Bupati Kukar Dorong Fatayat NU Jadi Pelopor Gerakan Keagamaan dan Pemberdayaan Perempuan

Kukar, IMENews.id — Bupati Kukar Edi Damansyah mendorong Fatayat NU untuk menjadi pelopor gerakan keagamaan dan pemberdayaan perempuan.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-75 Fatayat NU di Pendopo Odah Etam, Sabtu (10/5/2025),

Ia menyampaikan harapannya agar kader Fatayat dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat, baik dalam kehidupan sosial maupun profesional.

“Banyak sahabati Fatayat yang saat ini berprofesi sebagai ASN, bekerja di perusahaan, dan sebagainya. Saya harap mereka yang telah mendapat pembinaan keagamaan melalui organisasi ini bisa tampil menjadi teladan dan penggerak di lingkungannya masing-masing,” kata Edi.

Ia secara khusus menyinggung tentang pentingnya peran Fatayat NU dalam mendukung implementasi Gerakan Etam Mengaji, sebuah inisiatif daerah yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021.

Edi meminta agar kader Fatayat, khususnya yang berstatus ASN, turut menjadi pelopor pelaksanaan gerakan tersebut di lingkungan kerja dan masyarakat.

“Gerakan Etam Mengaji sudah kami mulai dan evaluasi. Saya titip kepada Ketua Fatayat dan seluruh sahabati agar turut menggerakkan kegiatan keagamaan, baik di kantor maupun di lingkungan tempat tinggal,” ujarnya.

Edi juga menyoroti potensi besar Fatayat NU sebagai organisasi pemudi Islam yang bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Ia mendorong kerja sama lebih luas dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pemanfaatan program pelatihan di Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

“Ilmu keagamaan penting, tapi saya juga ingin sahabati Fatayat dibekali keterampilan khusus. Fasilitas pelatihan sudah ada, tinggal dimanfaatkan lebih maksimal. Saya ingin komunitas generasi muda, termasuk Fatayat, menjadi pelopor dalam pendidikan, pelatihan, dan pengembangan UMKM,” tutur Edi.

Di akhir sambutannya, Edi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Fatayat NU Kukar dan berharap kepengurusan selanjutnya dapat terus memperkuat kiprah organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. (ADV097/Red02)