Muara Ancalong, IMENEWS.ID — Prestasi membanggakan datang dari Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur, setelah atlet kriket asal wilayah tersebut berhasil meraih Juara 3 kategori T10 pada ajang Bali Jimbaran Series National Cricket Tournament.
Meski telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional, para atlet masih bergulat dengan minimnya fasilitas latihan dan kurangnya dukungan dari instansi terkait.
Camat Muara Ancalong, Al Rasyid menjelaskan bahwa cabang olahraga kriket di daerahnya sebenarnya memiliki potensi besar, namun perhatian yang diberikan belum sebanding dengan prestasi yang dihasilkan.
“Anak-anak kita ini sudah sampai level nasional, tapi fasilitas latihan mereka sangat terbatas. Lapangan belum memadai, peralatannya juga masih seadanya,” ujarnya dalam wawancara.
Ia mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah berusaha menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur agar ada perhatian lebih bagi cabang olahraga yang mulai berkembang ini.
“Saya sudah WA langsung ke Kepala Dispora. Saya bilang, ‘Pak, mohon disupport ini anak-anak cricket, karena mereka sudah juara nasional.’ Tapi sampai sekarang dukungan yang datang masih sangat minim,” ungkapnya. Rabu (26/11/2025).
Menurut Camat, kurang populernya olahraga kriket di masyarakat menjadi salah satu alasan cabang ini belum mendapat dukungan maksimal. Padahal, sambungnya, atlet daerah yang berprestasi semestinya justru menjadi prioritas pembinaan.
“Kriket ini memang belum banyak dikenal, mungkin itu sebabnya kurang diperhatikan. Padahal prestasinya sudah jelas. Sayang kalau tidak kita dukung,” katanya.
Ia berharap adanya fasilitas latihan yang layak, mulai dari lapangan khusus hingga perlengkapan standar, agar prestasi atlet kriket dari Muara Ancalong dapat terus berkembang.
“Kalau anak-anak ini difasilitasi dengan baik, saya yakin prestasi mereka akan lebih tinggi lagi. Jangan sampai potensi ini hilang karena kurangnya dukungan,” tegasnya.
Prestasi atlet kriket Muara Ancalong di tingkat nasional menjadi bukti bahwa daerah terpencil pun mampu melahirkan talenta olahraga yang kompetitif.
Kini, dukungan pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan para atlet tidak hanya sekali mengukir prestasi, tetapi dapat terus berkembang dan membawa nama Kutai Timur di panggung olahraga nasional. (Adv49)