Bangun Fasilitas Bertahap hingga 2029, Dispar Kutim Siapkan Pulau Miang Jadi Ikon Wisata Bahari

SANGATTA, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menargetkan Pulau Miang sebagai pusat pembangunan infrastruktur wisata mulai tahun 2026. Fokus ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah untuk menjadikan Pulau Miang sebagai ikon wisata bahari yang berdaya saing.

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur merupakan pondasi utama dalam meningkatkan kualitas destinasi. Fasilitas dasar seperti toilet, gazebo, hingga perbaikan jalan dalam kawasan wisata akan dikerjakan secara bertahap untuk menciptakan kenyamanan maksimal bagi pengunjung.

“Yang kita kejar adalah bagaimana orang datang ke lokasi wisata bisa merasa nyaman. Jadi fasilitas seperti toilet, gazebo, dan jalan pariwisata itu kita benahi,” jelasnya.

Meski anggaran daerah mengalami penyesuaian, prioritas pembangunan tetap tidak berubah. Pulau Miang dinilai sebagai destinasi yang paling siap dikembangkan, sementara beberapa lokasi lain masih terkendala faktor teknis.

“Kita menghadapi efisiensi, tapi fokus tetap Pulau Miang. Pantai Marang juga tetap menjadi prioritas,” kata Nurullah. Sabtu (29/11/2025).

Di luar itu, kawasan Sangkulirang-Mangkaliat—yang menyimpan potensi besar baik dari sisi alam maupun warisan karst—masih menghadapi hambatan akses yang cukup menantang. Kondisi ini membuat pengembangan wilayah tersebut belum dapat dipacu secara maksimal.

“Sangkulirang sebenarnya sangat potensial, tetapi aksesnya masih sulit,” tambahnya.

Pulau Miang sendiri akan mendapatkan pengembangan jangka panjang hingga 2029, termasuk pembangunan titian ulin dan panggung terbuka permanen. Pembangunan bertahap itu diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

Dengan strategi tersebut, Dispar Kutim optimistis Pulau Miang mampu tumbuh sebagai destinasi unggulan yang memperkuat industri wisata bahari daerah. (Adv110).