Kukar, IMENEWS.ID – Dalam upaya memperkuat kualitas pemimpin muda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan program Pelatihan Perdana.
Program ini secara khusus menyasar para ketua organisasi kepemudaan agar mampu mengelola organisasi dengan lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurut Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, Pelatihan Perdana masih berada dalam tahap perencanaan.
Ia mengatakan, kami saat ini tengah aktif menggelar audiensi dengan berbagai organisasi kepemudaan untuk menghimpun masukan terkait kebutuhan pelatihan.
“Kami tengah merancang program Pelatihan Perdana ini dengan serius. Saat ini, kami masih dalam tahap pengumpulan masukan dari para ketua organisasi kepemudaan melalui audiensi langsung, sehingga materi pelatihan nanti benar-benar menyasar kebutuhan mereka,” ujar Dery kamis (24/4/2025).
Dery menegaskan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan nyata pemuda agar pelatihan tidak berakhir hanya sebatas formalitas.
Ia menilai, pemimpin muda perlu memiliki kemampuan membangun struktur organisasi yang sehat, melaksanakan program kerja yang efektif, serta menciptakan pengaruh positif di tengah masyarakat.
Pelatihan Perdana ini, sambungnya, akan menjadi program pertama yang digelar Dispora Kukar secara khusus untuk kalangan ketua organisasi kepemudaan. Karena itu, penyusunannya dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar dapat meninggalkan dampak yang signifikan.
“Kami ingin pelatihan ini menjadi momen bersejarah, karena ini akan menjadi pelatihan kepemimpinan pertama yang Dispora Kukar gelar untuk kalangan ketua organisasi. Jadi harus dirancang secara matang,” ucapnya.
Dery mengingkinkan Pelatihan Perdana agar menjadi batu loncatan untuk mencetak pemimpin muda Kukar yang berdaya saing, tangguh, dan siap membawa perubahan.
Ia menekankan bahwa masa depan organisasi pemuda sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan yang dibentuk sejak awal.
“Kami optimistis melalui Pelatihan Perdana ini, akan lahir generasi pemimpin muda yang tidak hanya handal dalam organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” pungkas Dery (adv/DS066)