Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan lahan untuk pembangunan sirkuit gasstrack yang dirancang sesuai standar nasional hal ini sebagai bentuk untuk mendukung kegiatan komunitas otomotif.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa saat ini proses perencanaan pembangunan sirkuit tersebut masih berjalan dan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi serta komunitas otomotif.
“Saat ini tengah berproses. Kami dari Dispora Kukar menyediakan lahan, sementara penganggaran pembangunannya melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ungkap Ali, Selasa (22/4/2025).
Menurutnya, Dispora Kukar secara aktif menjalin komunikasi dengan komunitas motor trail di Kukar agar desain dan kebutuhan sirkuit sesuai harapan mereka, meskipun tetap harus mengacu pada standar nasional yang berlaku.
Ia menuturkan bahwa komunitas pecinta otomotif sudah lama menyuarakan keinginan untuk menggelar event bertaraf nasional di Kukar, sehingga pembangunan sirkuit ini menjadi jawaban atas aspirasi mereka.
“Memang ada rencana dari teman-teman komunitas untuk mengadakan event nasional. Makanya, lokasi yang akan dibangun ini dirancang agar sesuai dengan standar nasional,” ujar Ali.
Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan area bekas lintasan gasstrack yang sebelumnya pernah dipakai beberapa tahun lalu, tepatnya di belakang venue panahan.
“Untuk lahan sendiri, kami siapkan di area yang dulu pernah dipakai beberapa tahun lalu, tepatnya di belakang venue Panahan,” ucapnya.
Ia mengatakan lokasi tersebut sangat strategis dan aman karena telah terbukti cocok saat digunakan dalam kegiatan komunitas sebelumnya.
Nantinya, sambung dia, sirkuit ini juga akan dikelola dengan dukungan organisasi otomotif seperti IMI (Ikatan Motor Indonesia).
Saat ditanya soal target penyelesaian, Aji Ali menyebut bahwa jika semua proses berjalan lancar, lintasan gasstrack tersebut ditargetkan bisa rampung dan digunakan pada tahun ini.
“Kalau melihat dari sisi penganggaran dan rencana teknis, tahun ini diupayakan bisa selesai dan bisa segera digunakan. Paling yang masih dilengkapi nanti adalah sarana penunjang seperti panggung, tribun penonton, hingga pos pengawas,” jelas Ali.
Ia mengatakan meski proses pembangunan dikerjakan oleh Dinas PU, kami tetap berperan sebagai fasilitator sekaligus penghubung antara komunitas dengan instansi teknis pelaksana.
“Untuk teknis pelaksanaan, tetap kami limpahkan ke pihak PPK dari Dinas PU. Kami sebagai user hanya memfasilitasi dan mendampingi komunitas agar pembangunan ini sesuai kebutuhan mereka,” tuturnya
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan sirkuit ini sangat penting sebagai sarana pembinaan bagi anak muda yang gemar otomotif, sekaligus sebagai solusi untuk mengurangi aksi balap liar di jalan raya.
“Harapan kami, tempat ini bisa menjadi wadah resmi bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat mereka. Dibina langsung oleh pelatih dan instruktur profesional, sehingga bisa meminimalkan risiko kecelakaan dan membentuk atlet yang berprestasi,” ucapnya.
Selain menjadi tempat latihan, sirkuit ini juga diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara komunitas dan pemerintah daerah dalam memajukan olahraga otomotif di Kukar.
“Adanya tempat resmi, mereka tidak perlu lagi menggunakan jalan-jalan umum yang bisa membahayakan diri dan orang lain. Tempat ini jadi ruang aman dan produktif bagi anak muda di Kukar,” tutup Ali (adv/DS055)