Bersih Desa Mulawarman: Tradisi Sakral yang Kini Menyapa Bupati Kukar

Kukar, IMENews id— Di tengah derasnya arus modernisasi, Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, tetap memelihara tradisi sakral yang telah mengakar sejak lama, yakni Bersih Desa.

Tahun ini, perayaan tersebut mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, warga tidak hanya menggelar ritual sedekah bumi, tetapi juga menyerahkan langsung hasil bumi mereka kepada Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menyebut momen ini sebagai langkah berani sekaligus simbol penghormatan.

“Alhamdulillah, ini baru pertama kali kami menyampaikan hasil bumi kepada Bupati. Saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa kita jangan hanya meminta, tapi juga memberi kepada yang pernah memberi kita,” ujarnya usai penyerahan hasil bumi pada Minggu (20/7/2025).

Tradisi Persih Desa sendiri merupakan wujud syukur warga atas rezeki dari alam.

Tahun ini, Mulyono menambahkan dimensi baru dengan melibatkan pemerintah daerah secara langsung.

Baginya, kehadiran Bupati bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penguatan hubungan antara desa dan pemerintah.

“Harapan saya, ini berkelanjutan. Karena bagi kami, Persih Desa sangat sakral dan penting. Alhamdulillah, niat ini mendapat dukungan besar dari masyarakat dan sambutan baik dari pemerintah,” katanya.

Meski demikian, Mulyono tak menutup mata bahwa persiapan acara masih jauh dari kata sempurna.

Ia mengakui ada banyak hal yang perlu dibenahi. “Persiapannya masih kurang matang. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik,” harapnya.

Dengan semangat kebersamaan, warga Desa Mulawarman kini menatap tahun depan dengan optimisme.

Mereka percaya, Bersih Desa bukan sekadar agenda budaya, tetapi juga sarana mempererat hubungan masyarakat dengan alam, dan kini, dengan pemerintah. (ADV190/Red02)