Pemdes Loa Pari Fokus Data Pemuda untuk Program Pelatihan yang Tepat Sasaran

Kukar, IMENews.id — Pemerintah Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang, menaruh perhatian besar terhadap pembinaan pemuda, baik di bidang olahraga maupun peningkatan kapasitas melalui pelatihan.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika, dalam wawancara pada Senin (19/5/2025).

“Untuk sementara, pembinaan olahraga kita lakukan di bidang voli dan bulu tangkis. Tapi ke depan, kami ingin ada agenda tahunan berupa pertemuan pemuda-pemudi Desa Loa Pari, semacam forum diskusi untuk menampung aspirasi dan usulan kegiatan,” jelas Ketut.

Ia menambahkan bahwa kendala utama dalam pelaksanaan pelatihan di desa saat ini adalah ketiadaan data yang valid.

Padahal, data sangat penting untuk menentukan jenis pelatihan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga, khususnya para pemuda.

“Kita punya data pemuda-pemudi yang sudah lulus sekolah maupun yang putus sekolah, tapi datanya belum selesai, baru sekitar 30 persen. Kalau data belum lengkap, bagaimana kita mau tahu pelatihan apa yang dibutuhkan?” ungkapnya.

Ketut mencontohkan perlunya data detail, seperti jumlah pemuda yang berminat atau bekerja sebagai tukang.

“Kalau ada 20 orang yang memang buruh tukang, bisa kita usulkan pelatihan pertukangan plus bantuan alat. Tapi kalau data tidak ada, kita hanya mengira-ngira,” tambahnya.

Ia juga menyinggung pengalaman masa lalu terkait pelatihan menjahit yang diusulkan oleh PKK.

Meski sudah dianggarkan untuk 15 peserta, pelatihan tersebut tidak bisa dijalankan karena tidak ada data peserta yang valid.

“Kriterianya jelas, harus selesai sekolah, kuliah, atau putus sekolah. Kedua, berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Jadi pelatihan itu bisa memberi mereka peluang untuk berinovasi atau berkreasi,” tegas Ketut.

Ke depan, Pemdes Loa Pari berkomitmen menyelesaikan pendataan secara menyeluruh agar program-program pelatihan bisa lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat desa, khususnya kalangan pemuda. (ADV113/Red02)