SANGATTA, IMENEWS.ID – Harapan baru bagi percepatan pembangunan di lingkungan terkecil masyarakat kini hadir melalui alokasi dana sebesar Rp250 juta untuk setiap RT di Kutai Timur (Kutim). Program ini dirancang agar pembangunan tak lagi hanya bertumpu pada tingkat desa, tetapi langsung menyentuh kebutuhan warga di wilayah RT secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepala DPMDes Kutim, Muhammad Basuni, menjelaskan bahwa anggaran tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan dasar yang selama ini belum terpenuhi secara maksimal. Mulai dari perbaikan infrastruktur kecil hingga dukungan ekonomi dan kesehatan, semuanya masuk dalam empat prioritas utama.
“Program Bankeudes RT yang Rp250 juta ini memiliki empat tujuan. Pertama untuk pengentasan kemiskinan, kemudian pemenuhan kebutuhan dasar di RT,” ujar Basuni pada Jumat (14/11/2025).
Dua tujuan lainnya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dana RT ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga melalui pemberdayaan usaha mikro sekaligus mempercepat program penurunan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah.
“Yang ketiga peningkatan ekonomi masyarakat. Yang keempat menurunkan angka stunting,” tambahnya.
Dana tersebut juga fleksibel untuk mendukung kegiatan pelatihan warga, pembangunan fisik hingga operasional RT. Sekitar lima persen dari total anggaran memang disiapkan untuk mendukung kinerja pengurus RT dalam memfasilitasi aktivitas masyarakat.
“Peruntukannya banyak sekali. Baik itu fisik, kemudian pelatihan, sampai lima persen untuk operasional RT,” jelas Basuni.
Program ini diharapkan menciptakan perubahan nyata, mulai dari lingkungan yang lebih tertata, ekonomi warga yang lebih bergerak, hingga penyelesaian persoalan stunting di tingkat komunitas. (Adv87).