pemula. Hal ini menunjukkan tren positif bahwa pemuda Kukar semakin aktif menampilkan potensi diri di berbagai bidang.

Ia berharap, ajang ini menjadi ruang bagi pemuda untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat.

“Melalui ajang seperti ini, para pemuda bisa membuktikan bahwa mereka punya peran penting dan bisa jadi inspirasi bagi yang lain,” pungkas Dery. (Adv/DS099)

Dispora Kukar Fasilitasi Legalitas UMKM Pemuda, Layani NIB dan Sertifikasi Halal Secara Rutin

Kukar, IMENEWS.ID – Upaya Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat sektor kewirausahaan pemuda terus berlanjut. Salah satunya melalui pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal yang kini rutin digelar bersama Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP).

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara terjadwal dua kali dalam sebulan dan kini terpusat di Sekretariat FKP yang berada di Dekranasda Kukar.

“Awalnya kami laksanakan di Taman Titik Nol karena tempat itu cukup ramai, tapi sekarang kami pindahkan ke Dekranasda. Sekaligus memberi ruang bagi teman-teman FKP yang juga berjualan di sana agar pengunjung bisa melihat aktivitas pemuda yang produktif,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Ia mengatakan kami tidak hanya membantu pengurusan NIB untuk berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa, tetapi juga memfasilitasi pembuatan sertifikat halal secara gratis.

“Dengan legalitas yang lengkap, para pelaku UMKM pemuda tidak perlu bingung saat memulai usahanya. Mereka bisa fokus pada pengembangan bisnis,” kata Dery.

Hingga saat ini, sudah lima kali kegiatan serupa dilakukan dan setiap sesi rata-rata melayani sekitar 20 pelaku usaha. Dery menyebut antusiasme yang tinggi dari pelaku UMKM menjadi indikator bahwa program ini berjalan efektif.

“Meski tidak menetapkan target angka, kami terus melanjutkan pelayanan ini secara berkelanjutan, bahkan tidak hanya terbatas di wilayah Tenggarong,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya juga menerapkan pendekatan jemput bola untuk memperluas jangkauan program. Belum lama ini, pelayanan serupa digelar di Kecamatan Sebulu, tepatnya di wilayah SP 2.

“Kami juga sudah sharing usaha bersama mahasiswa UNTAG di Kecamatan Kota Bangun, dan dalam waktu dekat akan melanjutkan ke Sangasanga dan Muara Jawa,” pungkas Dery. (Adv/DS098)

 

Dorong Kemandirian Pemuda, Dispora Kukar Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian pemuda melalui penyelenggaraan Pelatihan Kewirausahaan Muda tahun 2025. Kegiatan ini resmi dibuka pada Kamis (15/5/2025) di Aula Serbaguna Dispora Kukar.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak seperti National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar, Dharma Persatuan Kukar, serta turut dihadiri oleh Ketua KNPI Kukar dan para camat dari berbagai kecamatan. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 15 hingga 17 Mei 2025.

Sebanyak 60 peserta muda dari berbagai wilayah Kukar terlibat dalam pelatihan ini. Mereka mendapatkan pembekalan dalam empat bidang keterampilan, yaitu barber (pangkas rambut), makeup artist, kerajinan tangan berbahan akrilik, dan tata boga.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada para pemuda, sehingga mereka mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan keahlian baru, tetapi juga mampu memperkuat usaha yang sudah mereka jalankan,” ucap Aji Ali.

Ia menambahkan, pemuda Kukar memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai pelaku usaha yang tangguh. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk menyerap seluruh materi dan pengalaman yang diberikan dalam pelatihan ini.

“Ilmu yang didapatkan harus bisa diterapkan secara nyata. Dari niat yang baik untuk berwirausaha, saya yakin pemuda Kukar bisa berkembang dan sukses,” Pungkasnya, (Adv/DS097)

DP3A Kukar Dorong Pemanfaatan AI dalam Pendidikan, Tekankan Kreativitas dan Etika Digital

Kukar, IMENews.id — Penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Plt. Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menegaskan bahwa dunia pendidikan harus terbuka terhadap perkembangan teknologi, termasuk AI.

Menurut dia para guru perlu mengadopsi teknologi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memperkaya wawasan siswa.

“AI tidak bisa dihindari. Teknologi ini menyediakan media pembelajaran yang luas—mulai dari video, ulasan, hingga referensi dari berbagai ahli. Tapi harus dipahami, penggunaan AI tidak boleh membuat siswa kehilangan kreativitas,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Hero menjelaskan bahwa AI hanya berperan sebagai alat bantu dan bukan satu-satunya sumber belajar.

Oleh karena itu, siswa harus dibekali pemahaman untuk menggunakan AI secara cerdas dan bertanggung jawab, bukan sekadar menyalin informasi yang tersedia.

“Kita perlu menekankan metode ATM — Amati, Tiru, dan Modifikasi — agar siswa tetap aktif belajar dan berpikir kritis. Pemanfaatan AI harus diarahkan pada pengembangan kompetensi global, bukan hanya lokal,” tambahnya.

Meski AI memiliki banyak manfaat, ia juga mengingatkan akan potensi dampak negatif, terutama jika penggunaannya tidak disertai pemahaman yang tepat.

“Kalau hanya digunakan secara monoton, siswa bisa kehilangan kemampuan untuk berpikir mandiri. Itulah pentingnya peran guru untuk membimbing penggunaan teknologi secara bijak,” tegasnya.

Hero pun menekankan pentingnya peran pendidik yang terbuka dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Ia menilai ini adalah proses panjang yang membutuhkan kolaborasi antara siswa, guru, dan ekosistem pendidikan secara luas.

“Teknologi bukan hal baru, tapi sekarang menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pendidikan masa depan. Kita tidak boleh tertinggal,” pungkasnya. (ADV107/Red02)

DP3A Kukar Soroti Faktor Penyebab Anak Terpapar Judi Online dan Konten Negatif

Kukar, IMENews.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara menilai bahwa konten digital yang tidak mendidik menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan anak-anak terpapar konten negatif, termasuk judi online.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, dalam sesi wawancara usai pembukaan kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Anak di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Kamis (15/5/2025).

“Faktor teman sebaya sangat dominan, ditambah akses internet yang tidak terbatas dan masih longgarnya pengawasan dari orang tua maupun lingkungan pendidikan,” jelas Hero.

Menurutnya, meskipun pihak sekolah telah melarang penggunaan HP di lingkungan belajar, namun di luar sekolah—terutama saat hari libur—anak-anak tetap memiliki akses bebas ke internet.

Kondisi ini dinilai menjadi celah besar bagi anak-anak untuk mengakses berbagai konten negatif, termasuk praktik judi online yang kian marak.

“Kita harus melakukan upaya bersama dan masif untuk mencegah paparan ini. Kami berharap semua pihak terlibat, termasuk media, dalam memberikan edukasi penggunaan media informasi yang benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi semestinya diarahkan untuk menunjang peningkatan kompetensi anak, bukan justru sebaliknya.

Menurut dia, penting untuk membangun kesadaran bahwa kemajuan teknologi membawa potensi risiko, sehingga dibutuhkan pemahaman dan pengawasan yang tepat.

“Tujuannya agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, unggul, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” pungkas Hero. (ADV106/Red02)

DP3A Kukar Perkuat Jejaring Cegah Anak Terpapar Judi Online dan Konten Negatif

Kukar, IMENews.id — Meskipun belum ditemukan laporan resmi terkait kasus anak yang terlibat langsung dalam judi online di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tetapi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar tetap menaruh perhatian serius terhadap potensi ancaman tersebut.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, usai membuka kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Kamis (15/5/2025).

“Secara detail memang belum ada laporan yang kami terima soal anak terlibat judi online. Tapi kalau soal keterlibatan anak dalam akses konten negatif seperti pornografi, itu ada beberapa kasus yang kami tangani melalui UPT kami,” jelas Hero.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Satgas Judi Online, terdapat sekitar 80 ribu anak di Indonesia yang berusia 10 hingga 13 tahun terindikasi terlibat judi online.

Data ini menjadi alarm bagi semua pihak, termasuk di Kabupaten yang kaya akan sumber daya alam ini.

“Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami agar tidak terjadi di Kukar. Pencegahan harus dilakukan dari sekarang,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, DP3A Kukar tengah membangun kolaborasi lintas sektor, melibatkan pihak sekolah, Satpol PP, serta OPD terkait lainnya.

Upaya tersebut bertujuan untuk menciptakan mekanisme pencegahan bersama agar anak-anak terhindar dari jerat judi online dan dampak hukum yang menyertainya.

“Upaya ini sejalan dengan misi menjadikan Kutai Kartanegara sebagai Kabupaten Layak Anak. Lingkungan sekolah harus ramah anak, baik secara fisik maupun digital,” pungkas Hero. (ADV105/Red02)

Kukuhkan Sinergi Pelatih Pramuka, Dispora Kukar Gelar Putaran Pelatih di Kuala Samboja

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis dalam memperkuat pembinaan gerakan pramuka dengan menggelar kegiatan pemantapan pelatih yang dipusatkan di Kuala Samboja pada Selasa (13/5/2025).

Kegiatan ini menjadi titik awal yang penting sebelum pelaksanaan berbagai agenda pelatihan lainnya sepanjang tahun.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa kegiatan ini memang dipercepat dari jadwal utama sebagai bagian dari strategi efisiensi waktu.

“Kami memang merancang kegiatan ini lebih awal agar pelatih bisa langsung siap ketika pelatihan-pelatihan besar digelar nantinya,” ungkapnya, Rabu (14/5/2025).

Tak hanya fokus pada materi teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antar pelatih yang tersebar di berbagai wilayah Kukar.

“Selain untuk menyamakan pemahaman, kegiatan ini juga kami maksudkan sebagai ajang mempererat silaturahmi,” jelas Aji Ali.

Sekitar 40 pelatih dan 40 atlet pramuka mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Meski tidak semua pelatih hadir karena beberapa masih menjalankan tugas sebagai guru atau kepala sekolah, kehadiran lebih dari 50 persen peserta dianggap cukup representatif.

“Ini adalah momentum penting, karena para pelatih yang hadir akan menerima pembaruan informasi dan petunjuk teknis yang akan digunakan dalam pelatihan ke depan,” tutur Aji Ali.

Menurut Aji Ali, penyamaan pemahaman sangat penting dalam konteks pembinaan kepramukaan. Para pelatih yang sebelumnya mengikuti pelatihan tingkat nasional turut berbagi pengalaman dan informasi terbaru kepada rekan-rekannya.

“Kami ingin semua pelatih menyampaikan materi dengan cara yang sama, berbasis pada aturan yang terbaru,” tegasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi teknis terkait pembagian peran dalam pelaksanaan kegiatan besar mendatang. Pelatih yang mengikuti pemantapan ini akan memiliki posisi strategis dalam struktur pelatihan lanjutan.

“Dengan materi yang diperbarui, kami akan atur ulang skema tugas mereka. Harapannya, pelaksanaan pelatihan mendatang lebih tertib, terarah, dan berdampak maksimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa informasi yang disampaikan dalam kegiatan ini bersumber dari regulasi dan petunjuk teknis terbaru. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi praktik-praktik lama yang sudah tidak relevan digunakan dalam pembinaan kepramukaan.

“Kami ingin pembina dan peserta didik menerima informasi yang akurat, terkini, dan seragam di seluruh Kukar,” tutup Aji Ali. (Adv/DS96)

Dispora Kukar Selesaikan Binlat STAN, Peserta Diminta Tetap Jaga Konsistensi dan Kesehatan

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyelesaikan program pembinaan dan pelatihan (Binlat) untuk seleksi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun ini.

Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari dan sudah ditutup secara resmi pada 12 Mei 2025.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah untuk menyiapkan calon-calon peserta seleksi STAN agar lebih siap bersaing.

Aji Ali meminta setelah mengikuti binlat, para peserta tetap melanjutkan belajar secara mandiri dan menjaga kondisi fisik.

“Harapan kami memang dengan adanya binlat itu, mereka setelah selesai binlat harus kembali terus belajar, terus melatih fisik, kemudian terus meng-update hal-hal baru terkait dengan materi-materi yang kemarin disampaikan oleh para instruktur, yang juga merupakan alumni,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).

Aji Ali menekankan pentingnya disiplin dan pemanfaatan waktu secara produktif setelah pelatihan selesai.

Ia mengingatkan para peserta agar tidak lengah dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang menunjang persiapan seleksi.

“Jadi kami berharap adik-adik itu sepulangnya tidak terlena dengan waktu yang ada. Isi waktu-waktu tersebut dengan membaca, browsing informasi seputar seleksi, dan tetap fokus menjaga kesehatan dan keselamatan,” jelasnya.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan mengikuti seleksi. Persiapan akademik dan fisik yang baik tidak akan berguna apabila peserta jatuh sakit saat pelaksanaan seleksi.

“Percuma saja mereka persiapan bagus-bagus, tapi kalau tidak menjaga kesehatan, pada saat hari seleksi mereka sakit, ya percuma. Jadi menjaga kesehatan itu juga bagian penting dari proses persiapan,” tegasnya.

Ia juga berharap hasil latihan yang telah dilaksanakan selama binlat dapat dioptimalkan oleh peserta untuk menghadapi seleksi sesungguhnya. Dengan konsistensi dan kedisiplinan, peluang untuk lolos akan semakin besar.

“Sehingga apa yang dilatih kemarin itu bisa nanti digunakan untuk mereka mengikuti seleksi standar,” pungkas Aji Ali. (Adv/DS095)