Operasi Mata, Gigi, Bedah Gratis untuk 3 Kecamatan di Kutai Timur

MUARA ANCALONG, IMENEWS.ID – Masyarakat di tiga kecamatan Kabupaten Kutai Timur mendapat kesempatan langka mengakses layanan operasi gratis mulai 10 hingga 19 November 2024. Program Dokter Share yang didukung Bayan Peduli ini menyasar warga Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Long Mesangat dengan berbagai jenis operasi tanpa dipungut biaya.

Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid menjelaskan, pelayanan medis gratis ini sangat komprehensif, mencakup operasi mata, operasi gigi, hingga operasi bedah umum yang ditangani langsung oleh 25 dokter profesional dari Jakarta.

“Pelayanan medis ini dari pemeriksaan hingga operasi bedah. Semuanya gratis, termasuk operasi gigi dan operasi mata yang dilaksanakan oleh sekitar 25 dokter dari teman-teman Dokter Share,” ujar Harun. Minggu (23/11/2025).

Harun menegaskan, meskipun pusat pelayanan berada di Kecamatan Muara Ancalong, program ini sengaja membuka akses bagi masyarakat kecamatan tetangga. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

“Ini bukan hanya melayani Kecamatan Muara Ancalong saja, tetapi kita mengajak kecamatan-kecamatan tetangga seperti Muara Bengkal dan Long Mesangat untuk silakan masyarakat berpartisipasi meramaikan pelayanan medis secara gratis ini,” jelasnya.

Ketiga kecamatan tersebut memiliki karakteristik geografis yang relatif sama, yakni berada di wilayah terpencil dengan akses layanan kesehatan spesialistik yang sangat terbatas. Kehadiran 25 dokter spesialis dari Jakarta menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan operasi.

Program yang menargetkan minimal 1.500 pasien ini menawarkan tiga jenis layanan operasi utama. Pertama, operasi mata untuk mengatasi berbagai keluhan penglihatan seperti katarak dan pterigium yang banyak diderita masyarakat.

Kedua, operasi gigi yang meliputi cabut gigi, bedah mulut, dan perawatan gigi lainnya. Ketiga, operasi bedah umum untuk menangani berbagai kasus medis yang memerlukan tindakan pembedahan.

“Dari pemeriksaan, operasi bedah, semuanya operasi gigi, operasi mata. Semua ditangani langsung oleh dokter-dokter yang sudah berpengalaman,” tambah Harun.

Pelayanan dilakukan di dua lokasi strategis. Sebagian besar operasi dilaksanakan di atas kapal Dharma Li 3 Zayid yang telah dilengkapi fasilitas medis memadai. Sementara pemeriksaan dan operasi ringan dilakukan di ruang-ruang kantor Kecamatan Muara Ancalong yang dialihfungsikan sementara.

Harun mengaku mendapat respons positif dari masyarakat ketiga kecamatan tersebut. Banyak warga yang antusias memanfaatkan kesempatan ini, mengingat biaya operasi di rumah sakit umum cukup mahal dan tidak terjangkau bagi sebagian besar masyarakat di daerah terpencil.

“Masyarakat sangat antusias karena ini kesempatan langka. Mereka yang selama ini menunda operasi karena kendala biaya, sekarang bisa mendapatkan pelayanan gratis dengan kualitas yang sama,” ungkapnya.

Program ini merupakan bagian dari 50 program kesehatan keliling Pemkab Kutai Timur yang mendapat dukungan penuh dari PT Bayan Group melalui Bayan Peduli. Seluruh biaya operasional, termasuk honor dokter, peralatan medis, dan obat-obatan ditanggung sepenuhnya oleh sponsor.

Harun berharap program operasi gratis ini dapat dilanjutkan secara rutin setiap tahun. Ia menyampaikan bahwa pihak Dokter Share dan PT Bayan Group telah berkomitmen menggelar program serupa pada Juni 2026 mendatang.

“Mudah-mudahan ini bukan program sekali jalan. Kami sudah dapat konfirmasi bahwa Juni 2026 nanti akan ada lagi program yang sama. Ini sangat membantu masyarakat kami yang selama ini kesulitan akses kesehatan,” katanya optimis.

Dengan target 1.500 pasien dan durasi 10 hari pelaksanaan, diharapkan masyarakat ketiga kecamatan dapat memaksimalkan kesempatan ini. Program seperti ini dinilai sangat strategis dalam mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan antara perkotaan dan daerah terpencil di Kutai Timur. (adv30)