HERMANSYAH, PEMUDA KUKAR TERPILIH SEBAGAI CALON DUTA ANAK NEGERI FNAN 2025, AKAN DIKARANTINA DI LEMHANNAS JAKARTA

Musis lokal Kutai Kartanegara, Mansyah. (Dok, Istimewah)
Musis lokal Kutai Kartanegara, Mansyah. (Dok, Istimewah)

Kukar, Imenews.id – Hermansyah, pemuda lulusan Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) angkatan 2020, berhasil terpilih sebagai Sebagai Calon Duta Anak Negeri Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN), daftar 13 juli pengumuman 13 oktober 2025.

Calon duta FNAN Hermansyah yang dilaksanakan oleh Tiga Belas 45 Production berkolaborasi dengan synergy for Indonesia dan Indonesia Care dengan didukung lembaga Pemerintahan dan Kementan yaitu, Lembaga Ketahanan Nasional RI, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah RI.

Dalam hal ini dari 1.500 peserta anak muda Indonesia yang mendaftar mengikuti kompetisi FNAN panitia hanya memilih 38 besar mewakili disetiap Provinsi seluruh Indonesia untuk tampil di Lemhannas RI pada tanggal 8-19 November 2025 di Jakarta.

Pemilihan Mansyah nama panggilannya Diajeng merupakan perdana tahun ini agenda yang bertujuan menyaring bakat vokal penyanyi muda bertalenta, berwawasan kebangsaan dan apresiasi terhadap lagu-lagu nasional dan daerah serta kecintaan tulus pada budaya nusantara.

“Penilaiannya tidak hanya melihat penampilan, tetapi juga pengetahuan mendalam tentang wawasan kebangsaan, kebudayaan, serta membawakan lagu daerah. saya akan terus belajar tentang budaya Kutai Kartanegara untuk bisa saya harumkan ke nasional,” ucap Mansyah, Rabu, (29/10/2025).

Bagi Mansyah, tantangan terbesar dalam kompetisi ini adalah latar belakangnya sebagai musisi lokal. “Saya harus belajar dari awal mengenai dunia kebudayaan termasuk budaya Kukar. Selain itu, manajemen waktu menjadi kunci karena rangkaian acara yang padat dan persaingan yang sangat ketat dari finalis lain yang hebat-hebat,” ungkapnya.

Perasaan kaget dan bangga menyelimuti Mansyah saat namanya diumumkan masuk 38 besar. Namun, ia menyadari bahwa ini membawa tanggung jawab besar termasuk nama daerah Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

“Ini bukan sekadar dapat gelar, tetapi amanah untuk membawa ikon daerah ke depan sampai nasional. Sebagai representasi anak Kukar, saya harus punya andil dan aksi nyata dalam melestarikan budaya serta mengembangkan seni daerah,” tegasnya.

Pencapaian ini dimaknai Hermansyah sebagai bukti bahwa kerja keras dan keberanian mencoba hal baru akan membuahkan hasil. “Saya siap berkompetisi bersama anak muda Indonesia sekaligus belajar, saya berkompetisi tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa berdampak dan menginspirasi generasi muda di Kukar untuk lebih peduli pada seni dan budaya lokal,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada anak muda Kukar untuk tidak takut keluar dari zona nyaman. ” Beranilah mencoba hal baru, karena kita tidak akan pernah tahu potensi terbesar kita jika tidak pernah mencoba. Saya berharap pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mendukung penuh” tutupnya.