Kukar, IMENEWS.ID – Komitmen Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam membangun budaya olahraga terus ditunjukkan lewat pembenahan sejumlah fasilitas publik. Upaya ini dilakukan sebagai strategi mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih aktif dan gemar berolahraga.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, mengungkapkan bahwa berbagai titik fasilitas olahraga saat ini sedang ditingkatkan, khususnya di area kompleks Stadion Aji Imbut yang menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat.
“Perbaikan kami lakukan bertahap, termasuk pembangunan lintasan lari di area parkir stadion, serta lapangan untuk voli dan basket. Kami juga bangun area bermain khusus anak-anak,” ujar Aji Ari saat diwawancarai pada Selasa (15/4/2025).
Menurutnya, pembangunan fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan olahraga semata, tapi juga untuk menciptakan lingkungan yang sehat, ramah keluarga, dan bisa menjadi ruang rekreasi produktif bagi masyarakat Kukar.
“Pak Kadis kami, Bapak Aji Ali Husni, ingin menghadirkan tempat olahraga yang berkualitas dan nyaman. Jadi bukan hanya tempat latihan, tapi juga tempat yang mendorong masyarakat senang berolahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama saat ini adalah menumbuhkan minat olahraga sejak usia dini. Karena itu, keberadaan sarana bermain anak menjadi elemen penting dalam rencana pengembangan fasilitas yang inklusif.
“Anak-anak harus punya ruang aman dan menyenangkan untuk aktif bergerak. Itulah kenapa kami fasilitasi tempat bermain yang bisa sekaligus menumbuhkan minat mereka terhadap olahraga,” katanya.
Dispora Kukar juga telah menyediakan sarana lainnya seperti lapangan mini soccer dan area gym terbuka. Fasilitas ini terbuka untuk umum dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan berbagai kalangan usia.
“Kami ingin semua lapisan masyarakat bisa mengakses olahraga, mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa,” tutur Aji Ari.
Selain itu, pihaknya juga mendorong kegiatan komunitas dengan memanfaatkan program Car Free Day (CFD) sebagai platform interaksi sosial dan aktivitas fisik bersama. Setiap minggunya, CFD menjadi ruang ekspresi berbagai komunitas untuk berkegiatan aktif.
“Dalam kegiatan Car Free Day, kami beri ruang untuk komunitas manapun yang ingin mengisi kegiatan. Ini bagian dari upaya kami membangun budaya olahraga yang merata,” pungkasnya. (adv/DS030)