Distanak Kukar Matangkan Persiapan Rembug dan Ekspo KTNA

Kukar, IMENews.id — Menjelang pelaksanaan Rembug Tani dan Ekspo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan berbagai persiapan teknis di lapangan.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, memastikan bahwa persiapan kegiatan sudah mencapai lebih dari 80 persen, termasuk penataan lokasi acara dan koordinasi lintas sektor.

“Iya, Alhamdulillah, saya baru saja meninjau Greenhouse Unikarta karena kita sedang finalisasi lapangan untuk persiapan Rembug dan Ekspo KTNA,” ujar Taufik saat ditemui, Kamis (18/9/2025).

“Setelah ini kami langsung rapat lagi untuk memastikan kesiapan lokasi kegiatan panen dan dialog Pencapir Rebound yang direncanakan dihadiri oleh Menteri Pertanian,” lanjutnya.

Taufik menyebutkan, acara utama akan berlangsung di kawasan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mangkurawang pada Sabtu sore, usai kegiatan pembukaan.

Agenda tersebut akan dihadiri oleh para petani, kepala daerah, dan perwakilan lembaga pertanian dari berbagai kecamatan di Kukar.

“Rencananya setelah acara pembukaan, kita langsung gelar panen dan dialog bersama petani di Mangkurawang. Menteri Pertanian juga dijadwalkan hadir, begitu pula dengan kepala daerah yang akan ikut berdialog bersama petani,” ujarnya.

Taufik menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan utama telah siap digelar. Tim teknis dari Distanak bersama panitia KTNA terus melakukan pengecekan terhadap sarana pendukung, termasuk area pameran, lokasi panen, hingga arena dialog interaktif.

“Alhamdulillah, persiapan sudah lebih dari 80 persen. Tinggal penyempurnaan di lapangan saja. Semua unsur sudah bergerak, termasuk kelompok tani dan pelaku usaha yang akan ikut dalam ekspo nanti,” ujarnya.

Rembug dan Ekspo KTNA tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan atau rebound sektor pertanian Kukar, terutama pascapandemi dan di tengah perubahan iklim yang memengaruhi pola tanam.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa petani Kukar mampu bangkit, adaptif terhadap teknologi, dan siap menyongsong pertanian modern,” kata Taufik.

Ia juga berharap kehadiran Menteri Pertanian dapat memberikan dorongan moral dan kebijakan nyata untuk memperkuat petani di daerah.

“Dengan dukungan pemerintah pusat dan semangat petani Kukar, kita optimistis pertanian kita akan semakin tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya. (ADV234/Red02)