Tingkatkan Sarana Olahraga, Dispora Kukar Aspal Jalan di Sekitar Stadion Aji Imbut

Kukar, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar melakukan pengaspalan di kawasan sekitar Stadion Aji Imbut. Meski kondisi jalan sebelumnya masih tergolong baik dengan lapisan semenisasi, langkah ini diambil untuk menyesuaikan standar fasilitas pendukung kegiatan olahraga.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa pengaspalan tersebut bukan tanpa alasan.

Menurutnya, sejumlah cabang olahraga tertentu membutuhkan lintasan dengan permukaan aspal untuk alasan keselamatan dan kenyamanan atlet.

“Kalau dilihat dari fisiknya memang baik karena disemen. Tapi kalau kita lihat standar daripada penggunaan untuk sarana olahraga, memang sebaiknya dilakukan pengaspalan seperti sekarang ini,” kata Aji Ali, Rabu (14/5/2025)

Aji Ali  mencontohkan, cabang olahraga seperti balap sepeda dan road race sangat membutuhkan lintasan yang rata dan tidak terlalu keras agar tidak membahayakan atlet.

“Kalau menggunakan semenisasi yang ada sekarang ini, itu akan membahayakan si pembalap itu sendiri. Termasuk lari. Lari itu lebih enak memang menggunakan aspal dibandingkan semen yang ada,” jelas Aji Ali.

Langkah ini, sebutnya sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga di Kukar, terutama di kawasan stadion yang menjadi pusat kegiatan olahraga tingkat kabupaten hingga provinsi.

“Jadi kita berupaya semakin hari semakin meningkatkan kualitas sarana kita, termasuk di kawasan Aji Imbut,” ujarnya.

Pengaspalan ini, lanjutnya, merupakan hasil sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah ini kerja sama kita dengan OPD terkait, Dinas PU, untuk melakukan kegiatan pengaspalan yang ada di situ,” tutup Aji Ali. (Adv/DS094)

Dispora Kukar Bakal Lanjutkan Program Jalan Santai, Sasar 20 Kecamatan

Kukar, IMENEWS.ID – Program jalan santai dan senam sehat yang diprakasai oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berlanjut. Hingga saat ini, kegiatan itu telah dilaksanakan sebanyak empat kali dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai kecamatan. Rencananya, jalan santai dan senam sehat akan digelar di 20 kecamatan se-Kukar secara bergilir.

“Kalau jalan santai itu sudah keempat kalinya Mudah-mudahan ini terus berkembang,” harapnya, Rabu (14/5/2025).

Aji Ali menjelaskan bahwa kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Tenggarong Seberang bersama dengan Kecamatan Sebulu. Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Pesan kami, harapan kami, masyarakat Tenggarong Seberang dan Sebulu, mari kita dukung program jalan santai dan senam sehat ini untuk diikuti semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program ini memang dirancang untuk mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui aktivitas fisik yang ringan dan menyenangkan.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan dan mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Karena ini ajang yang kami buat memang untuk masyarakat, sehingga masyarakatnya dengan olahraga tambah sehat,” tutur Aji Ali.

Aji Ali menginginkan melalui program ini, semangat berolahraga bisa tumbuh di semua kalangan, tidak hanya di kalangan atlet atau komunitas, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menjaga kebugaran tubuh.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan olahraga kepada masyarakat desa dan kecamatan, tanpa harus selalu terpusat di kota kabupaten.

“Program jalan santai dan senam sehat ini akan terus berkembang dan menjadi gerakan bersama untuk hidup sehat di Kukar,” pungkas Aji Ali. (Adv/DS93)

 

Dispora Kukar Siapkan Komunitas Olahraga untuk Tampil di Fornas VIII Lombok

Kukar, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar mulai mempersiapkan keikutsertaan dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ajang ini menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkuat eksistensi olahraga rekreasi dan komunitas di tingkat nasional.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan Fornas bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi bagi komunitas-komunitas olahraga yang selama ini aktif bergerak di tengah masyarakat.

“Olahraga masyarakat itu lahir dari bawah, tumbuh dari kegemaran warga. Pemerintah hadir untuk memberikan ruang, dukungan, dan arah agar bisa lebih berkembang,” ujar Aji Ali, Rabu (14/5/2025).

Menurut Aji Ali, Kukar memiliki kekayaan komunitas olahraga yang cukup beragam, mulai dari sepeda santai, senam massal, hingga permainan tradisional.

Semua itu, katanya, menjadi bagian penting dari budaya hidup sehat dan kebersamaan warga.

Aji Ali mengungkapkan bahwa saat ini kami tengah melakukan pendataan dan seleksi terhadap komunitas yang berpeluang mewakili Kukar. Tidak hanya prestasi yang jadi ukuran, tetapi juga keberlanjutan aktivitas dan kontribusi mereka dalam membangun budaya olahraga lokal.

“Yang kita dorong adalah komunitas yang aktif, punya solidaritas, dan mampu jadi wajah olahraga rekreasi Kukar. Karena ini tentang representasi, bukan hanya sekadar lomba,” jelasnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Fornas juga penting untuk membuka cakrawala baru bagi komunitas lokal. Mereka bisa belajar dari inovasi, format kegiatan, hingga jejaring antardaerah yang hadir di Fornas.

“Kita ingin peserta pulang dari Fornas membawa inspirasi baru, bukan hanya piagam. Jadi orientasinya bukan medali, tapi kapasitas,” ucap Aji Ali.

Selain itu, kami juga tengah menjajaki peluang kemitraan dengan pihak ketiga seperti sponsor lokal dan perusahaan, agar pembiayaan kegiatan ini tidak sepenuhnya dibebankan pada APBD.

“Kita ingin dorong kolaborasi. Dunia usaha juga bisa terlibat mendukung pengembangan olahraga masyarakat ini,” tegasnya.

Fornas VIII di Lombok menjadi panggung yang tidak hanya menunjukkan performa, tetapi juga memperkuat pesan bahwa olahraga bukan milik segelintir atlet, melainkan milik semua lapisan masyarakat.

“Kukar ingin hadir di Fornas bukan sekadar nama, tapi sebagai daerah yang serius membina olahraga dari komunitas hingga ke prestasi,” pungkasnya. (Adv/DS092)

 

Dispora Kukar Bagikan Seribu Bola, Perkuat SSB dan Pembinaan Usia Dini

Kukar,IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah pembagian seribu bola ke sejumlah desa dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kukar pada tahun pertama pelaksanaan program peningkatan sarana dan prasarana.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa pembagian bola menjadi langkah awal program bertahap yang fokus pada pemenuhan kebutuhan sarana olahraga di tingkat akar rumput.

“Tahun pertama kita luncurkan seribu bola. Tahun kedua kita lengkapi dengan sarana lain, seperti alat latihan,” ujar Aji Ali, Rabu (14/5/2025)

Pada tahun kedua, Kami menyalurkan berbagai alat latihan yang dirancang untuk mendukung peningkatan fisik dan keterampilan para atlet muda. Alat tersebut meliputi alat latihan ketangkasan, alat latihan fisik, dan alat latihan skill.

“Beberapa SSB dan klub sudah kita bantu. Insyaallah tahun depan kita gilir lagi bantuan sarana dan prasarana lainnya. Tidak menutup kemungkinan bola juga akan kembali kita berikan,” tutur Aji Ali.

Aji Ali menegaskan bahwa sarana seperti bola memiliki masa pakai yang terbatas, terutama jika digunakan secara rutin. Oleh karena itu, peremajaan alat menjadi penting agar proses latihan tetap maksimal.

“Kalau rutin digunakan, satu atau dua tahun itu sudah perlu diperbaharui lagi. Jadi kami pastikan dukungan ini terus berlanjut,” katanya.

Program ini, sambung dia, menyasar seluruh SSB di Kukar, mengingat tingginya animo masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini. Menurut Aji Ali, banyak anak-anak dan orang tua yang antusias mengikuti program SSB di berbagai kecamatan.

“Sasaran kita memang usia dini. Kalau di sepak bola, ya melalui SSB. Dari data yang kita miliki, minatnya cukup tinggi,” ujarnya.

Tidak hanya dari sisi sarana, kami juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) pelatih. Beberapa waktu lalu, telah dilakukan pelatihan pelatih dengan standar nasional untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan.

“Ke depan, kita akan terus melakukan peningkatan terhadap SDM maupun sarana dan prasarananya. Ini penting agar pembinaan atlet kita benar-benar berkualitas sejak usia dini,” tutup Aji Ali. (Adv/DS091)

Kecamatan Sebulu Jadi Contoh Pembinaan Olahraga Berbasis Komunitas

Kukar, IMENEWS.ID – Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mencuri perhatian Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar berkat inisiatifnya dalam menyelenggarakan pembinaan olahraga secara mandiri di tingkat desa. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini dinilai menjadi contoh nyata peran masyarakat dalam membangun fondasi olahraga dari akar rumput.

Tiga desa di wilayah Sebulu sangat konsisten melaksanakan turnamen olahraga yang melibatkan pemuda setempat. Inisiatif tersebut bahkan tidak bergantung penuh pada anggaran pemerintah kabupaten, melainkan berasal dari kepedulian pemerintah kecamatan dan swadaya masyarakat.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, memuji semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Sebulu dalam membina olahraga, khususnya sepak bola.

“Sebulu ini luar biasa. Tanpa menunggu bantuan besar dari kabupaten, mereka sudah lebih dulu jalan. Kami hanya mendukung dengan hadiah sebagai bentuk apresiasi,” katanya, Rabu (14/5/2025).

Menurut Aji Ali, upaya seperti ini harus menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kukar. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pembinaan olahraga akan lebih merata dan berkelanjutan.

“Kalau semua kecamatan bisa meniru semangat Sebulu, saya yakin prestasi olahraga kita akan melonjak,” ujarnya.

Ia mengatakan kami sendiri telah mengupayakan sejumlah dukungan, mulai dari pelatihan pelatih hingga bantuan sarana olahraga. Namun, Aji Ali mengakui bahwa potensi pembinaan tidak akan berkembang maksimal tanpa peran dari tingkat desa dan kecamatan.

“Sebulu membuktikan bahwa dengan kolaborasi lokal, kegiatan olahraga bisa hidup. Ini membantu kami menjaring bibit atlet dari desa-desa,” jelasnya.

Kegiatan rutin di Sebulu juga berperan sebagai ajang seleksi alami bagi para pemain muda. Mereka yang tampil baik bisa dibina lebih lanjut dan diarahkan mengikuti kompetisi tingkat kabupaten. Dispora Kukar pun menyiapkan jalur kompetisi berjenjang agar talenta dari desa tidak terhenti di tingkat lokal saja.

Aji Ali menambahkan, selain sepak bola, cabang olahraga lain juga perlu digalakkan. “Kita harus dorong bola voli, tenis meja, bulu tangkis, karena tidak semua anak berbakat di sepak bola. Potensinya banyak di kampung-kampung seperti di Sebulu,” tegasnya.

Ia berharap, semangat yang dibangun masyarakat Sebulu dapat terus dijaga dan bahkan diperluas cakupannya ke desa-desa lain.

“Gerakan olahraga di Kukar tak hanya ditopang dari atas, tapi juga tumbuh kuat dari bawah,” pungkasnya. (Adv/DS90)

Kukar Siap Jadi Mitra Strategis Perkuat Ekosistem Digital Kalimantan Timur

Kukar, IMENews.id — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong percepatan transformasi digital di Provinsi Kaltim.

Hal ini ditegaskan Asisten III Bidang Administrasi Umum Dafip Haryanto saat mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian se-Kaltim yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Kamis (15/5/2025).

Dalam sambutannya, Dafip menyampaikan harapan agar forum Rakorda dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah, terutama dalam memperkuat konektivitas informasi yang merata hingga ke pelosok.

“Kesiapan infrastruktur jaringan menjadi kunci membentuk generasi muda Kalimantan Timur yang cakap teknologi, melek informasi, dan mampu bersaing di tengah arus globalisasi digital,” ujar Dafip.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur digital tidak boleh terpusat hanya di kota-kota besar.

Pemerataan akses hingga ke desa-desa dan kawasan terpencil sangat penting agar tidak terjadi kesenjangan informasi dan peluang.

“Pemkab Kukar siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota se-Kaltim, pihak swasta, dan akademisi untuk membangun ekosistem digital yang inklusif, modern, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Dafip menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dan mengundang mereka untuk menikmati suasana Kota Tenggarong.

“Selamat mengikuti kegiatan dan jangan lupa luangkan waktu menikmati Tenggarong yang hangat dan ramah. Semoga Rakorda ini menghasilkan kesepahaman, solusi, dan aksi nyata dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan informatika di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (ADV104/Red02)

Kukar Dorong Pemerataan Infrastruktur Digital Lewat Rakorda Kominfo Se-Kaltim

Kukar, IMENews.id — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang modern dan pelayanan publik yang inklusif.

Hal itu disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dafip Haryanto mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah dalam pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian se-Kalimantan Timur di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pada Kamis (15/5/2025)

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rakorda. Merupakan kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah kegiatan penting ini,” ujar Dafip.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya konektivitas informasi sebagai tulang punggung pembangunan di berbagai sektor.

Menurutnya, akses internet yang merata dan andal tidak hanya berdampak pada percepatan layanan publik, tetapi juga memperkuat literasi digital, pengembangan UMKM, pendidikan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Kami percaya bahwa konektivitas yang kuat menjadi dasar bagi pengembangan sektor pendidikan, ekonomi kreatif, UMKM digital, serta sistem pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa masih ada tantangan, khususnya di daerah-daerah yang lemah sinyal dan minim infrastruktur.

Namun, Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus memperluas pemerataan jaringan digital melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan dukungan mitra swasta.

“Meski tantangan ada, semangat kolaborasi menjadi modal utama kami dalam mempercepat transformasi digital hingga pelosok desa,” pungkas Dafip.

Rakorda ini diharapkan menjadi forum strategis dalam menyamakan visi dan langkah penguatan transformasi digital lintas daerah se-Kaltim, khususnya menghadapi era layanan pemerintahan berbasis elektronik yang semakin kompleks. (ADV103/Red02)