Karhutla dan Banjir Jadi Ancaman Utama, BPBD Kutim Perkuat Persiapan Penanganan

SANGATTA, IMENEWS.ID – Dengan dua ancaman bencana yang selalu berulang setiap tahun—kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau serta banjir ketika musim penghujan—BPBD Kutai Timur (Kutim) terus mengoptimalkan kesiapan armada dan peralatan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Muhammad Naim, memastikan seluruh perlengkapan berada dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan pun situasi darurat terjadi.

Ia menjelaskan bahwa dukungan peralatan untuk penanganan Karhutla sudah memadai, termasuk kelengkapan water supply dan air purifier untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama saat kekeringan melanda sejumlah wilayah. Pembaruan kendaraan operasional juga dilakukan melalui penganggaran Dana DPADR 2024.

“Alhamdulillah anggaran kemarin memungkinkan kami menyediakan kendaraan operasional bagi tim patroli,” ujarnya. Kamis (27/11/2025).

Selain persiapan menghadapi kebakaran, BPBD juga telah melengkapi diri dengan perahu, mesin, dan perlengkapan pendukung lainnya untuk penanganan banjir. Naim menegaskan bahwa dua bencana ini menjadi fokus utama karena sifatnya yang berulang dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kalau musim panas kita fokus Karhutla, musim hujan kita fokus banjir. Intinya, peralatan dan logistik BPBD insyaallah siap,” katanya.

Kesiapsiagaan BPBD Kutim turut ditopang tiga sumber pendanaan: APBD Kabupaten, bantuan BPBD Provinsi, serta dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Kombinasi ini dinilai penting dalam memastikan ketersediaan logistik dan operasional di lapangan.

“Tiga sumber ini selalu menjadi pondasi kesiapan logistik kami,” tutup Naim. (Adv78).