KKI Kaltim Laksanakan Ujian Kenaikan Sabuk, Edy Mohammad: Berharap bisa Tembus Internasional

Kaltim, IMENEWS.ID – Perguruan Karate Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia ( KKI ) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses perdana melaksanakan Gashuku dan Ujian Kenaikan tingkat sabuk yang dihadiri 750 karateka, yang dipusatkan di komolek  Madrasah Aliyah Al – Mujahidin Samarinda Seberang, Kamis (2/1/2025).

Ujian ini merupakan program rutin yang dilaksanakan bagi para atlit yang telah mengikuti latihan di perguruan KKI.

Ketua Umum perguruan Karate Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia Kaltim, Edy Mohammad Yusuf Ariadi kepada imenews.id disela-sela pelaksanaan ujian mengatakan, ujian ini sekaligus menutup tahun 2024 diawal tahun 2025.

Lanjut Edy menyampaikan tujuan dari pada pelaksanaan Gashuku tersebut adalah, menyeragamkan kembali teknik Karate Kushin Ryu, mempersiapkan kembali program jangka panjang untuk mengjadapi Porprov dan PraPon, dan mengkader kembali para Junior untuk bisa menjadi kader pelatih disetiap Dojo alias Ranting latihan.

Dalam hal ini Ketua Umum KKI, juga menegaskan agar kedepan perguruan tetap dapat meningkatkan prestasi di ajang daerah ,nasional maupun Internasional.

Sejauh ini semua program kerja terkait target prestasi sudah tercapai 90% dan itu sangat baik, dimana perguruan KKI Kaltim selalu menjadi bagian yang memberikan atlit ke Forki Kaltim dalam giat Prapon dan PON juga kejuaraan nasional lainnya dan Internasional.

Edy Mohammad  belum merasa puas dengan apa yang dia dapatkan walaupun prestasi terakhir di 2024 sudah mendapatkan, medali emas dan perak di Thailand School Games A.n.Ahmad Diaz R.Sembiring ( Emas ), Yudha Aditya Pratama ( Perak ), medali emas dan Perunggu di Kejurnas PPLP/D dan SKO se Indonesia di Manado, medali perak di PON XXI Aceh – Sumut ( A.n. Gordolindo.H ),

“Pernah juga mengikuti pelatihan – pelatih tingkat daerah maupun Nasional dan banyak kegiatan serta kejuaran Nasional terbuka yg lain, ucap Ketua Umum KKI Kaltim.

“Saya berharap bisa mengharumkan nama Kalimantan Timur ke tingkat Internasional. Karateka – Karateka KKI harus terus mengasah kemampuan lebih tinggi lagi, tutupnya Edy. (*)

 

Redaksi: IMENEWSID

Bisnis Nail Art di Tenggarong Minim, Rahmadiani Novita: Peluang Usaha yang Menjanjikan

TENGGARONG – Pemilik Flyhigh.nailart, Rahmadiani Novita mengatakan, usaha di bidang perawatan dan kecantikan kuku tergolong sedikit di Tenggarong.

Hal itu dinilainya sebagai peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Terlebih, dia memang hobi menghias kuku.

Peluang usaha itu dimanfaatkannya dengan baik. Ia mengikuti kelas nail art yang digelar oleh salah satu salon kuku. Setelah itu, Novita membuka usaha secara mandiri.

Dia mengungkapkan, nama usaha Flyhigh.nailart memiliki arti tersendiri baginya.

Nama tersebut diambil dari bahasa Inggris, yang berarti terbang tinggi. Nama ini memiliki filosofi harapan yang tinggi dalam usaha membantu para calon pengantin maupun muda-mudi yang ingin memperindah kuku dengan harga terjangkau.

Selama terjun di bisnis nail art ini, ia mengaku kebanjiran pelanggan di hari-hari besar keagamaan. “Mendekati hari raya Idulfitri, Natal atau baru-baru Imlek,” ucapnya kepada awak media beritaalternatif.com, Jumat (16/2/2024).

Banyak tantangan yang dihadapinya selama melakoni bisnis nail art. Novita mencontohkan pelanggan yang meminta dibuatkan gambar sulit. Hal itu membutuhkan ketelitian tinggi serta memakan waktu yang lama.

Dia bisa menghabiskan waktu 2-3 jam untuk membuat gambar yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Tantangan lain adalah bahan baku pernak-pernik yang dibutuhkannya tak tersedia di Kaltim.

Ia harus memesan secara online di luar Kaltim dengan waktu pengiriman yang cukup lama dan ongkos kirim yang lebih mahal.

Bahkan, Novita kerap mencari online shop yang menjual bahan impor untuk memenuhi pernak-pernik yang dibutuhkannya.
Dia pun berharap pemerintah daerah bisa merangkul para pelaku UMKM di Kukar, khususnya wirausaha pemula.

“Kita berharap Pemkab Kukar bisa merangkul kami yang masih pemula ini. Setidaknya buatkan kelas, khususnya untuk skill baru seperti nail art,” tutupnya. (adv/lt/mt/fb)

Peluang Usaha Budi Daya Jamur Tiram di Kukar

TENGGARONG – Budi daya jamur tiram memiliki peluang pasar yang sangat besar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Owner Pondok Hidayah Jamur Shobirin mengungkapkan bahwa permintaan konsumen di Kukar terhadap jamur tiram sangat tinggi.

“Apalagi kita mau penetrasi ke Samarinda dan daerah-daerah sekitarnya. Insyaallah itu masih tetap potensial,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari kanal Youtube Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kukar pada Selasa (21/11/2023).

Ia mencontohkan saat kemarau panjang yang melanda Kukar selama tiga bulan terakhir. Produktivitas budi daya jamur tiram yang rendah membuat permintaan pasar meningkatkan.

“Rata-rata kita kekurangan juga, apalagi kemarin yang cuaca ekstrem kemarin itu,” bebernya.

Pasar jamur tiram di Kukar, sambung Shobirin, terbuka lebar. Pasalnya, semua kalangan mengonsumsi jamur tersebut.

“Untuk kalangan atas memang di bagian…kaum vegetarian itu lebih suka dengan jamur tiram,” sebutnya.

Meski begitu, ia kerap menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha budi daya jamur tiram. Namun, tantangan tersebut tak mematahkan semangatnya dalam berusaha.

“Di situ kita harus…tetap usaha, tetap belajar, tetap tekun menekuni usaha yang kita jalani, dan terus belajar apa pun halangannya. Kita harus…bertahan dan terus maju,” imbuhnya.

Ia berpesan kepada wirausaha yang masih merintis usahanya agar tak berhenti menekuni usaha yang tengah dijalankannya. “Pahami alurnya dan nikmati prosesnya,” saran dia.

Shobirin mengaku tak memasang target muluk-muluk dalam berusaha. Usaha yang dapat menopang kebutuhannya sehari-hari saja dinilainya sudah sangat baik.

“Walaupun kita harapannya tentu punya target-target tertentu, tapi ya…cukup kita sendiri yang tahulah. Mungkin target kita apa, tapi intinya kita akan terus bertahan, belajar, dan terus berkembang,” tutupnya. (adv/mt/fb)