Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan sarana olahraga kepada mahasiswa perantauan yang berada di asrama mahasiswa Kukar di Makassar dan Yogyakarta.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa meskipun para mahasiswa tengah fokus pada pendidikan tinggi, mereka tetap membutuhkan kegiatan yang dapat menjaga kesehatan fisik dan mental.
Selain itu, kata dia, kegiatan fisik juga bermanfaat untuk memperkuat hubungan sosial antar mahasiswa.
“Kami menyadari bahwa di tengah kesibukan akademik, mahasiswa juga perlu kegiatan yang menyegarkan. Oleh karena itu, kami memberikan bantuan sarana olahraga agar mereka tetap aktif secara fisik,” ujar Aji Ali, Kamis (8/5/2025).
Adapun bantuan yang diserahkan berupa empat unit raket bulu tangkis, empat slop bola bulu tangkis, empat bola voli, dan dua bola sepak. Pemilihan jenis olahraga ini mempertimbangkan ketersediaan ruang di lingkungan asrama mahasiswa.
“Olahraga bulu tangkis dan voli sangat cocok dimainkan di halaman asrama, sehingga mudah dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk tetap aktif berolahraga,” ucapnya.
Ia menjelaskan selain untuk menjaga kebugaran, kegiatan olahraga juga menjadi sarana untuk mempererat rasa kebersamaan di antara mahasiswa Kukar yang tinggal di luar daerah.
Menurut Aji Ali, ide-ide kreatif mulai bermunculan, seperti rencana lomba olahraga antar mahasiswa Kalimantan Timur atau antar universitas.
Mahasiswa Kukar, sebutnya, juga menyuarakan keinginan untuk melestarikan budaya Kutai Kartanegara di perantauan. Mereka mengajukan permohonan bantuan alat seni tradisional, seperti sampe dan gambus, yang digunakan dalam pertunjukan budaya.
Menanggapi permohonan ini kami memberikan dukungan penuh. Ia juga mengapresiasi semangat mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada studi akademik, tetapi juga menjaga dan melestarikan identitas budaya daerahnya.
“Mereka adalah duta Kutai Kartanegara di luar daerah, dan tugas kita adalah memberikan dukungan penuh kepada mereka,” ujar Ali.
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa asrama mahasiswa bukan hanya sekadar tempat tinggal, melainkan juga sebagai pusat kegiatan yang dapat mendukung pengembangan diri para mahasiswa, baik dalam bidang pendidikan, olahraga, maupun kebudayaan.
“Kami berharap asrama ini bisa menjadi rumah kedua bagi mereka, yang mendukung prestasi dan membentuk karakter mereka sebagai generasi unggul,” pungkasnya. (Adv/DS089)