Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Sekolah kedinasan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) 2025 bersama dengan ikatan Alumni PKN STAN Kukar.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, di Aula Dispora Kukar pada Selasa (6/5/2025).
Sebanyak 100 peserta dari 12 kecamatan di Kukar mengikuti kegiatan tersebut yang akan berlangsung selama enam hari yakni 6-12 Mei 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah melalui Dispora Kukar terhadap peningkatan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Kukar.
“Kegiatan ini adalah langkah strategis dalam membuka peluang seluas-luasnya bagi putra-putri daerah agar bisa bersaing dalam seleksi sekolah kedinasan yang sangat kompetitif,” ujar Edi.
Menurut Edi, binlat ini tidak hanya menyasar jalur pembibitan tetapi juga jalur reguler, sehingga cakupan sasarannya lebih inklusif.
Ia pun mengapresiasi Dispora Kukar atas inisiasi yang dinilainya progresif dan responsif terhadap kebutuhan pemuda daerah.
“Ini menjadi program pelatihan PKN STAN pertama di Indonesia, dan saya yakin akan menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan ini, Edi berharap dapat meningkatkan angka kelulusan calon mahasiswa asal Kukar yang menempuh jalur seleksi masuk PKN STAN. Dalam pelaksanaannya, peserta akan dibekali dengan materi akademik, strategi menghadapi ujian, serta pelatihan keterampilan dasar lainnya.
“Dispora memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga akademik dan tata kelola,” kata Edi.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pengembangan SDM yang digerakkan oleh perangkat daerah, termasuk Dispora, sebagai bentuk investasi jangka panjang daerah.
Melalui kegiatan ini, Edi berharap akan lahir kader-kader unggulan yang bisa memperkuat sistem birokrasi dan pengelolaan keuangan daerah yang modern, profesional, serta berintegritas tinggi.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk serius dan memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Ini adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali,” tutupnya (adv/DS081)