Pemkab Kutim Genjot Program Susu Gratis sebagai Investasi SDM Jangka Panjang

SANGATTA, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat langkah pembangunan sumber daya manusia dengan memaksimalkan Program Minum Susu Gratis bagi anak sekolah. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif, sejalan dengan misi pembangunan nasional yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. Senin (1/12/2025).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menuturkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari 50 program prioritas yang dicanangkan Bupati Kutim. Menurutnya, sinergi dengan Misi Besar Gizi (MBG) menjadi kunci dalam memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat dilakukan secara menyeluruh.

“Ini salah satu program prioritas daerah dan mendukung misi besar pemerintah pusat dalam meningkatkan gizi masyarakat,” kata Sumarno di Folder Ilham Maulana.

Program susu gratis ini menyasar anak usia sekolah yang dinilai berada pada fase penting pertumbuhan. Kutim ingin memastikan bahwa pembangunan SDM tidak hanya berfokus pada penurunan angka stunting pada balita, tetapi juga menyiapkan anak-anak tumbuh optimal dari sisi kecerdasan dan kebugaran fisik.

“Tujuan utamanya tentu meningkatkan kecerdasan anak-anak Kutim sekaligus memperbaiki kecukupan gizi mereka,” jelasnya.

Perhatian terhadap faktor keamanan konsumsi juga menjadi prioritas. Guru-guru di sekolah rutin melakukan pengecekan untuk mengantisipasi intoleransi laktosa, dan hingga kini tidak ditemukan kasus yang mengkhawatirkan.

Pemkab Kutim berencana menyinergikan program ini dengan program pencegahan stunting, sehingga tercipta skema penanganan gizi berkelanjutan. Dengan cakupan yang dimulai sejak usia dini hingga sekolah, pemerintah berharap dapat memperkuat kualitas SDM di masa depan dan mempersiapkan generasi Kutim menghadapi tantangan pembangunan daerah. (Adv113).

Kutim Genjot Kualitas Kesehatan Anak: Susu Gratis dan Intervensi Siklus Hidup Jadi Sorotan di HKN ke-61

SANGATTA, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan kesehatan anak dan mencegah stunting, seiring dengan pelaksanaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Melalui berbagai program strategis, Pemkab Kutim menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Senin (1/12/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan bahwa program susu gratis menjadi salah satu pilar utama peningkatan gizi di Kutim. Program tersebut masuk dalam 50 program prioritas Bupati dan sekaligus mendukung agenda nasional mengenai peningkatan gizi masyarakat. “Itu termasuk program mendasar Pak Bupati, minum susu gratis,” jelas Sumarno.

Ia menjelaskan bahwa langkah pencegahan stunting dilakukan secara komprehensif mulai dari edukasi dan pendampingan remaja, pemberian tablet tambah darah, hingga pengawasan ketat kesehatan ibu hamil dan bayi. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan prinsip siklus hidup yang menekankan pentingnya intervensi sejak dini.

Sumarno menekankan bahwa anak-anak yang sudah terdiagnosis stunting tidak dibiarkan tanpa penanganan lanjutan. Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan dan intervensi agar perkembangan kognitif mereka tetap dapat ditingkatkan. “Yang sudah stunting kita follow up terus supaya perkembangan otaknya bisa membaik,” ujarnya.

Peringatan HKN ke-61 juga dimeriahkan dengan berbagai gerai layanan kesehatan di sejumlah titik pelayanan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutim menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan lebih merata. Program door-to-door yang dijalankan turut memperluas jangkauan informasi dan edukasi kesehatan ke masyarakat. (Adv114).