Kukar, IMENews.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata lokal pada 2025.
Salah satu program utamanya adalah pembangunan lantaran di tepi Sungai Mahakam yang dikenal memiliki panorama matahari terbenam memukau.
Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, mengungkapkan, proyek tersebut telah masuk dalam rencana kerja desa tahun ini dengan alokasi awal anggaran sebesar Rp75 juta.
“Biaya sebenarnya untuk membangun secara penuh itu sekitar Rp2 sampai Rp3 miliar. Tapi karena anggaran desa terbagi, kita mulai sedikit-sedikit dulu. Tahun ini Rp75 juta, kadang bisa juga Rp100 juta,” kata Hendra, Rabu (6/8/2025)
Pembangunan lantaran ini direncanakan berjalan secara bertahap hingga beberapa tahun ke depan.
Pada 2026, Pemdes sudah menyiapkan anggaran lanjutan sekitar Rp100 juta untuk memperpanjang dan melengkapi struktur yang ada.
“Tidak langsung selesai, tapi berkelanjutan. Paling tidak kita terus kerjakan, berapa meter pun jadi. Yang penting ada progres tiap tahun,” jelasnya.
Desain lantaran nantinya akan menyerupai pelataran tepi sungai seperti di kawasan Timbau dan Taman Tanjung, Tenggarong.
Material utama yang digunakan adalah kayu ulin, sesuai karakter dan potensi sumber daya lokal.
Untuk mempercepat realisasi, pihak desa berencana menggandeng perusahaan dan para pemangku kepentingan di Muara Kaman.
“Kami sudah siapkan perencanaan untuk dibawa ke Musrenbang hari Kamis nanti. Pariwisata akan menjadi prioritas utama, diikuti ketahanan pangan dan pembangunan fisik lainnya,” terang Hendra.
Ia menambahkan, dua hari terakhir pihaknya fokus menyusun dokumen perencanaan sambil mengikuti sosialisasi agar program selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Saya berharap lantaran ini tak hanya mempercantik tepian sungai, tapi juga menjadi ruang publik yang mampu menggerakkan ekonomi berbasis pariwisata di wilayah kami,” pungkasnya. (ADV202/Red02)