Kukuhkan Sinergi Pelatih Pramuka, Dispora Kukar Gelar Putaran Pelatih di Kuala Samboja

Kukar, IMENEWS.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis dalam memperkuat pembinaan gerakan pramuka dengan menggelar kegiatan pemantapan pelatih yang dipusatkan di Kuala Samboja pada Selasa (13/5/2025).

Kegiatan ini menjadi titik awal yang penting sebelum pelaksanaan berbagai agenda pelatihan lainnya sepanjang tahun.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa kegiatan ini memang dipercepat dari jadwal utama sebagai bagian dari strategi efisiensi waktu.

“Kami memang merancang kegiatan ini lebih awal agar pelatih bisa langsung siap ketika pelatihan-pelatihan besar digelar nantinya,” ungkapnya, Rabu (14/5/2025).

Tak hanya fokus pada materi teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antar pelatih yang tersebar di berbagai wilayah Kukar.

“Selain untuk menyamakan pemahaman, kegiatan ini juga kami maksudkan sebagai ajang mempererat silaturahmi,” jelas Aji Ali.

Sekitar 40 pelatih dan 40 atlet pramuka mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Meski tidak semua pelatih hadir karena beberapa masih menjalankan tugas sebagai guru atau kepala sekolah, kehadiran lebih dari 50 persen peserta dianggap cukup representatif.

“Ini adalah momentum penting, karena para pelatih yang hadir akan menerima pembaruan informasi dan petunjuk teknis yang akan digunakan dalam pelatihan ke depan,” tutur Aji Ali.

Menurut Aji Ali, penyamaan pemahaman sangat penting dalam konteks pembinaan kepramukaan. Para pelatih yang sebelumnya mengikuti pelatihan tingkat nasional turut berbagi pengalaman dan informasi terbaru kepada rekan-rekannya.

“Kami ingin semua pelatih menyampaikan materi dengan cara yang sama, berbasis pada aturan yang terbaru,” tegasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi teknis terkait pembagian peran dalam pelaksanaan kegiatan besar mendatang. Pelatih yang mengikuti pemantapan ini akan memiliki posisi strategis dalam struktur pelatihan lanjutan.

“Dengan materi yang diperbarui, kami akan atur ulang skema tugas mereka. Harapannya, pelaksanaan pelatihan mendatang lebih tertib, terarah, dan berdampak maksimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa informasi yang disampaikan dalam kegiatan ini bersumber dari regulasi dan petunjuk teknis terbaru. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi praktik-praktik lama yang sudah tidak relevan digunakan dalam pembinaan kepramukaan.

“Kami ingin pembina dan peserta didik menerima informasi yang akurat, terkini, dan seragam di seluruh Kukar,” tutup Aji Ali. (Adv/DS96)