Bupati Edi Damansyah Saksikan MOU Kelola Bisnis Perairan Kukar

Kukar, IMENews.ID- Bupati Kukar Edi Damansyah menyempatkan hadir, pada pelaksanaan penandatangan MOU antara PT Tunggang Parangan milik Pemkab Kukar dengan PT Krakatau Bandar Samudera(KBS), dalam mengembangkan bisnis perairan sungai mahakam dan laut, Jum’at(14/3).

 

Selain bupati Edi, hadir juga Sekda Sunggono selaku pembina BUMD, serta komisaris PT Tunggang Parangan, Slamet Hadi Raharjo, dan Asisten II Setkab Ahyani FD. 

 

“Tidak bisa dibantahkan, potensi ekonomi perairan Kukar, yang ada di sungai dan laut sangat besar,” sebut Bupati Edi Damansyah.

 

Selaku pemilik modal PT Tunggang Parangan, Bupati Kukar Edi Damansyah sangat senang, atas jalinan kerja sama bisnis antara PT Tunggang Parangan dengan PT KBS.

 

Bupati Edi menyinggung lagi, potensi ekonomi di perairan sungai Mahakam sangat besar, belum memberikan dampak besar kepada daerah Kukar. Sudah sangat tepat, PT Tunggang Parangan menggandeng PT KBS, anak perusahaan dari BUMN Krakatau Steel.

 

Bupati Kukar Edi, selaku pemilik modal Tunggang Parangan berharap, dari MOU yang dilakukan membawa kebaikan untuk kedua belah pihak. Sebelumnya, selama hampir lima tahun memperjuangkan, ikut serta tata kelola perairan, namun tidak dapat peluang yang besar.

 

“Sungai dan lautnya ada di Kukar, tapi yang kelola pemerintah pusat, kalau ada masalah baru diserahkan ke daerah, dimana sisi keadilannya,” tegas bupati Edi.

 

Edi berpesan keduanya Tunggang Parangan dan KBS harus produktif berbisnis, dalam menggali potensi kemaritiman Kukar yang sangat besar, selama 5 tahun sudah berjuangan mengelola potensi perairan mahakam, ternyata jatuh kewenangan ada di KSOP, UPT dari Kemenhub.

 

“Perusda tunggang parangan, sudah kerja sama dengan Pelindo, akan tetapi dari sisi tundanya saja. Libatkan KBS, bukan hanya di Muara Berau, tapi untuk maksimalkan di Kota Bangun dan Muara Muntai,” jelasnya.

 

Sementara itu Dirut PT Tunggang Parangan, Awang Luthfi memperkenakan profile perusda Tunggang Parangan kepada jajaran PT KBS yang hadir diantaranya Plt Dirut, Noor Fuad. Tungga Parangan banyak bisnis yang digarapnya diantaranya pandu tunda perairan.

 

“Ini sudah lama direncanakan dengan Plt Dirut KBS Noor Fuad. Karena potensi ekonomi perairan mahakam sangat besar. Potensi keuntungan bisa capai puluhan milyar, nantinya akan berdampak terhadap peningkatan PAD Kukar,”ucapnya.(ADV034/Red01)