Bupati Kukar Senang Kinerja Perusda Tunggang Parangan Membaik

Kukar, IMENews.ID- Bupati Kukar, Edi Damansyah dibuat senang atas kinerja Perusda atau PT. Tunggang Parangan, yang terus membaik tiap tahunnya.

 

Dibuktikan dengan beberapa capaian prestasi yang membanggakan, seperti tiap tahun alami peningkatan keuntungan.

 

“Kami apresiasi kinerja manajemen PT Tunggang Parangan yang tiap tahun, bisa sumbang deviden ke daerah,” ucap Bupati Kukar Edi Damansyah kemarin.

 

Dengan capaian yang sudah diraih, dirinya selaku pemilik modal sangat optimis, kinerja perusda TP pada 2025-2026 bisa terwujud.

 

“Menuju Perusda sehat akan terwujud, sesuai dengan rencana kerja perusahaan(RKP), yang sudah dibuat,” jelasnya.

 

Diakui Dirut PT Tunggang Parangan, Awang Muhammad Luthfi, dalam pengelolaan keuangan perusahaan, dengan meninggalkan banyak utang serta tanpa penyertaan modal. Kini perusahaan TP sebagai perusda milik Pemkab Kukar sudah sehat, sesuai dengan bisnis plan yang dibuat.

 

“Tunggang Parangan sudah sehat dengan berbagai strategi yang kami terapkan,” jelas Awang Luthfi, Senin (21/5).

 

Awang Luthfi berbagi cerita, tips membuat PT Tunggang Parangan bisa sehat, yaitu merencanakan kegiatan usaha yang luar biasa, guna mendapatkan keuntungan yang besar. Bisnis bergerak di bidang pelabuhan, serta pandu kapal di perairan sungai mahakam.

 

“Keuntungan perusahaan yang kami pimpin sudah alami peningkatan dari sebelumnya,” ungkapnya.

 

Dia bercerita, beratnya saat tahun 2022 menjabat Dirut, menjalankan perusahaan tanpa penyertaan modal. Di satu sisi, tagihan utang terus berdatangan, seperti utang pajak dan mantan karyawan yang haknya belum dibayarkan oleh manajemen sebelum dipimpin Luthfi.

 

“Utang pajak dan pesangon mantan karyawan yang tertunggak, terus kita upayakan lunasi. Target lunas tahun ini juga,” pungkasnya.

 

Penyerahan deviden perusda TP tahun 2021 sebesar Rp 98 juta, tahun 2022 sebesar Rp 161 juta, tahun 2023 sebesar Rp 380 juta, tahun 2024 sebesar Rp 567 juta.

 

“Target tahun ini, PAD yang kita serahkan ke Pemkab bisa tembus Rp 1 Miliar,” ujarnya.(ADV059/Red01)