Infrastruktur, Pendidikan, dan Terang Kampung Termasuk Fokus Pembangunan di Anggana

Kukar, IMENews.id – Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus melakukan berbagai upaya pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan sarana pendidikan, hingga pemeliharaan program penerangan jalan umum.

Camat Anggana, Rendra Abadi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama.

Ia mengatakan bahwa jalan poros antar desa saat ini sudah terkoneksi dengan baik, meski masih ada pekerjaan di beberapa jalan lingkungan.

“Kalau untuk jalan poros antar desa, semuanya sudah terkoneksi. Untuk jalan-jalan lingkungan memang masih ada beberapa, tapi tetap kita terus masukkan untuk dikerjakan,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Terkait target tahun 2025, ia menegaskan bahwa capaian pembangunan jalan sudah cukup signifikan.

“Kalau target kami di 2025 ini, yang sudah kami kerjakan sudah banyak ya. Masing-masing desa pun juga terkoneksi,” jelasnya.

Selain jalan, pihak kecamatan juga memfokuskan pembangunan irigasi dan drainase untuk mendukung sektor pertanian dan kenyamanan masyarakat.

Dalam sektor pendidikan, program Kukar Idaman Terbaik yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terus didorong.

Dia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung penuh, terutama terkait sekolah gratis hingga bantuan perlengkapan siswa.

“Ke depannya adalah sekolah gratis ya, sampai bantuan baju sekolah, apa saja yang akan dibantu. Makanya kami mengimbau kepada perusahaan untuk CSR-nya juga mengikuti visi-misi Bapak Bupati,” terangnya.

Di tingkat kecamatan, sebagian besar program tahun 2025 diarahkan pada pembangunan sarana-prasarana, seperti peningkatan jalan lingkungan dan pembuatan drainase.

“Kalau program di 2025 ini, kebanyakan kegiatan sarana-prasarana ya. Peningkatan jalan lingkungan, pembuatan paret drainase, semuanya hal-hal seperti itu,” jelasnya.

Program Terang Kampungku juga mendapat perhatian serius. Setelah banyak lampu penerangan jalan umum (LPJU) terpasang di tahun 2024, tahun ini kecamatan fokus pada tahap pemeliharaan.

“Terang Kampung itu sudah masuk di tahap pemeliharaan. Lampu-lampu yang mati kita ganti, dan juga ada beberapa titik yang masih gelap kita pasangin lampunya,” ungkapnya.

Dengan berbagai program yang berjalan, Kecamatan Anggana berharap pembangunan tidak hanya berfokus pada satu titik, tetapi menyebar merata di seluruh desa.

Arah kebijakan ini dinilai sejalan dengan semangat Pemkab Kukar untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok. (ADV221/Red02)

Program Kukar Idaman Terbaik Sentuh Nelayan Anggana

Kukar, IMENews.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Kukar Idaman Terbaik mulai menyasar kebutuhan dasar nelayan di Kecamatan Anggana.

Tahun 2025 menjadi momentum awal penyaluran bantuan berupa kapal, mesin, hingga peralatan tangkap yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan.

Camat Anggana, Rendra Abadi menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari APBD murni Kukar 2025 dan menjadi salah satu prioritas di wilayah pesisir.

“Untuk nelayan memang kita fokuskan bantuan-bantuan yang dibutuhkan, seperti kapal, mesin, perahu, dan juga ada beberapa alat tangkap lainnya,” ujarnya pada Senin (1/9/2025).

Menurut Rendra, program tersebut merupakan tindak lanjut dari kebutuhan nyata masyarakat pesisir.

Banyak nelayan di Anggana yang masih menggunakan peralatan tradisional, sehingga produktivitas tangkapan terbatas.

“Bantuan dari Dinas Perikanan Kukar sebenarnya sudah banyak. Tapi di 2025 ini kita perkuat lagi lewat Kukar Idaman Terbaik, supaya benar-benar menyentuh kebutuhan utama mereka,” jelasnya.

Selain dukungan bagi nelayan tangkap, pemerintah juga menyiapkan bantuan untuk masyarakat yang bergerak di sektor perikanan budidaya.

Permintaan fasilitas seperti kolam, bibit ikan, dan sarana penunjang lainnya masuk dalam daftar prioritas.

“Yang di darat pun ada kebutuhannya. Mereka minta dukungan kolam, bibit, dan sebagainya. Jadi fokus kita bukan hanya nelayan tangkap, tapi juga yang mengembangkan usaha perikanan budidaya,” kata Rendra.

Ia menegaskan, tujuan utama dari program Kukar Idaman Terbaik adalah memperkuat ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Dengan ketersediaan sarana produksi, nelayan diharapkan tidak hanya bisa meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga lebih mandiri dalam mengelola usaha perikanannya.

“Kalau kebutuhan mereka bisa terpenuhi, otomatis kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” tutupnya. (ADV120/Red02)