Distanak Kukar Imbau Petani Manfaatkan Asuransi Tani

Kukar, IMENews.id – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau para petani memanfaatkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Asuransi tersebut dapat digunakan untuk mengantisipasi risiko gagal panen akibat perubahan iklim.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik mengatakan ketidakpastian cuaca menjadi tantangan utama yang dihadapi petani.

“Juli–Agustus petani kesulitan air, sementara April–Mei justru kelebihan air. Maka asuransi jadi solusi. Kami dorong petani ikut AUTP,” kata dia, Jumat (29/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa AUTP memberikan kompensasi hingga Rp4,6 juta per hektar apabila terjadi gagal panen akibat banjir, kekeringan, maupun serangan hama.

Sejak 2024, premi sebesar Rp180 ribu per hektare sepenuhnya disubsidi, dengan Rp140 ribu ditanggung APBN dan Rp40 ribu oleh Pemkab Kukar.

“Petani tinggal mendaftar melalui penyuluh. Prosesnya sudah berbasis aplikasi dan terintegrasi dengan PT Jasindo,” jelas Taufik.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran membuat program ini belum mencakup seluruh lahan sawah fungsional di Kukar yang luasnya lebih dari 13 ribu hektar.

Meski demikian, sejumlah petani telah berhasil mengajukan klaim pada awal 2024 saat banjir besar melanda beberapa wilayah.

“Ini bukti nyata bahwa AUTP memang bisa diandalkan ketika terjadi gagal panen,” katanya.

Taufik berharap semakin banyak petani mendaftar agar kegiatan pertanian di Kukar dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan.

“Kami ingin pertanian Kukar lebih terlindungi dan berkesinambungan dengan adanya asuransi,” pungkasnya. (ADV118/Red02)