Tenggarong, IMENEWS.ID – Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dr. Haji Mubarak, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda kali ini merupakan momentum strategis untuk mengaktualisasikan peran KAHMI dalam memperkuat sinergitas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Mubarak menyampaikan bahwa Musda ke-6 bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan manifestasi dari kesadaran kolektif alumni untuk menghadirkan wadah yang lebih terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kontribusi nyata.
“Tema yang kita usung pada Musda kali ini adalah aktualisasi peran KAHMI untuk memperkuat sinergitas daerah dan mempertegas kembali komitmen pengabdian kepada bangsa,” ujarnya dalam pembukaan Musda KAHMI Kukar di Pendopo Odah Etam Tenggarong pada Senin (16/2/2026) malam.

Dalam sambutannya, dia menyampaikan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi lima tahunan, melainkan manifestasi dari kesadaran kolektif alumni HMI untuk menghadirkan wadah yang lebih luas dalam berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.
“Musda kali ini kita bangun atas dasar kesadaran akan pentingnya sebuah wadah yang lebih terbuka untuk bercerita, berdiskusi, dan merumuskan langkah bersama demi kemajuan organisasi dan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema yang diusung pada Musda ke-6 adalah aktualisasi peran KAHMI untuk memperkuat sinergitas daerah dan mempertegas kembali komitmen pengabdian terhadap bangsa.
Tema tersebut dinilai relevan dengan dinamika pembangunan daerah yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan peran aktif para alumni.
Menurutnya, KAHMI harus mampu mengaktualisasikan seluruh potensi kader, baik yang berada di pemerintahan, dunia usaha, akademisi, maupun berbagai bidang pengabdian lainnya.
Perjalanan KAHMI ke depan, kata dia, tidak boleh berhenti pada tataran gagasan semata.
“Kita ingin ke depan KAHMI bukan hanya melahirkan gagasan, tetapi juga aksi nyata yang berpengaruh dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dalam setiap proses organisasi. Musda diharapkan menjadi ruang konsolidasi yang memperkuat ikatan emosional antaralumni sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh organisasi di Kukar.
“Kita ingin kebersamaan ini melahirkan kemauan untuk membangun bersama. Tidak hanya solid di internal, tetapi juga mampu bersinergi dengan seluruh elemen daerah,” tambahnya.
Mubarak menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah beserta seluruh unsur yang telah membantu dan memfasilitasi terselenggaranya Musda ke-6 KAHMI Kukar.
Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk kolaborasi dan komitmen bersama dalam memperkuat peran alumni HMI di daerah.
Ia juga menyampaikan pesan terkait rencana pelaksanaan Intermediate Training dan Senior Course yang akan digelar dalam waktu dekat.
Sebagai organisasi alumni, ia berharap dukungan moral maupun material dari seluruh kader dan alumni agar proses kaderisasi tetap berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Mubarak mengajak seluruh kader dan alumni HMI untuk terus menjaga keyakinan, semangat perjuangan, serta menjadikan ilmu sebagai landasan dalam setiap langkah pengabdian.
“Sebagai senior, kami berharap dapat memberikan dukungan penuh terhadap proses kaderisasi, baik secara moral maupun material,” ujarnya. (*)
sumber: beritaalternatif.com