Event Push Bike Dispora Kutim Dongkrak Ekonomi Pelaku Usaha Lokal

SANGATTA, IMENEWS.ID – Gelaran Monster Bike atau Push Bike yang didukung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) bukan hanya menjadi wadah bagi pengembangan atlet usia dini, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyebutkan bahwa event olahraga anak ini telah menjadi pemicu meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor usaha mikro.

Menurut Basuki, setiap penyelenggaraan Push Bike selalu menghadirkan peserta dari berbagai daerah, sehingga kebutuhan konsumsi dan akomodasi ikut bergerak. “Perputaran ekonomi pasti berjalan. Anaknya datang ke sini membawa orang tuanya. Penjual gorengan laku, penjual nasi bungkus juga laku,” terangnya. Banyak pelaku usaha bahkan menyampaikan langsung apresiasinya kepada Dispora karena omzet mereka meningkat selama event berlangsung.

Basuki mengungkapkan bahwa beberapa pemilik penginapan hingga pedagang makanan merasa terbantu dan berharap agenda seperti ini dapat dilakukan lebih sering. “Banyak yang bilang, ‘Pak, sering-sering adakan event begini. Penginapan saya laku, nasi saya habis, gorengan cepat terjual’,” ujar Basuki. Minggu (23/11/2025).

Meski berdampak ekonomi, fokus utama Dispora tetap pada pembinaan atlet sejak dini. Basuki menyebut Push Bike sebagai sarana ideal untuk melatih kedisiplinan, keberanian, dan konsentrasi anak, sekaligus menjaga mereka dari kecanduan gawai. “Kami ingin anak-anak sibuk dengan kegiatan positif,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Kutim juga memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan Piala Bupati khusus untuk ajang Push Bike. Basuki menilai perhatian pimpinan daerah semakin mendorong semangat pembinaan olahraga di tingkat usia dini sekaligus memperkuat potensi ekonomi Masyarakat. (Adv73).

Operasi Mata, Gigi, Bedah Gratis untuk 3 Kecamatan di Kutai Timur

MUARA ANCALONG, IMENEWS.ID – Masyarakat di tiga kecamatan Kabupaten Kutai Timur mendapat kesempatan langka mengakses layanan operasi gratis mulai 10 hingga 19 November 2024. Program Dokter Share yang didukung Bayan Peduli ini menyasar warga Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Long Mesangat dengan berbagai jenis operasi tanpa dipungut biaya.

Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid menjelaskan, pelayanan medis gratis ini sangat komprehensif, mencakup operasi mata, operasi gigi, hingga operasi bedah umum yang ditangani langsung oleh 25 dokter profesional dari Jakarta.

“Pelayanan medis ini dari pemeriksaan hingga operasi bedah. Semuanya gratis, termasuk operasi gigi dan operasi mata yang dilaksanakan oleh sekitar 25 dokter dari teman-teman Dokter Share,” ujar Harun. Minggu (23/11/2025).

Harun menegaskan, meskipun pusat pelayanan berada di Kecamatan Muara Ancalong, program ini sengaja membuka akses bagi masyarakat kecamatan tetangga. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

“Ini bukan hanya melayani Kecamatan Muara Ancalong saja, tetapi kita mengajak kecamatan-kecamatan tetangga seperti Muara Bengkal dan Long Mesangat untuk silakan masyarakat berpartisipasi meramaikan pelayanan medis secara gratis ini,” jelasnya.

Ketiga kecamatan tersebut memiliki karakteristik geografis yang relatif sama, yakni berada di wilayah terpencil dengan akses layanan kesehatan spesialistik yang sangat terbatas. Kehadiran 25 dokter spesialis dari Jakarta menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan operasi.

Program yang menargetkan minimal 1.500 pasien ini menawarkan tiga jenis layanan operasi utama. Pertama, operasi mata untuk mengatasi berbagai keluhan penglihatan seperti katarak dan pterigium yang banyak diderita masyarakat.

Kedua, operasi gigi yang meliputi cabut gigi, bedah mulut, dan perawatan gigi lainnya. Ketiga, operasi bedah umum untuk menangani berbagai kasus medis yang memerlukan tindakan pembedahan.

“Dari pemeriksaan, operasi bedah, semuanya operasi gigi, operasi mata. Semua ditangani langsung oleh dokter-dokter yang sudah berpengalaman,” tambah Harun.

Pelayanan dilakukan di dua lokasi strategis. Sebagian besar operasi dilaksanakan di atas kapal Dharma Li 3 Zayid yang telah dilengkapi fasilitas medis memadai. Sementara pemeriksaan dan operasi ringan dilakukan di ruang-ruang kantor Kecamatan Muara Ancalong yang dialihfungsikan sementara.

Harun mengaku mendapat respons positif dari masyarakat ketiga kecamatan tersebut. Banyak warga yang antusias memanfaatkan kesempatan ini, mengingat biaya operasi di rumah sakit umum cukup mahal dan tidak terjangkau bagi sebagian besar masyarakat di daerah terpencil.

“Masyarakat sangat antusias karena ini kesempatan langka. Mereka yang selama ini menunda operasi karena kendala biaya, sekarang bisa mendapatkan pelayanan gratis dengan kualitas yang sama,” ungkapnya.

Program ini merupakan bagian dari 50 program kesehatan keliling Pemkab Kutai Timur yang mendapat dukungan penuh dari PT Bayan Group melalui Bayan Peduli. Seluruh biaya operasional, termasuk honor dokter, peralatan medis, dan obat-obatan ditanggung sepenuhnya oleh sponsor.

Harun berharap program operasi gratis ini dapat dilanjutkan secara rutin setiap tahun. Ia menyampaikan bahwa pihak Dokter Share dan PT Bayan Group telah berkomitmen menggelar program serupa pada Juni 2026 mendatang.

“Mudah-mudahan ini bukan program sekali jalan. Kami sudah dapat konfirmasi bahwa Juni 2026 nanti akan ada lagi program yang sama. Ini sangat membantu masyarakat kami yang selama ini kesulitan akses kesehatan,” katanya optimis.

Dengan target 1.500 pasien dan durasi 10 hari pelaksanaan, diharapkan masyarakat ketiga kecamatan dapat memaksimalkan kesempatan ini. Program seperti ini dinilai sangat strategis dalam mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan antara perkotaan dan daerah terpencil di Kutai Timur. (adv30)

Tablig Akbar UAS Berlangsung Sukses di Tenggarong, Hampir Dua Ribu Jamaah Hadir

KUKAR, IMENews.ID- Sabtu (22/11) malam bertempat di halaman rumah H. Amin Jalan Udang Nomor 100A digelar Tablig Akbar dengan penceramah Dai Kondang Ust Abdul Somad. Ribuan orang dari berbagai wilayah lintas Kalimantan, menghadiri tablig akbar tersebut, bisa dikatakan berlangsung lancar dan sukses.

‎‎”Alhamdulillah, acara tablig akbar berlangsung aman dan lancar,” ucap Ketua Panitia, Misra Budiarto, Minggu (23/11).

‎H. Amin mengucapkan, Alhamdulillah bisa bertemu langsung dengan UAS, setelah sekian lama menunggu kehadiran UAS, karena persiapan kami sejak Maret 2025 lalu.

‎Acara tersebut, sudah diberikan kemudahan menggelar acara ini, diucapkan terima kasih kepada tim panitia yang telah kompak mempersiapkan acara hingga berlangsung sukses.

‎Kepada tamu undangan dan jamaah yang hadir meminta maaf, apabila ada kekurangan dalam pagelaran acara ini. Berbagai dukungan juga diberikan berbagai lembaga pemerintahan dan Ormas.

‎‎”Hampir dua ribu orang sesuai target panitia. Acara ini juga didukung berbagai pihak terutama masyarakat sekitar kami,” ucapnya.

‎Tuan Guru UAS dalam ceramahnya, Kita harus yakin bahwa pertolongan Allah SWT pasti akan hadir, bagaimana bisa hadir, jika kita saja tidak yakin atas kehadiran pertolongan Allah SWT.

‎‎Ia juga mengingatkan kembali pentingnya sabar dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, menahan diri dari godaan-godaan agar tidak sombong memamerkan apa yang ada pada diri kita.

‎‎”Penting juga kita baik dengan tetangga sekitar kita. Itu yang saya lakukan sejak tingkat SMA sampai menjadi mahasiswa di Riau, selalu berbuat baik dengan tetangga sekitar,”

“Ingat setinggi-tingginya jabatan kita di pemerintahan atau perusahaan serta lembaga lainnya, jika waktunya meninggal dunia, pasti meninggal juga, tidak ada yang bisa disombongkan kepada orang lain,” jelasnya.(Red)

Bayan Peduli Dukung Layanan Medis Gratis di Muara Ancalong hingga 19 November

MUARA ANCALONG, IMENEWS.ID  – PT Bayan Group melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bayan Peduli memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan layanan medis gratis di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur. Program yang berlangsung sejak 10 November ini akan terus berjalan hingga 19 November 2024.

Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid menyampaikan, kegiatan pelayanan medis gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dengan Dokter Share yang disponsori oleh PT Bayan Group melalui Bayan Peduli.

“Ini adalah kegiatan pelayanan medis gratis Dokter Share yang disupport oleh Bayan Group melalui Bayan Peduli. Alhamdulillah dari Pemkab Kutai Timur memberikan rekomendasi untuk pelaksanaannya di Kecamatan Muara Ancalong,” ujar Harun.

Harun menegaskan bahwa Bayan Peduli menjadi sponsor utama program ambisius ini. Menurutnya, seluruh pembiayaan kegiatan, mulai dari mobilisasi 25 dokter dari Jakarta, pengadaan peralatan medis, hingga operasional di lapangan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan tambang tersebut.

“Anggarannya murni dari PT Bayan Group yang mensponsori. Selain PT Bayan Group saya kurang tahu PT mana aja, mungkin mereka yang lebih paham. Cuman kalau setahu saya yang sponsor utamanya memang salah satunya PT Bayan Group melalui Bayan Peduli,” jelasnya. Minggu, (23/11/2025).

Ia menambahkan, tidak ada keterlibatan APBN maupun APBD dalam pendanaan program ini, sehingga seluruh beban biaya menjadi tanggung jawab CSR perusahaan.

Program yang menargetkan minimal 1.500 pasien ini mencakup berbagai layanan kesehatan komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, operasi bedah, operasi gigi, hingga operasi mata. Semua pelayanan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Pelayanan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni di atas kapal Dharma Li 3 Zayid dan di ruang-ruang kantor Kecamatan Muara Ancalong yang dialihfungsikan sementara sebagai ruang pemeriksaan dan operasi.

Menariknya, program ini tidak hanya melayani warga Muara Ancalong, tetapi juga mengundang masyarakat dari kecamatan tetangga seperti Muara Bengkal dan Lembah Sangat untuk ikut berpartisipasi.

Harun mengungkapkan harapannya agar dukungan Bayan Peduli dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Ia menyampaikan bahwa pihak Dokter Share dan PT Bayan Group telah merencanakan program serupa pada Juni 2026.

“Harapan kami ini mudah-mudahan enggak cuma tahun ini tapi tahun depan juga bisa diprogramkan dilanjutkan. Dan rencana dari teman-teman Dokter Share dan PT Bayan Group, paling cepat Juni 2026 akan dilaksanakan lagi dengan kegiatan yang kurang lebih sama,” ungkapnya optimis.

Program layanan medis gratis ini merupakan wujud kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat di daerah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan. Dengan dukungan penuh dari Bayan Peduli, diharapkan kesenjangan pelayanan kesehatan antara daerah perkotaan dan pelosok dapat terus diminimalisir.

Kehadiran program CSR seperti ini dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan, sekaligus menjadi contoh positif bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat. (Adv29).

25 Dokter Jakarta Gelar Operasi Gratis di Atas Kapal, Sasar 1.500 Pasien Kutai Timur

MUARA ANCALONG, IMENEWS.ID – Sebanyak 25 dokter dari Jakarta menggelar pelayanan medis gratis yang unik di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur. Keunikannya, sebagian operasi dilakukan di atas kapal Dharma Li 3 Zayid selama periode 10-19 November 2024 dengan target minimal 1.500 pasien. Minggu, (23/11/2025).

Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid mengatakan, program Dokter Share ini mendapat rekomendasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan didukung penuh oleh Bayan Group melalui Bayan Peduli.

“Alhamdulillah dari Pemkab Kutai Timur memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan pelayanan medis gratis ini. Salah satu kecamatan yang menerima adalah Kecamatan Muara Ancalong kami,” ujar Harun Al Rasyid.

Harun menjelaskan, pelayanan medis gratis ini sangat komprehensif, mencakup pemeriksaan umum, operasi bedah, operasi gigi, hingga operasi mata. Semua ditangani langsung oleh tim medis profesional yang datang khusus dari Jakarta.

“Pelayanan medis ini dari pemeriksaan hingga operasi bedah. Semuanya gratis, termasuk operasi gigi dan operasi mata yang dilaksanakan oleh sekitar 25 dokter dari teman-teman Dokter Share,” jelasnya.

Yang menarik, program ini tidak eksklusif hanya untuk warga Muara Ancalong. Harun mengaku mengajak kecamatan-kecamatan tetangga seperti Muara Bengkal dan Lembah Sangat untuk ikut berpartisipasi meramaikan kegiatan ini.

Lokasi pelayanan pun dibagi dua tempat. Sebagian operasi dilakukan di atas kapal Dharma Li 3 Zayid, sebagian lagi memanfaatkan ruang-ruang kantor kecamatan yang dialihfungsikan sementara.

“Operasinya di atas kapal, ada juga di ruang-ruang kantor kami yang dipakai. Dilamin (ruang pelaminan) segala dipakai untuk kegiatan itu,” ungkap Harun.

Camat berharap program ini bukan hanya agenda sekali jalan, melainkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan. Ia menyampaikan, pihak Dokter Share dan PT Bayan Group telah berkomitmen menggelar program serupa pada Juni 2026.

“Harapan kami ini mudah-mudahan enggak cuma tahun ini tapi tahun depan juga bisa diprogramkan dilanjutkan. Rencana dari teman-teman Dokter Share dan PT Bayan Group, paling cepat Juni 2026 akan dilaksanakan lagi dengan kegiatan yang kurang lebih sama,” katanya optimis.

Program pelayanan medis gratis ini merupakan bagian dari 50 program Pemkab Kutai Timur, khususnya program kesehatan keliling yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur untuk menjangkau seluruh wilayah kabupaten, terutama daerah terpencil yang minim akses layanan kesehatan.

Dengan durasi 10 hari pelaksanaan dan target ambisius 1.500 pasien, masyarakat Muara Ancalong dan kecamatan sekitarnya diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan langka ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas tanpa dipungut biaya. (Adv28).