SANGATTA, IMENEWS.ID – Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) se-Kabupaten Kutai Timur akhirnya resmi dimulai, membawa format baru yang langsung mencuri perhatian. Ajang ini menjadi kolaborasi perdana antara Dispora Kutim dan mahasiswa, sebuah model penyelenggaraan yang bahkan belum diadopsi oleh kabupaten lain. Jumat (28/11/2025).
Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah progresif pemerintah dalam memperkuat kultur kompetisi mahasiswa. “Ini POM pertama dengan kerja sama resmi antara pemerintah dan mahasiswa. Ini terobosan untuk pembinaan atlet sejak dini,” tegasnya.
POM 2025 mengangkat tema “Bersatu dalam Sportivitas, Berkarya untuk Negeri” dan berlangsung hingga 30 November. Tiga cabang olahraga unggulan dipertandingkan: bulu tangkis, voli, dan futsal. Ratusan peserta dari berbagai kampus siap menunjukkan kualitas mereka.
Ketua panitia, Salman, menilai dukungan pemerintah memberi warna baru pada penyelenggaraan olahraga mahasiswa. “Kegiatan ini membangun jejaring antarkampus sekaligus menumbuhkan sikap sportif dan rasa persaudaraan,” ujarnya.
Dispora juga memperkenalkan piala bergilir sebagai ikon yang menegaskan komitmen keberlanjutan ajang ini. Selain menjadi arena adu kemampuan, POM menjadi tahap penting dalam proses penjaringan atlet muda yang siap diproyeksikan ke ajang lebih besar.
Dengan dukungan fasilitas resmi dan energi kompetisi khas mahasiswa, POM Kutim 2025 diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas olahraga kampus, tetapi juga memperkuat identitas Kutai Timur sebagai daerah yang serius membangun prestasi olahraga sejak bangku perguruan tinggi. (Adv107).