Kukar, IMENews.id — Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika, menyampaikan harapannya agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) lebih aktif dalam mendukung peningkatan pelayanan publik di tingkat desa, khususnya melalui pelatihan pembuatan dan pengelolaan website desa.
Menurut Ketut, Diskominfo selama ini sudah memiliki arah yang cukup baik, termasuk dalam hal digitalisasi layanan desa.
Namun, ia menilai langkah tersebut belum maksimal karena masih sebatas sosialisasi, belum menyentuh pelatihan teknis yang dibutuhkan aparat desa.
“Diskominfo sudah bagus arahannya, misalnya memperkenalkan sistem pelayanan surat keterangan secara online melalui website. Tapi kalau cuma sosialisasi, setelah selesai ya selesai juga. Harusnya dibuat pelatihan langsung per desa, supaya desa siap,” ujarnya tidak lama ini.
Ia mencontohkan perlunya integrasi data warga seperti Kartu Keluarga dan KTP ke dalam sistem berbasis digital.
Dengan begitu, masyarakat bisa mengakses layanan surat menyurat secara online dengan lebih cepat dan efisien.
Namun di sisi lain, Ketut mengakui masih banyak warga yang belum melek teknologi informasi, sehingga pelatihan tidak hanya penting untuk perangkat desa, tetapi juga untuk membangun pemahaman masyarakat.
“Kalau desa dijadwalkan langsung, misalnya Desa Loa Pari tanggal sekian, itu akan lebih efektif. Karena kami di desa pasti akan siapkan tempat, perangkat, dan tenaga. Beda kalau cuma sosialisasi, ya hanya sekadar tahu,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia di desa.
“Kemampuan kami belum semua ke arah sana, jadi perlu didampingi. Diskominfo harus jadi mitra aktif dalam hal ini,” pungkasnya. (ADV117/Red02)