Dinsos Kutim Pastikan Bantuan Pasca-Bencana Cepat dan Tepat Sasaran

KUTAI TIMUR, IMENEWS.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur mempercepat penyaluran bantuan pasca-bencana dengan melibatkan camat dan kepala desa setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan cepat diterima warga terdampak.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bahwa sistem distribusi melalui camat dan kepala desa memungkinkan pendataan korban lebih akurat.

“Dengan keterlibatan langsung aparat desa dan kecamatan, kami bisa memastikan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan menerima tepat waktu. Hal ini juga meminimalisir kesalahan dan keterlambatan,” ujar Ernata. Sabtu (22/11/2025).

Dinsos Kutim menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari logistik darurat seperti sembako, pakaian, dan obat-obatan, hingga bantuan uang tunai yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Bantuan tunai diberikan agar warga terdampak bisa langsung memenuhi kebutuhan mendesak mereka, sementara logistik darurat memastikan kebutuhan pokok terpenuhi di hari-hari pertama pasca-bencana.

Menurut Ernata, penyaluran bantuan ini juga diawasi secara ketat. “Kami melakukan koordinasi dengan pihak desa dan camat untuk memastikan semua bantuan diterima langsung oleh warga yang berhak. Dengan begitu, proses distribusi lebih transparan dan efektif,” tambahnya.

Kolaborasi lintas pihak ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana.

Dinsos Kutim menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk mendukung kelancaran distribusi, serta tetap mematuhi arahan petugas saat menerima bantuan.

Melalui sistem distribusi cepat dan melibatkan aparat desa, Dinsos Kutim optimistis bantuan pasca-bencana dapat meringankan beban warga, mempercepat pemulihan, dan memastikan kesejahteraan mereka kembali terjaga. (Adv27).

Aspirasi dari Anggota DPR RI Senilai Rp 200 Juta untuk Bangun Mesjid di Segihan, di Damping Bupati Kukar dan Anggota DPRD Dapil II dari Gerindra

Kukar, IMENEWS.ID – Bantuan Aspirasi dari anggota DPRD RI Budisatrio Djiwandono senilai 200 juta untuk bangun mesjid di desa Segihan Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diterima langsung oleh pengurus mesjid, penyerahan tersebut di dampingi oleh Bupati Kukar dan di saksikan langsung oleh Hendra anggota DPRD Kukar dapil II dari partai Gerindra. Jumat, (21/11/2025).

Aulia menjelaskan, bantuan ini sejalan dengan prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat rumah ibadah serta pemberdayaan para pengurusnya.

“Bantuan dari Pak Budisatrio ini sangat in line dengan program Kukar Idaman Terbaik. Salah satu fokus kami adalah penguatan rumah ibadah dan para takmir, imam masjid, serta para pengurus lainnya. Ini menjadi prioritas di masa kepemimpinan kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, perhatian Budisatrio terhadap sektor keagamaan di Kukar juga didukung oleh posisi strategisnya sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPR RI.

“Beliau adalah sosok yang sangat konsen dengan pembangunan, terlebih lagi beliau merupakan keponakan dari Presiden Republik Indonesia. Dengan terjalinnya hubungan baik, kita berharap pembangunan di Kutai Kartanegara dapat terus mendapat dukungan pusat dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Aulia.

Menurutnya, program-program Kukar Idaman Terbaik memiliki keselarasan dengan program prioritas pemerintah pusat, sehingga sinergi ini dapat memperkuat pembangunan di berbagai sektor, termasuk keagamaan.

Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Hendra menyampaikan Budisatrio telah menugaskan dirinya untuk fokus memberikan pendampingan di Dapil 2, khususnya wilayah Bukit.

Tugas tersebut bertujuan mengkolaborasikan program pemerintah pusat agar selaras dengan visi bupati dalam mewujudkan Kukar Idaman.

“Pak Budi sangat memperhatikan masyarakat Kukar. Di Dapil 2, kami telah mengawal penyaluran Program Indonesia Pintar untuk sekitar 850 siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK. Selain itu, ada juga bantuan perumahan, alsintan, dan berbagai program lain agar manfaatnya benar-benar diterima masyarakat,” ujar Hendra.

Akses Sulit Jadi Tantangan, Tiga RT di Sangatta Utara Belum Nikmati Air Bersih

SANGATTA, IMENEWS.ID – Kendala akses menuju wilayah pesisir menjadi tantangan utama dalam pemerataan infrastruktur dasar di Desa Sangatta Utara. Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, mengungkapkan bahwa meski sebagian besar dari 66 RT di desanya telah menikmati fasilitas dasar, masih ada beberapa wilayah terpencil yang belum terlayani listrik dan air bersih secara optimal.

Mulyanti menjelaskan bahwa pemenuhan listrik telah mencapai 64 RT. Dua RT yang belum terlayani—RT 26 dan RT 34—berada di jalur Jalan Kenyamukan, kawasan yang dikenal memiliki jarak cukup jauh dari pusat permukiman. Kondisi serupa terjadi pada layanan air bersih, yang hingga kini masih belum menjangkau tiga RT: 26, 34, dan 55.

Menurutnya, tiga RT tersebut berada di jalur menuju pantai sehingga akses mobilisasi alat dan jaringan sangat terbatas. “Karena aksesnya jauh. Menuju pantai kan? Arah ke Kenyamukan itu ya,” ujar Mulyanti. Sabtu (22/11/2025).

Meski demikian, pemerintah desa tidak tinggal diam. Seluruh kebutuhan dasar yang belum terpenuhi telah diajukan kepada instansi terkait agar mendapat penanganan lebih cepat. Mulyanti menegaskan bahwa penyelesaian infrastruktur ini menjadi fokus utama, mengingat pemerataan layanan publik menjadi hak seluruh warga.

Ia berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan dukungan penuh untuk memastikan semua RT di Desa Sangatta Utara dapat menikmati layanan dasar secara menyeluruh. Dengan terselesaikannya masalah di beberapa titik yang tersisa, desa tersebut diproyeksikan bisa mencapai pemenuhan infrastruktur hingga 100 persen dalam waktu dekat. (Adv72).

Produk UMKM Sangatta Utara Kian Beragam, dari Kuliner hingga Daur Ulang, Meski Tanpa Dukungan Perusahaan

SANGATTA, IMENEWS.ID – Keragaman produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sangatta Utara terus berkembang seiring berjalannya pembinaan berbasis RT yang dilakukan pemerintah desa. Meski belum tersentuh kemitraan dari pihak swasta, berbagai pelatihan rutin ini berhasil memunculkan kreativitas warga melalui produk kuliner maupun hasil kerajinan.

Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, mengatakan setiap RT memiliki agenda pembinaan UMKM setiap tahun. Masing-masing RT bebas mengusulkan jenis pelatihan sesuai minat dan potensi warganya, sehingga menghasilkan banyak variasi produk.

“Ada yang bikin rempeyek, ada yang buat roti, dan lain-lain. Setiap RT beda-beda,” ungkap Mulyanti. Sabtu (22/11/2025).

Tak hanya kuliner, beberapa kelompok masyarakat memanfaatkan limbah rumah tangga untuk dijadikan produk kreatif bernilai jual. Pemerintah desa memastikan kegiatan ini berjalan rutin agar UMKM tetap hidup dan berkembang.

Pada sektor pemasaran, para pelaku UMKM mengandalkan media sosial dan penjualan langsung. Produk warga juga ditampilkan dalam berbagai kegiatan desa, termasuk pameran yang difasilitasi PKK.

Meski perkembangan cukup baik, masih ada tantangan besar yang belum teratasi, yakni belum adanya kerja sama resmi dengan perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur. “Untuk kerja sama dengan pihak swasta saat ini belum ada,” kata Mulyanti.

Meski tanpa dukungan perusahaan, UMKM Sangatta Utara tetap berjalan dan menunjukkan potensi besar untuk berkembang jika kolaborasi lintas sektor dapat diwujudkan di masa mendatang. (Adv70).

Pemkab Kutim Genjot Kemandirian Ekonomi Pemuda Lewat Program Wirausaha Dispora

SANGATTA, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda. Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah pengembangan wirausaha pemuda secara terarah dan berkelanjutan.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menuturkan bahwa pihaknya sedang mengoptimalkan program-program kepemudaan dengan fokus khusus pada penguatan usaha mandiri. “Saya lagi semangat mengembangkan wirausaha muda. Kami ingin anak-anak muda belajar mandiri dan bisa berkembang dengan usahanya sendiri,” ungkapnya. Sabtu (22/11/2025).

Sebagai bagian dari strategi utama, Dispora menjalin komunikasi intensif dengan organisasi pemuda di berbagai wilayah. Basuki menyebut kehadirannya secara langsung dalam diskusi-diskusi bersama pemuda bertujuan memetakan minat, potensi, serta peluang usaha yang dapat ditindaklanjuti. “Kami berdiskusi untuk mencari kegiatan apa yang bisa mereka kembangkan. Anak muda itu kreatif, tinggal kami bantu memfasilitasi,” katanya.

Tahun sebelumnya, Dispora telah melaksanakan berbagai pelatihan komprehensif bagi pemula hingga pengusaha muda lanjutan. Tahap lanjutan yang kini dijalankan adalah monitoring dan evaluasi (monev) untuk melihat perkembangan usaha para peserta. “Kami memonitor apa yang sudah mereka jalankan sekaligus memberi motivasi. Data pelatihan sudah kami pegang sebagai bahan evaluasi,” ujar Basuki.

Dispora berharap program ini dapat memperkuat peran pemuda sebagai motor ekonomi daerah. (Adv69).

Dinsos Kutim Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana

KUTAI TIMUR, IMENEWS.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan uang tunai kepada korban bencana.

Bantuan ini diberikan agar warga terdampak dapat segera memenuhi kebutuhan mendesak dan mempercepat pemulihan pasca-bencana.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan uang tunai dilakukan secara selektif berdasarkan pendataan korban yang akurat.

“Kami memprioritaskan warga yang paling terdampak agar mereka bisa segera membeli kebutuhan pokok atau memperbaiki rumah yang rusak. Bantuan ini sifatnya tunai agar fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” kata Ernata. Sabtu (22/11/2025).

Ernata menambahkan bahwa pendistribusian bantuan uang tunai ini dilakukan dengan pengawasan ketat dan bekerja sama dengan aparat desa serta kecamatan setempat.

“Kami memastikan bantuan diterima langsung oleh korban yang berhak, sehingga tidak terjadi penyimpangan,” tambahnya.

BAZNAS sebagai mitra Dinsos berperan dalam penyediaan dana serta pendampingan teknis selama proses penyaluran.

Kolaborasi ini diharapkan bisa meringankan beban korban sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi mereka pasca-bencana.

Dinsos Kutim juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pihak terkait lainnya agar proses distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas saat menerima bantuan.

Melalui kerja sama dengan BAZNAS, Dinsos Kutim berharap korban bencana dapat lebih cepat pulih, memenuhi kebutuhan dasar, dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan terjamin. (Adv26).

Dinsos Kutim Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Muara Bengkal

KUTAI TIMUR, IMENEWS.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur segera menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran yang terjadi di Muara Bengkal.

Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban warga yang terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi pasca-bencana. Sabtu (22/11/2025).

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, air bersih, pakaian, serta kebutuhan darurat lainnya.

“Kami menurunkan tim untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan warga yang terdampak. Prioritas kami adalah memenuhi kebutuhan dasar mereka yang kehilangan tempat tinggal atau harta benda akibat kebakaran,” ujar Ernata.

Selain penyaluran logistik, Dinsos Kutim juga melakukan pendataan korban untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang jumlah warga yang terdampak dan kebutuhan tambahan yang mungkin diperlukan.

Pendataan ini dilakukan bersama pihak kecamatan dan desa setempat agar bantuan lebih tepat sasaran.

Ernata menambahkan bahwa koordinasi lintas OPD juga dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan layanan sosial dan ekonomi yang memadai.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja, dan kami harus sigap memberikan bantuan. Kami bekerja sama dengan Satpol PP, PMI, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh kebutuhan korban terpenuhi,” tambahnya.

Masyarakat yang terdampak diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas saat menerima bantuan.

Dinsos juga menyediakan posko bantuan di lokasi kejadian untuk memudahkan distribusi logistik serta memberikan pendampingan bagi warga yang membutuhkan.

Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas OPD, Dinsos Kutim berharap korban kebakaran di Muara Bengkal bisa segera pulih dari dampak bencana dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan terbantu. (Adv25)