Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyelesaikan program pembinaan dan pelatihan (Binlat) untuk seleksi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun ini.
Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari dan sudah ditutup secara resmi pada 12 Mei 2025.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah untuk menyiapkan calon-calon peserta seleksi STAN agar lebih siap bersaing.
Aji Ali meminta setelah mengikuti binlat, para peserta tetap melanjutkan belajar secara mandiri dan menjaga kondisi fisik.
“Harapan kami memang dengan adanya binlat itu, mereka setelah selesai binlat harus kembali terus belajar, terus melatih fisik, kemudian terus meng-update hal-hal baru terkait dengan materi-materi yang kemarin disampaikan oleh para instruktur, yang juga merupakan alumni,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
Aji Ali menekankan pentingnya disiplin dan pemanfaatan waktu secara produktif setelah pelatihan selesai.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak lengah dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang menunjang persiapan seleksi.
“Jadi kami berharap adik-adik itu sepulangnya tidak terlena dengan waktu yang ada. Isi waktu-waktu tersebut dengan membaca, browsing informasi seputar seleksi, dan tetap fokus menjaga kesehatan dan keselamatan,” jelasnya.
Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan mengikuti seleksi. Persiapan akademik dan fisik yang baik tidak akan berguna apabila peserta jatuh sakit saat pelaksanaan seleksi.
“Percuma saja mereka persiapan bagus-bagus, tapi kalau tidak menjaga kesehatan, pada saat hari seleksi mereka sakit, ya percuma. Jadi menjaga kesehatan itu juga bagian penting dari proses persiapan,” tegasnya.
Ia juga berharap hasil latihan yang telah dilaksanakan selama binlat dapat dioptimalkan oleh peserta untuk menghadapi seleksi sesungguhnya. Dengan konsistensi dan kedisiplinan, peluang untuk lolos akan semakin besar.
“Sehingga apa yang dilatih kemarin itu bisa nanti digunakan untuk mereka mengikuti seleksi standar,” pungkas Aji Ali. (Adv/DS095)