SANGATTA, IMENEWS.ID – Upaya memperluas akses pelayanan kesehatan terus dilakukan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kutai Timur (Kutim), meskipun seluruh pejabatnya masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Keterbatasan itu tidak menghalangi Labkesda untuk mengembangkan inovasi yang mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama pelajar.
Plt Kepala Labkesda Kutim, Gregorius Gebo, mengungkapkan bahwa status kepegawaian yang belum definitif memunculkan kebutuhan akan dukungan serius dari Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan. “Kami semua masih PLT, belum definitif. Karena itu kami berharap ada dukungan untuk penguatan pelayanan,” ujarnya.
Salah satu inovasi yang kini dijalankan adalah program jemput bola di sekolah-sekolah. Melalui skema ini, petugas Labkesda langsung mendatangi sekolah untuk melakukan pemeriksaan narkoba bagi siswa SMA. Gregorius menilai cara ini lebih efektif karena masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke laboratorium.
“Kalau mereka ke sini tentu membutuhkan biaya. Jadi kami yang datang,” jelasnya. Jumat (21/11/2025).
Selain pemeriksaan narkoba, Labkesda juga tengah mempersiapkan layanan cek keamanan pangan di kantin sekolah. Program tersebut diharapkan dapat memastikan makanan yang dikonsumsi pelajar aman dan higienis. Namun demikian, jarak lokasi Labkesda dari pusat permukiman masih menjadi hambatan utama yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Beberapa dokter praktik swasta telah membantu melalui kerja sama rujukan, namun penguatan fasilitas tetap menjadi kebutuhan mendesak. Gregorius berharap Pemda dapat segera memberikan dukungan agar layanan Labkesda semakin merata dan responsif. “Semoga Pemda bisa memaksimalkan peran Labkesda untuk pelayanan masyarakat,” tutupnya. (Adv68).