SANGATTA, IMENEWS.ID – Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat posisinya sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu langkah strategis dilakukan Dinas Pariwisata Kutim dengan menggelar Pelatihan Promosi Berbasis Digital di Hotel Victoria, Sangatta, Jumat (28/11/2025).
Pelatihan ini diikuti pelaku pariwisata dari Sangatta Utara dan Selatan. Mereka dilatih menguasai teknik promosi digital yang kini menjadi kebutuhan utama dalam memasarkan destinasi wisata maupun produk kreatif ke pasar yang lebih luas.
Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menegaskan bahwa penguatan SDM merupakan fondasi penting jika masyarakat ingin ikut menikmati manfaat pembangunan, khususnya saat IKN mulai beroperasi.
“Kita ingin masyarakat Kutim berada di posisi terdepan. Agar tidak jadi penonton saat IKN berkembang, SDM-nya harus disipakan sejak sekarang,” ungkapnya.
Dengan lebih dari 200 potensi objek wisata—174 di antaranya sudah diresmikan—Kutim disebut memiliki daya tarik besar yang hanya bisa dioptimalkan melalui penguasaan teknologi digital. Di era modern, promosi wisata sangat bergantung pada kualitas konten dan strategi distribusi yang tepat.
Tren kunjungan wisata yang terus meningkat juga menjadi alasan kuat Dispar mempercepat pelatihan seperti ini. Menurut Nurullah, peningkatan jumlah wisatawan akan berdampak langsung pada pendapatan pelaku ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau wisatanya hidup, ekonomi kreatif akan mengikutinya,” jelasnya.
Selain pelatihan teknis, peserta juga didorong menggali identitas lokal dan potensi unik yang dapat menjadi nilai jual. Nurullah menilai peluang kerja dan usaha di bidang pariwisata akan semakin terbuka, terutama karena Kutim berada di jalur strategis wilayah IKN.
“Potensi Kutim luar biasa, tinggal bagaimana masyarakat memaksimalkannya,” pungkasnya. (Adv105).