Pemkab Targetkan RPJMD Kukar 2025–2029 Rampung Akhir Tahun Ini

Kukar, IMENews.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) berkomitmen menyelesaikan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029 paling lambat pada 23 Desember 2025.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam pidato resminya pada Sidang Paripurna DPRD Kukar, Senin (30/6/2025).

RPJMD ini merupakan turunan teknokratik dari Visi, Misi, dan 17 Program Dedikasi “Kukar Idaman Terbaik 2025–2030” yang telah diumumkan sebelumnya.

Aulia menegaskan bahwa dokumen tersebut akan menjadi pedoman utama pembangunan Kukar selama lima tahun ke depan.

“Kami mohon dukungan seluruh anggota DPRD serta seluruh stakeholders di Kutai Kartanegara, agar bersama-sama mengawal seluruh proses penyusunan RPJMD dengan tertib, transparan, adaptif, dan akuntabel,” ujar Aulia.

Ia menekankan bahwa proses penyusunan RPJMD akan dilakukan sesuai kaidah dan regulasi perencanaan pembangunan daerah.

Konsolidasi internal dijadwalkan akan segera dimulai untuk merancang dokumen tersebut secara menyeluruh dan partisipatif.

Bupati juga memastikan, seluruh program Kukar Idaman Terbaik akan disinergikan dengan kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Kaltim agar arah pembangunan lebih fokus dan terintegrasi.

“Kami percaya, tidak ada satu kebijakan pun yang dapat berjalan dengan sukses tanpa kerja sama dan kolaborasi yang baik. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Sebagai informasi, RPJMD adalah dokumen perencanaan strategis pembangunan daerah yang disusun setiap lima tahun, selaras dengan masa jabatan kepala daerah.

Dokumen ini akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan dan indikator capaian pembangunan Kukar. (ADV172/Red02)

Aulia–Rendi Luncurkan 17 Program Dedikasi untuk Wujudkan Kukar Idaman Terbaik

Kukar, IMENews.id – Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin resmi merilis 17 Program Dedikasi sebagai bagian dari pelaksanaan Visi dan Misi “Kukar Idaman Terbaik 2025–2030”.

Program-program ini diharapkan menjadi pemicu (trigger) peningkatan kualitas pembangunan di bidang ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dalam pidatonya di Sidang Paripurna DPRD Kukar, Senin (30/6/2025), menegaskan bahwa program tersebut berorientasi pada kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan.

Ia menyebutkan bahwa 17 program itu disusun secara komprehensif agar lebih membumi dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Program ini kami rumuskan berdasarkan fondasi transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola menuju Kukar yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Aulia.

Berikut 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030:

Pertama, Makan Bergizi Gratis untuk Balita dan Lansia: pemberian makanan bergizi gratis untuk balita (PAUD) dan lansia dari keluarga prasejahtera melalui posyandu.

Kedua, Subsidi Biaya Penunjang Sekolah dan Beasiswa: bantuan seragam, transportasi, boarding school, dan beasiswa dari SD hingga perguruan tinggi.

Ketiga, Bantuan Sekolah Swasta dan Pondok Pesantren: perluasan dari program Kukar Berkah, mencakup peningkatan sarana-prasarana dan kesejahteraan guru.

Keempat, Etam Sejahtera: penguatan bantuan sosial, pengentasan kemiskinan ekstrem, jaminan pekerja rentan, dan layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP.

Kelima, Pembangunan Kawasan Ekonomi Sejahtera: pengembangan tiga zona strategis: pangan-pariwisata, industri hijau, dan penyangga IKN.

Keenam, Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh: pelatihan, modernisasi pertanian-perikanan, serta dukungan SPBN untuk nelayan.

Ketujuh, Kredit Kukar Idaman Terbaik: kredit hingga Rp500 juta, serta permodalan koperasi/BUMDesa hingga Rp1 miliar.

Kedelapan, Penguatan Penggiat Seni dan Budaya: pembangunan pusat seni di tiap kecamatan dan rebranding Pulau Kumala sebagai ikon wisata budaya modern.

Kesembilan, Stimulus Komunitas Kreatif: bantuan Rp100 juta bagi komunitas ekonomi kreatif, festival minimal 1 kecamatan 1 event per tahun.

Kesepuluh, Pelayanan Publik Cerdas: pembangunan Mini Mall Pelayanan Publik di tiap kecamatan berbasis smart governance.

Keseblas, ASN Kukar Terbaik: merit system, kenaikan tunjangan berbasis beban kerja, dan beasiswa tugas belajar untuk ASN.

Keduabelas, RT Ku Terbaik: bantuan hingga Rp150 juta per RT, kolaborasi dengan Babinsa-Babinkamtibmas dan program 1 juta per KK.

Ketigabelas, Terima Kaseh Guru Ngaji Ku: insentif bagi guru ngaji lintas agama, imam, marbot, serta program Umroh Gratis dan bantuan majelis taklim.

Keempatbelas, Jaga Lingkungan Lestari: pengembangan TPS 3R modern di tiap kecamatan dan perluasan Desa Ramah Lingkungan.

Kelimabelas, 100 Miliar untuk Kawasan Perdesaan: penguatan kerja sama antar desa berbasis potensi lokal.

Keenambelas, Internet Desa Gratis: pemerataan akses internet gratis di seluruh desa untuk mendukung pelayanan dan informasi digital.

Ketujuhbelas, Permukiman Idaman Terbaik: peningkatan kualitas lingkungan permukiman, air bersih, jalan, PJU, taman, dan fasilitas publik lainnya.

“Dengan program-program ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat merasakan langsung dampak pembangunan yang berkeadilan dan merata,” tambah Aulia.

Program-program tersebut selanjutnya akan dijabarkan ke dalam RPJMD Kukar 2025–2029 dan menjadi landasan kerja seluruh perangkat daerah. (ADV171/Red02)

Kukar Idaman Terbaik, Visi Baru Menuju Fondasi Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

Kukar, IMENews.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) resmi menetapkan visi dan misi pembangunan daerah untuk periode 2025–2030, sebagai kelanjutan dari rencana pembangunan jangka panjang (RPJPD) 2025–2045.

Visi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam Sidang Paripurna DPRD Kukar, Senin (30/6/2025).

Dalam paparannya, Aulia menyebutkan bahwa arah pembangunan 20 tahun ke depan mengusung visi besar “Kutai Kartanegara Maju, Tangguh, Berbudaya”

dengan fokus pada “Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau, Sejahtera dan Berkelanjutan.”

Periode 2025–2029 akan difokuskan pada tahap penguatan fondasi transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola.

Untuk mendukung arah ini, filosofi pembangunan daerah lima tahun ke depan dirumuskan dalam visi “Kutai Kartanegara Idaman Terbaik”, dengan arah pembangunan “Terwujudnya Fondasi Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.”

“Semangat visi ini secara konseptual menyasar pada tiga hal, yaitu Kukar yang Maju, masyarakat yang Sejahtera, dan pembangunan yang Berkelanjutan,” ujar Aulia.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ditetapkan lima misi utama.

Pertama, terbaik dalam mewujudkan pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

Kedua, terbaik dalam pengembangan ekonomi non-ekstraktif melalui hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Ketiga, terbaik dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme ASN.

Keempat, terbaik dalam pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.

Kelima, terbaik dalam pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.

Visi dan misi ini akan menjadi pijakan seluruh perangkat daerah dalam menyusun program-program strategis, serta menjadi acuan bersama seluruh entitas pembangunan di Kukar.

Aulia juga menegaskan bahwa filosofi “Idaman Terbaik” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen pembangunan yang mengintegrasikan potensi daerah secara bijak, dalam rangka memperkuat peran Kukar sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara dan motor pertumbuhan Kalimantan Timur. (ADV170/Red02)

Kukar Idaman Terbaik Jadi Arah Baru Pembangunan 2025–2030

Kukar, IMENews.id – Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa filosofi pembangunan Kukar Idaman Terbaik 2025–2030 menjadi arah baru yang akan diusung selama lima tahun ke depan.

Hal ini ia sampaikan dalam pidato perdananya sebagai bupati dalam Sidang Paripurna DPRD Kukar, Senin (30/6/2025).

Aulia menjelaskan bahwa Kukar Idaman Terbaik merupakan kelanjutan dari visi pemerintahan sebelumnya, yakni Kukar Idaman 2021–2025, yang dinilainya telah berhasil membawa kemajuan di berbagai sektor.

“Alhamdulillah, hasilnya Kukar Idaman Terbaik telah diterima dan menjadi konsensus bagi kita semua dan seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” ujar Aulia dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin yang telah meletakkan fondasi kuat dalam pembangunan daerah.

Aulia menegaskan akan melanjutkan pencapaian tersebut dengan semangat baru dan pengabdian yang tinggi.

Sebagai langkah awal, pemerintahannya telah memulai proses sosialisasi visi dan misi baru ini kepada seluruh jajaran pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

Hal tersebut berjalan beriringan dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029.

“Pembangunan harus dijalankan secara fokus, gradual dan berkelanjutan,” tegas Aulia.

Ia menambahkan, kerangka pikir pembangunan ini tetap mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2024 tentang RPJPD Kukar 2025–2045, yang menjadi peta jalan jangka panjang pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Aulia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan merata.

Selain itu, mendorong Kukar menjadi daerah yang unggul minimal di tingkat regional, terlebih dengan posisinya yang strategis berdampingan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). (ADV169/Red02)

Aulia Sampaikan Pidato Pertama sebagai Bupati di Hadapan DPRD Kukar

Kukar, IMENews.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyampaikan pidato perdananya sebagai kepala daerah dalam Sidang Paripurna DPRD Kukar pada Senin (30/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Aulia memaparkan visi dan misi pemerintahan periode 2025–2030 yang mengusung semangat “Kukar Idaman Terbaik”.

Pidato yang dibacakan langsung di hadapan pimpinan dan anggota DPRD itu menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tertib, terstruktur, dan bertanggung jawab.

“Pemerintah Daerah dan DPRD menjadi satu kesatuan dalam sistem Pemerintahan Daerah. Oleh karena itu, proses pembangunan dan penyelenggaraan urusan pemerintahan menjadi tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan secara sinergi dan harmoni,” kata Aulia.

Dalam pidatonya, Aulia juga menyoroti kekuatan ekonomi Kukar yang didominasi oleh sektor primer.

Berdasarkan data 2024, sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan menyumbang lebih dari 72 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dengan nilai mencapai Rp204,7 triliun.

“Dari struktur ekonomi ini dapat kita lihat bahwa Kukar adalah daerah dengan kekuatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Tugas kita adalah mengelola dan mengintegrasikan potensi ini secara bijak untuk pemerataan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Aulia juga menekankan pentingnya posisi geografis Kukar yang strategis. Selain berbatasan dengan delapan kabupaten/kota lain di Kaltim, Kukar juga bersinggungan langsung dengan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Oleh karena itu, menurut dia, Kukar harus siap memainkan peran besar dalam pembangunan regional dan nasional.

“Kukar harus memiliki geostrategi yang kuat untuk berkontribusi secara signifikan. Dan kita semua berharap Kutai Kartanegara menjadi yang terbaik, minimal di tingkat regional,” tegasnya.

Pidato tersebut menjadi penanda awal pemerintahan Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati terpilih, sekaligus menjadi ajakan kolaborasi kepada seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kukar yang lebih baik selama lima tahun ke depan. (ADV168/Red02)