MK Sudah Merilis Jadwal Sidang Sengketa Pilgub Kaltim, Rudy-Seno Sebagai Pihak Terkait

Kaltim, IMENEWS.ID – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah merilis jadwal sidang sengketa hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim. Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHPKada) yang dilayangkan Isran Noor-Hadi Mulyadi itu dijadwalkan akan digelar Kamis, 9 Januari 2025.

ada pihak lain yang turut dipanggil, yakni pasangan calon (paslon) Rudy Mas`ud-Seno Aji sebagai pihak terkait. Hal ini muncul selepas tim hukum Rudy-Seno mengajukan permohonan menjadi pihak terkait dalam sidang PHPKada tersebut 3 Januari lalu, bertepatan dengan diregistrasinya gugatan Isran-Hadi oleh MK.

Ketua MK, Suhartoyo menyetujui permohonan Rudy-Seno tersebut lewat Surat Ketetapan Nomor 144/TAP.MK/PT/01/2025. Ketetapan ini diterbitkan berbekal hasil rapat permusyawaratan hakim dan menilai paslon Rudy-Seno punya kepentingan atas PHPKada bernomor 262/PHPU.GUB-XXIII/2025 yang diajukan Isran-Hadi.

Dengan demikian, empat pihak yang berkelindan akan saling bertemu di sidang perdana yang akan digelar 9 Januari mendatang.

Isran-Hadi meminta MK menganulir Keputusan KPU Kaltim Nomor 149 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pilgub Kaltim 2024 dan mendiskualifikasi paslon Rudy Mas`ud-Seno Aji atas sejumlah pelanggaran dan kecurangan.

Ada empat pokok pelanggaran dan kecurangan yang diajukan dalam permohonan sengketa tersebut, dari politik borong partai, praktik politik uang, keterlibatan pemerintah dalam memenangkan salah satu calon, hingga tidak profesionalnya penyelenggara pemilu di Kaltim. (*)

Sumber: Kaltimpost

Ini Alasan Relawan Rudy-Seno Alihkan Dukungan ke Isran-Hadi

Kaltim, IMENEWS.ID – Relawan Pro Rudy Mas’ud-Seno Aji (Pro Harus) secara resmi mengalihkan dukungannya kepada pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 27 november 2024 akan datang.

Deklarasi ini digelar di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang, pada hari ini, Senin (14/10/2024).

Dalam acara tersebut, Calon Gubernur Kaltim, Isran Noor, menyambut baik deklarasi tersebut. “Saya juga baru tahu malam ini (ada deklarasi). Kita sambut baik, karena (pernyataan sikap) seperti ini luar biasa.

Dan itu tidak pernah kita pengaruhi dan memberikan pandangan-pandangan, itu merupakan kesadaran mereka sendiri,

” ujar Isran Noor. Ia juga menambahkan bahwa sebenarnya banyak yang ingin berpindah haluan, namun mungkin masih membutuhkan waktu. “Tapi sebenarnya banyak yang mau beralih ke Isran-Hadi, mereka banyak laporan ke saya,” tambahnya.

Ketua Relawan Pro Harus, Iryanto Latief Dg Tunru, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa keputusan ini diambil secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

“Bismillahirrohmanirrohim kami setiap individu yang tergabung dalam Pro Harus melalui pernyataan sikap menyampaikan sikap politik dalam Pilgub Kaltim secara sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

Iryanto juga menjelaskan bahwa surat pengunduran diri relawan Pro Harus dari dukungan kepada pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji telah disampaikan pada tanggal 8 Oktober 2024.

Ini Alasan Relawan Rudy-Seno Alihkan Dukungan ke Isran-Hadi

“Seluruh relawan Pro Harus menarik dukungan dan menyatakan sikap untuk mendukung penuh pasangan Isran-Hadi dalam Rumah Juang 01 melalui kerja-kerja sosial politik guna memenangkan pasangan Isran-Hadi di dalam Pilgub Kaltim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iryanto menegaskan bahwa peralihan dukungan ini dilakukan dengan penuh pertimbangan setelah terlibat dalam dinamika pilgub selama beberapa bulan terakhir.

Mereka pun mengungkapkan alasan peralihan dukungan ini karena menggap Isran-Hadi adalah pasangan yang akan mendatangkan kemaslahatan masyarakat ke depannya.

“Kami meyakini setelah terlibat dalam dinamika pilgub sejak beberapa bulan lalu bahwa bapak Isran-Hadi adalah pasangan terbaik guna melahirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kalimantan Timur ke depan,” tegasnya.(*)

Isran-Hadi Mendapatkan Nomor Urut 1 Saat Rapat Pleno Terbuka KPU Kaltim

Kaltim, IMENEWSID – Isran Noor-Hadi Mulyadi ditetapkan sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nomor urut 1. Sementara Rudy Mas’ud-Seno Aji ditetapkan sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim nomor urut 2. Hal ini merujuk hasil Rapat Pleno Terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim –Jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda– Senin, (3/9/2024) pagi tadi.

Ketua KPU Provinsi Kaltim, Fahmi Idris, mengatakan pegundian dilakukan sesuai dengan urut waktu pendaftaran. Dimana, Isran Noor-Hadi Mulyadi menjadi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim yang pertama mendaftar ke KPU Kaltim.

Fahmi Idris menerangkan, Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Pemilihan Serentak 2024 merupakan tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, dengan mengucap Bismillahirohmanirohim, maka rapat pleno terbuka dengan agenda Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Pemilihan Serentak 2024, hari ini Senin 3 September 2024 dinyatakan dibuka,” katanya.

Dalam pengundian yang dimulai tepat pukul 09.30 WITA, menunjukkan pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi mendapatkan nomor urut 1. Sementara Rudy Mas’ud dan Seno Aji nomor urut 2.

“Penetapan nomor urut ini menjadi simbol kesiapan pasangan calon untuk memasuki tahap kampanye terbuka, yang dijadwalkan berlangsung beberapa bulan ke depan,” tambah Fahmi.

Selain itu, dalam teknis pengundian, Anggota KPU Kaltim sekaligus Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Suardi, menerangkan masing-masing calon wakil gubernur Kaltim melakukan pengambilan bola nomor antrean untuk mengambil nomor urut berdasarkan waktu pendaftaran bakal calon.

“Nomor antrean terdiri dari nomor 1 sampai 14. Urutan pengambilan nomor urut berdasarkan nomor antrean dengan angka terkecil hingga angka terbesar,” ujarnya.

Selanjutnya, masing-masing calon gubernur Kaltim melakukan pengambilan nomor urut dalam tabung secara bergiliran berdasarkan nomor antrean yang telah diperoleh.

“Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim menunjukkan nomor yang telah diambil kepada KPU Kaltim beserta kegiatan dan media,” jelasnya.

Terakhir, hasil pengundian nomor urut pasangan calon ubernur dan wakil gubernur Kaltim dituangkan ke dalam Berita Acara tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Pilkada Serentak 2024 dan ditetapkan engan eputusan KPU Kaltim

Sementara itu, calon gubernur Kaltim nomor urut 1, Isran Noor, menyatakan optimisme usai pengundian. Dalam sambutannya, Isran Noor berterima kasih kepada para pendukung dan pihak KPU yang telah menyelenggarakan proses dengan baik. Ia juga yakin pasangan Isran-Hadi akan memenangkan Pilkada.

“Terima kasih kepada para pendukung dan KPU Kaltim. Dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, We would be the winner,” ucap Isran Noor. (*)

 

Redaksi: IMENEWSID

Isran Noor: Ini Bukan Karena Saya, Tapi Urusan PJ Gubernurnya

Kaltim, IMENEWSID – Mantan Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengungkapkan kekesalannya terkait pemangkasan anggaran program Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Ini bukan karena saya, tapi karena urusan PJ. Siapa PJ itu? Sontoloyo itu!” ujarnya dengan nada tegas dalam acara penutupan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Balikpapan (Uniba), pada Sabtu, 14 September 2024.

Pasalnya, program beasiswa yang ia rancang tersebut memiliki anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk periode 2023-2024. Namun, dipangkas sebesar Rp 50 miliar, sehingga hanya tersisa Rp 200 miliar.

Isran menyebut total anggaran untuk program beasiswa Kaltim seharusnya sudah mencapai Rp 1,5 triliun. Keputusan pemotongan anggaran ini sangat merugikan para pelajar di Kaltim.

Hal ini disampaikan karena, masih banyak pelajar yang merasa layak menerima beasiswa. Namun, kini terancam kehilangan kesempatan tersebut.

Menurutnya, para siswa ataupun mahasiswa dengan Indeks Prestasi (IP) tinggi kini harus menghadapi ketidakpastian dalam mendapatkan beasiswa.

Selain itu, ia menekankan pemotongan ini seharusnya tidak terjadi. Mengingat pentingnya dukungan pemerintah bagi pendidikan generasi muda di Kaltim.

“Saya tidak bermaksud menjelekkan gubernurnya, tapi pribadi PJ-nya. Banyak anak-anak yang mengeluh ke saya karena mereka merasa pantas dapat beasiswa, tapi tidak dapat,” katanya.

Lebih lanjut, Isran menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Kalimantan Timur. Ia berharap program beasiswa tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa jika masih memiliki kesempatan, ia akan menambah anggaran beasiswa.

“Kalau saya masih berkesempatan, saya akan tambah lagi anggarannya. Ini saya kesal betul, sudah saya anggarkan Rp 250 miliar, malah dipotong jadi Rp 200 miliar,” tegasnya. (*)