Loa Lepu Gunakan Mesin Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan

Kukar, IMENews.id – Pemerintah Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, tengah merampungkan perakitan mesin pemusnah sampah ramah lingkungan yang diberi nama Innovation Minimum Carbon.

Kepala Desa Loa Lepu, Jumali, mengatakan mesin tersebut dirancang untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga secara mandiri di tingkat desa.

Berbeda dengan insinerator konvensional, alat ini tidak menghasilkan asap sehingga aman bagi kualitas udara.

“Kami sedang menyelesaikan proses perakitannya. Target tahun ini sudah bisa dioperasikan dan diresmikan,” kata Jumali baru-baru ini.

Mesin tersebut memanfaatkan bahan bakar gas elpiji 3 kilogram dengan tingkat konsumsi yang dinilai efisien.

Berdasarkan perhitungan pemerintah desa, biaya operasional hanya berkisar Rp180 ribu hingga Rp300 ribu per bulan, setara enam tabung gas.

“Dengan alat ini, sampah rumah tangga tidak perlu lagi diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). Semua dikelola langsung di desa, sehingga truk sampah tidak perlu masuk ke Loa Lepu,” ujarnya.

Program ini juga didukung pembentukan bank sampah desa yang bertugas mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah ke rumah.

Sistem jemput sampah telah dijalankan oleh petugas lapangan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Jumali berharap inovasi ini dapat menjadi model pengelolaan sampah yang dapat diadopsi desa-desa lain di Kutai Kartanegara.

“Kalau desa-desa sudah punya alat seperti ini, Dinas Lingkungan Hidup bisa lebih fokus menangani wilayah dengan skala permasalahan yang lebih besar,” pungkasnya. (ADV199/Red02)