Kutim Genjot Kualitas Kesehatan Anak: Susu Gratis dan Intervensi Siklus Hidup Jadi Sorotan di HKN ke-61

SANGATTA, IMENEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan kesehatan anak dan mencegah stunting, seiring dengan pelaksanaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Melalui berbagai program strategis, Pemkab Kutim menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Senin (1/12/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan bahwa program susu gratis menjadi salah satu pilar utama peningkatan gizi di Kutim. Program tersebut masuk dalam 50 program prioritas Bupati dan sekaligus mendukung agenda nasional mengenai peningkatan gizi masyarakat. “Itu termasuk program mendasar Pak Bupati, minum susu gratis,” jelas Sumarno.

Ia menjelaskan bahwa langkah pencegahan stunting dilakukan secara komprehensif mulai dari edukasi dan pendampingan remaja, pemberian tablet tambah darah, hingga pengawasan ketat kesehatan ibu hamil dan bayi. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan prinsip siklus hidup yang menekankan pentingnya intervensi sejak dini.

Sumarno menekankan bahwa anak-anak yang sudah terdiagnosis stunting tidak dibiarkan tanpa penanganan lanjutan. Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan dan intervensi agar perkembangan kognitif mereka tetap dapat ditingkatkan. “Yang sudah stunting kita follow up terus supaya perkembangan otaknya bisa membaik,” ujarnya.

Peringatan HKN ke-61 juga dimeriahkan dengan berbagai gerai layanan kesehatan di sejumlah titik pelayanan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutim menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan lebih merata. Program door-to-door yang dijalankan turut memperluas jangkauan informasi dan edukasi kesehatan ke masyarakat. (Adv114).