Kukar, IMENews.id – Selain infrastruktur jalan, Kecamatan Tabang juga masih menghadapi tantangan dalam hal jaringan telekomunikasi.
Sejumlah desa di Tabang masih masuk kategori blank spot atau sinyal lemah, sehingga menghambat komunikasi dan akses informasi masyarakat.
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan signifikan terkait blank spot.
“Mengenai blank spot sejauh ini belum ada perkembangan. Masih ada beberapa desa yang sinyalnya lemah bahkan hilang,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Odah Etam, Selasa (7/10/2025).
Menurut Rakhmadani, beberapa desa yang masih mengalami blank spot antara lain Desa Umadian, Umak Tukung, dan Bulusen.
Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat, khususnya pelajar dan pelaku usaha, kerap terkendala.
“Kalau di desa-desa itu, komunikasi masih sulit. Padahal, di era sekarang jaringan internet sudah jadi kebutuhan dasar, baik untuk pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan publik,” jelasnya.
Meski demikian, Rakhmadani mengungkapkan bahwa pihak perusahaan, khususnya PT Bayan, sudah menunjukkan komitmen membantu pembangunan infrastruktur jaringan.
“Dari pihak perusahaan ring satu sudah ada upaya memperkuat jaringan. Kita harapkan bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Ia menekankan, keberadaan jaringan telekomunikasi yang stabil sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan di Tabang.
“Kalau infrastruktur jalan dan telekomunikasi sudah kuat, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi, memperluas usaha, hingga meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Menurut Rakhmadani, perbaikan jaringan juga akan mendukung program-program pemerintah yang berbasis digital.
“Sekarang banyak pelayanan berbasis online. Kalau sinyal masih lemah, tentu ini menjadi hambatan. Karena itu, perlu sinergi antara pemerintah dan perusahaan agar masalah ini segera diatasi,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan Tabang bisa bebas dari blank spot sehingga masyarakat di seluruh desa merasakan pemerataan akses komunikasi.
“Kalau semua desa sudah punya sinyal bagus, masyarakat akan lebih maju dan tidak tertinggal lagi,” pungkasnya. (ADV259/Red02)