HERMANSYAH, PEMUDA KUKAR TERPILIH SEBAGAI CALON DUTA ANAK NEGERI FNAN 2025, AKAN DIKARANTINA DI LEMHANNAS JAKARTA

Kukar, Imenews.id – Hermansyah, pemuda lulusan Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) angkatan 2020, berhasil terpilih sebagai Sebagai Calon Duta Anak Negeri Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN), daftar 13 juli pengumuman 13 oktober 2025.

Calon duta FNAN Hermansyah yang dilaksanakan oleh Tiga Belas 45 Production berkolaborasi dengan synergy for Indonesia dan Indonesia Care dengan didukung lembaga Pemerintahan dan Kementan yaitu, Lembaga Ketahanan Nasional RI, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah RI.

Dalam hal ini dari 1.500 peserta anak muda Indonesia yang mendaftar mengikuti kompetisi FNAN panitia hanya memilih 38 besar mewakili disetiap Provinsi seluruh Indonesia untuk tampil di Lemhannas RI pada tanggal 8-19 November 2025 di Jakarta.

Pemilihan Mansyah nama panggilannya Diajeng merupakan perdana tahun ini agenda yang bertujuan menyaring bakat vokal penyanyi muda bertalenta, berwawasan kebangsaan dan apresiasi terhadap lagu-lagu nasional dan daerah serta kecintaan tulus pada budaya nusantara.

“Penilaiannya tidak hanya melihat penampilan, tetapi juga pengetahuan mendalam tentang wawasan kebangsaan, kebudayaan, serta membawakan lagu daerah. saya akan terus belajar tentang budaya Kutai Kartanegara untuk bisa saya harumkan ke nasional,” ucap Mansyah, Rabu, (29/10/2025).

Bagi Mansyah, tantangan terbesar dalam kompetisi ini adalah latar belakangnya sebagai musisi lokal. “Saya harus belajar dari awal mengenai dunia kebudayaan termasuk budaya Kukar. Selain itu, manajemen waktu menjadi kunci karena rangkaian acara yang padat dan persaingan yang sangat ketat dari finalis lain yang hebat-hebat,” ungkapnya.

Perasaan kaget dan bangga menyelimuti Mansyah saat namanya diumumkan masuk 38 besar. Namun, ia menyadari bahwa ini membawa tanggung jawab besar termasuk nama daerah Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

“Ini bukan sekadar dapat gelar, tetapi amanah untuk membawa ikon daerah ke depan sampai nasional. Sebagai representasi anak Kukar, saya harus punya andil dan aksi nyata dalam melestarikan budaya serta mengembangkan seni daerah,” tegasnya.

Pencapaian ini dimaknai Hermansyah sebagai bukti bahwa kerja keras dan keberanian mencoba hal baru akan membuahkan hasil. “Saya siap berkompetisi bersama anak muda Indonesia sekaligus belajar, saya berkompetisi tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa berdampak dan menginspirasi generasi muda di Kukar untuk lebih peduli pada seni dan budaya lokal,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada anak muda Kukar untuk tidak takut keluar dari zona nyaman. ” Beranilah mencoba hal baru, karena kita tidak akan pernah tahu potensi terbesar kita jika tidak pernah mencoba. Saya berharap pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mendukung penuh” tutupnya.

Aspin Anwar: Aulia adalah “Man of The Moment” di PSU Kukar 2025

Kukar, IMENEWS.ID – DPD Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Kutai Kartanegara telah memutuskan untuk mendukung dr. Aulia Rahman Basri dan H. Rendi Solihin sebagai calon Bubati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara di Pemilihan Suara Ulang (PSU) Kutai Kartanegara pada 19 April 2025.

Keputusan ini muncul karena Partai Gelora berpandangan Aulia adalah “man of the moment” pada PSU 2025 ini. Karena ada momentum yang baik di daerah maupun di tingkat Kaltim.

Dengan kata lain, kehadiran Aulia di PSU 2025 merupakan momentum untuk menjaga kepentingan daerah Kukar dan momentum geopolitik yang bertemu dalam satu kebutuhan yang sama.

“Dokter Aulia menjadi orang yang tepat sebagai jawabannya yang di percayai oleh Edi Damansyah. Jadi, mengapa Aulia? Jawabannya karena Aulia adalah “man of the moment”. Ini momentum Aulia, seperti biasa orang memilih “man of the year”,kata Aspin Anwar, Sekretaris Partai Gelora dalam keterangannya.

Pernyataan itu disampaikan Aspin Anwar dalam acara Silaturrahmi bersama tim internal relawan Gelora di kediaman Ketua DPD Gelora H. Suriadi, Sabtu (5/4/2025) siang tadi.

Aspin menjelaskan, Partai Gelora sebelumnya telah menyampaikan empat pertimbangan dasar dalam mendukung calon Bupati di PSU yang menggantikan Edi Damansyah.

Yakni pertimbangan agama, geopolitik, kepentingan daerah, serta kepentingan Partai Gelora sendiri dalam memilih Aulia.

“Nah, keempat pertimbangan ini bertemu semua situasinya dan Aulia adalah jawabannya. Itu sebabnya saya menyebut beliau sebagai ‘man of the moment,” katanya.

Aspin lantas menjelaskan, situasinya tersebut dimulai dari perspektif geopolitik baik itu nasional sampai ke daerah, dimana pada PSU 2025 nanti akan menjadi Pemilu yang sangat menentukan.

Karena selain di Kukar, ada juga Pemilu di tempat lain yang akan menentukan jalannya situasi geopolitik ke depan seperti PSU Mahakam Mahulu Kaltim dan daerah Provinsi lainnya.

Aspin menegaskan, situasi geopolitik di tingkat nasional akan berdampak untuk daerah juga, sekarang sudah pada tingkat kekacauan yang hampir tidak terkendali. Artinya, permainan geopolitik sekarang akan membawa dampak untuk Kutai Kartanegara nantinya.

“Situasi ini membuat Kukar membutuhkan seseorang pemimpin yang bisa menavigasi di tengah situasi yang sangat kompleks ini. Insya Allah Auli bisa menjawabnya, “ucap Aspin Anwar.

Sekretaris Partai Gelora ini berpandangan, bahwa ini adalah seperrti politik jalan tengah adalah politik populasi yang memikirkan semua kepentingan daerah  dan rakyat Kukar, bukan kepentingan satu kelompok atau golongan saja.

Untuk itu, diperlukan sosok pemimpin yang bisa menyatukan semua seperti Aulia. Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kukar  itu, juga dianggap lebih mengerti situasi geopolitik daerah sampai nasional sekarang dibandingkan kandidat lain.

“Aulia adalah pemimpin yang bisa membuat Kukar tidak menjadi medan tempur bagi kekuatan daerah. Sebab, penyakit terbesar kita adalah gampang dipecah secara agama, geografi, dan ras. Potensi pembelahan akan lama kalau ditambah disiram isu ekonomi dan intervensi pemain luar,” tegasnya.

Aspin Anwar menegaskan, perlunya orang kuat di sini yang bisa menyatukan semua kepentingan-kepentingan kelompok, sejak Pilkada 2020 lalu mendukung Edi Damansyah hingga sekarang menjadi dasar bagi Partai Gelora untuk memberikan dukungan kepada  Aulia sebagai pengganti Edi Damansyah di PSU Kukar 2025.

“Aulia, bukan hanya sekedar pemimpin yang bisa mengkonsolidasi para pemangku kepentingan dan menjaga kepentingan daerah, tetapi juga bisa mewujudkan Kukar menjadi arah  baru menuju Indonesia Emas 2045, “Kata Aspin Sekretaris Gelora Kukar.

“Jadi, dari empat perspektif pertimbangan, mengapa Partai Gelora mendukung Aulia, itulah penjelasannya. Dan selain kuat, Aulia juga orangnya amanah. Kita tidak sedang mencari  orang sempurna, tetapi orang yang tepat dengan situasi ini,” ucapnya.

Meskipun mendukung Aulia – Rendi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar di PSU, Aspin  mengajak pendukung Aulia-Rendi maupun pendukung calon lain agar tidak mengkampanyekan calon mereka masing-masing secara berlebih-lebihan.

“Kami ingin memberikan pesan kepada teman-teman, baik yang mendukung Aulia-Rendi maupun tidak, untuk tidak  mengkampanyekan calon kita secara berlebihan.

“Saya mengutip Ketua Umum saya Pak Anis Matta, kata beliau dalam hadits diajarkan, ketika kita mendukung seseorang, maka kita hanya bisa menduga kebaikan orang itu, tetapi Allah tetap yang lebih tahu. Jadi jangan mengkultuskan, dan tidak berlebih-lebihan dalam memberikan dukungan, karena Allah SWT yang lebih tahu,”tutupnya. (*)

penulis: Mansyah

Partai Gelora Kukar Gelar Silaturrahmi Bersama Tim Internal Relawan Pemenangan Aulia – Rendi

Kukar, IMENEWS.ID – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Silaturrahmi bersama seluruh tim internal relawan Gelora pemenangan serta jajaran kader. Acara ini berlangsung di Rumah pribadi Ketua DPD Gelora Kukar H. Suriadi Kampung Baru Tenggarong pada Sabtu,( 5/4/ 2025) pagi hari.

Suriadi,menyampaikan ,Silaturrahmi momentum hari raya Idul Fitri ini menjadi momentum untuk melepas rindu dan mempererat silaturahmi dengan para pejuang yang telah berjuang bersama dalam memenangkan pasangan Edi Damansyah dan Rendi Solihin pada Pilkada 2024 lalu.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berjuang untuk  kemenangan Edi – Rendi kemarin. Sekarang kita masuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kukar tanggal 19 April 2025,

kita berjuang kembali untuk memenangkan kembali pasangan Aulia – Rendi. Saya tahu bagaimana kita berjuang dan siapa yang ikut berjuang. ” ucap Suriadi selaku Wakil Ketua Juru Kampanye Aulia-Rendi.

Selain itu, suriadi juga menyampaikan begitu banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan di Kutai Kartanegara, dan melanjutkan program Kukar Idaman Terbaik. seperti program pendidikan, sosial, agama dan lain-lain. Ia menegaskan bahwa kondisi Kukar saat ini kita jadikan lebih baik.

“Insya Allah jika kemengan PSU tahun ini untuk Aulia-Rendi, setelah itu dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kukar, begitu banyak yang harus dibenahi dan dilanjutkan.

“Kita semua butuh perjuangan untuk merobah wajah kita Kukar menjadi baik,bebas dari semua permasalahan”,ujar Suriadi.

Oleh karena itu Suriadi mengajak semua pihak termasuk relawan internal Gelora untuk bersatu dalam mengawal dan memenangkan Aulia-Rendi dalam PSU nantinya.

Lebih lanjut, Suriadi menegaskan bahwa dirinya dan jajaran pengurus DPD Gelora sampai Kecamatan dan Desa beserta relawan akan terus bekerja bersama dalam memenangkan pasangan Aulia-Rendi.

“Mari bersama-sama kita bangun kesolidtan bersama. Dan dalam momen Idulfitri ini, kami memohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan yang telah kami lakukan,” tutupnya. (*)

Halal Bihalal KKI Kukar Sekaligus Muskab, Sholehatun Terpilih Menjadi Ketua KKI

Kukar, IMENEWS.ID – Pengurus Perguruan Karate Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kabupaten Kutai Kartanegara  menggelar Halal Bihalal dengan Utusan Perwakilan ranting KKI se Kutai Kartanegara yang di wakili masing-masing Ketua ranting satu orang.

Halala Bihalal dalam suasana Lebaran , dilaksanakan di Rumah Besar Tenggarong, Jl.A.Yani, pada Kamis (3/4/2025).

Acara Halal Bihalal ini sekaligus menjadi Rapat Kerja Cabang, dari hasil Rapat kerja Cabang tersebut langsung naik menjadi Masyawarah (Muskab) KKI Cabang Kukar untuk memilih Ketua Periode 2025 – 2029.

Nursasari S.Sos.,S.Pdi., M.Pd mengatakan, mengingat karena Geografis Kabupaten Kutai Kartanegara yang begitu Luas dan ranting-ranting tersebar diberbagai Kecamatan maka dalam momen Halal Bihalal ini bisa dihadiri lengkap langsung aja kita menggelar Rapat Kerja dan lanjut Muskab, dan seluruh pengurus ranting setuju akan pemikiran itu.

“Sisi lain dari positif Muskab kali ini adalah bisa Efesiensi anggaran pembiayaan dan bisa kerja cepat dalam berkontribusi untuk daerah Kukar Kaltim dalam bidang olahraga.”tegas Nursasari sekaligus Ketua yang sudah menjabat tiga periode (2009-2025).

Dalam hal ini Muskab kali ini dihadiri 13 Kecamatan atau 13 Pengurus Ranting diantaranya, Kecamatan Tenggarong, Teggarong Seberang, Loa Kulu, Loa Janan, Muara Wis, Muara Kaman, Sanga-sanga, Samboja, Kota Bangun, Muara Muntai, Aggana, Marang kayu, dan Muara Jawa.

“Alhamdulillah pelaksanaan Muskab KKI kali ini cukup ketat karena ada 4 calon kandidat,” ucap Nursasari.

Antusias para calon kandidat dalam acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) KKI tahun ini suara terbanyak diperoleh dari calon dari Tenggarong Seberang, Ibu SENPAI Sholehatun atau yang akrab dipanggil Atun.

Dalam Musyawarah kali ini juga di hadiri langsung oleh Ketua Pengprov KKI Kaltim, Sekum Pengprov dan Komisi Perwasitan Pengprov KKI,

Dalam sambutan terakhir Ketua KKI Pengcab Kukar Demisioner Nursasari menyampaikan banyak terima kasih selama kepemimpinan beliau selama 3 Periode cukup membanggakan hasil prestasi.

“Bisa melahirkan banyak juara-juara Nasional, daerah terakhir juara Internasional di Thailand, “tuturnya.

Sisi lain tak kalah juga sambutan Ketua terpilih Sholehatun yang mana beliau juga mantan Atlit yang pernah mencicipi juara Nasional dan terakhir PON 2012 di Riau, Sholehatun menjadi Wakil Kaltim di ajang bergengsi tersebut.

“ini adalah amanah yang cukup berat bagi saya, namun karena kepercayaan kawan-kawan dari ranting Bismillah akan berusaha se maksimal mungkin,”Ucapnya Atun Ketua KKI terpilih.

Atun berharapan beliau kiranya semua Pengurus ranting berharap berkoordinasi dan kerja sama untuk mencapai prestasi Tinggi, tutupnya. (*)

MCAR Umumkan Poster Resmi Pasangan Aulia – Rendi

Kukar, IMENEWS.ID – Media Center Aulia Rendi (MCAR) merilis poster resmi pasangan dr. Aulia Rahman Basri dan H. Rendi Solihin sesaat setelah proses pendaftaran diri ke KPU Kukar tadi sore.

Dalam poster tersebut Aulia-Rendi nampak mengenakan stelan jas dan kopiah hitam dengan variasi dasi warna merah.

Pasangan yang diusung PDIP, Partai Demokrat dan Partai Gelora ini memilih tagline berbunyi PILIHAN IDAMAN ETAM yang didesain cukup estetik.

Kata PILIHAN IDAMAN ETAM juga dilekatkan sebagai background foto sehingga latar terkesan dinamik dan berspirit muda, sesuai dengan latar belakang kedua paslon yang memang masih muda. (10/3/2025).

Desain ini juga menyertakan teknik gradasi warna merah dan biru pada bagian label nama paslon. Menggambarkan semangat kolaborasi antar partai pendukung dan berbagai kelompok relawan pendukung. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan soliditas dan kesatuan misi dalam memenangkan Aulia-Rendi pada PSU Kukar bulan april mendatang. (MCAR) rilis.

Dua Kader HMI Dari Unikarta Menduduki Singgasana Ketum HMI Kukar 2025

Kukar, IMENEWS.ID – Telah usai pelaksanaan Musyawarah Korps HMI-Wati (Kohati) dan Konferensi Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kutai Kartanegara ke-XXV pada tanggal 10 sampai dengan 16 Januari 2025 di Gedung aula KNPI Kukar. Dua kader HMI dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menduduki Singgasana Ketua Umum (Ketum) HMI Kukar periode 2025-2026.

Alda Al Ali M selaku kader terbaik HMI dari Komisariat Fakultas Agama Islam (FAI) terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh enam Komisariat pada saat penetapan calon Ketum diacara Musyawarah Kohati.

Disisi lain, kader terbaik yang lahir dari Komisariat Febis Unikarta, yakni, saudara Zulhansyah ikut bertarung dalam Konferensi Cabang HMI dengan melawan rivalnya dari tiga Komisariat, ada, Ihwan dari Komisariat Fisipol, Sultan Alief (Komisariat Hukum) dan M. Alfin (Komisariat FAI).

Dalam pemilihan yang diikuti oleh empat kandidat, Zulhansyah berhasil meraih 6 dari 11 suara, mengungguli Ihwan dengan 3 suara, Sultan Alief 2 suara, dan M. Alfin yang tidak mendapatkan suara.

Hasil tersebut mengantarkan Zulhansyah terpilih sebagai Ketua Umum untuk memimpin HMI Cabang Kukar periode 2025-2026.

Setelah terpilih, Zulhansyah menyatakan komitmennya untuk menjadikan HMI sebagai inspirasi bagi organisasi lain di Kabupaten Kukar.

“Kita ingin memberikan inspirasi untuk semua kalangan dengan berbagai macam cara yang bisa kami usahakan,” ucapnya, Kamis (16/1/2025).

Sarjana lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta ini juga mengajak mahasiswa untuk aktif berorganisasi guna mendapatkan pengalaman yang tidak bisa diperoleh di dunia akademik semata.

“Mahasiswa harus berorganisasi agar banyak belajar dengan pengalaman,” tambahnya.

Zulhansyah menegaskan akan menjalankan mandat sesuai aturan organisasi, serta berkomitmen mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus demisioner, mentor, dan semua pihak yang mendukung jalannya konferensi ini.

“Semoga langkah kita ini membawa kebaikan untuk HMI ke depan, dan terima kasih atas kepercayaannya,”. Tutupnya. (*)

Isran Noor: Ini Bukan Karena Saya, Tapi Urusan PJ Gubernurnya

Kaltim, IMENEWSID – Mantan Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengungkapkan kekesalannya terkait pemangkasan anggaran program Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Ini bukan karena saya, tapi karena urusan PJ. Siapa PJ itu? Sontoloyo itu!” ujarnya dengan nada tegas dalam acara penutupan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Balikpapan (Uniba), pada Sabtu, 14 September 2024.

Pasalnya, program beasiswa yang ia rancang tersebut memiliki anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk periode 2023-2024. Namun, dipangkas sebesar Rp 50 miliar, sehingga hanya tersisa Rp 200 miliar.

Isran menyebut total anggaran untuk program beasiswa Kaltim seharusnya sudah mencapai Rp 1,5 triliun. Keputusan pemotongan anggaran ini sangat merugikan para pelajar di Kaltim.

Hal ini disampaikan karena, masih banyak pelajar yang merasa layak menerima beasiswa. Namun, kini terancam kehilangan kesempatan tersebut.

Menurutnya, para siswa ataupun mahasiswa dengan Indeks Prestasi (IP) tinggi kini harus menghadapi ketidakpastian dalam mendapatkan beasiswa.

Selain itu, ia menekankan pemotongan ini seharusnya tidak terjadi. Mengingat pentingnya dukungan pemerintah bagi pendidikan generasi muda di Kaltim.

“Saya tidak bermaksud menjelekkan gubernurnya, tapi pribadi PJ-nya. Banyak anak-anak yang mengeluh ke saya karena mereka merasa pantas dapat beasiswa, tapi tidak dapat,” katanya.

Lebih lanjut, Isran menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Kalimantan Timur. Ia berharap program beasiswa tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa jika masih memiliki kesempatan, ia akan menambah anggaran beasiswa.

“Kalau saya masih berkesempatan, saya akan tambah lagi anggarannya. Ini saya kesal betul, sudah saya anggarkan Rp 250 miliar, malah dipotong jadi Rp 200 miliar,” tegasnya. (*)

Bupati Kukar ajak Kades dan BPD bantu sukseskan 23 Program Dedikasi

KUKAR, IMENEWSID – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur mengajak kepala desa dan badan permusyawaratan desa (BPD) terus membantu menyukseskan 23 Program Dedikasi Kukar Idaman sesuai dengan RPJMD 2021 – 2026, karena bertujuan untuk membangun Kukar lebih maju.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, program itu menyentuh ke semua lapisan masyarakat hingga desa, sehingga kepala desa (kades), anggota BPD, dan semua unsur pemerintahan desa diminta turut menyukseskan sehingga masyarakat bisa ambil bagian dan dapat merasakan manfaatnya.

“Saya juga mengapresiasi sinergisitas pemerintah desa bersama BPD yang selama ini berjalan baik, khususnya terkait implementasi program pembangunan yang tertuang dalam 23 Program Dedikasi Kukar Idaman,” ujar Bupati Kukar Edi Damansyah di Tenggarong, Rabu.

Sebanyak 23 Program Dedikasi itu adalah Program Digitalisasi Pelayanan Publik, Aparatur Negara Bahagia, Kukar Bebaya, 1.000 Guru Sarjana, Kukar Berkah, Beasiswa Kukar Idaman, Keluarga Peduli Kesehatan, Kukar Siap Kerja, Kukar Berbudaya.

Kemudian Program Gerakan Etam Mengaji Idaman, Kesejahteraan Sosial Idaman, Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan, Hilirisasi Produk Pertanian, Kukar Kaya Festival, Usaha Kecil Idaman, Kukar Kreatif Idaman.

Lantas Program Pemantapan Konektivitas Wilayah, Fasilitasi Perumahan Rakyat, Air Bersih Desa, Terang Kampungku, Desa Ramah Lingkungan, Kukar Peduli Lingkungan, dan Program Dunia Usaha Ramah Lingkungan.

Ia mengatakan, sejumlah program tersebut untuk untuk meningkatkan pelayanan, meningkatkan sumber daya manusia agar memiliki daya saing, dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Misalnya, pada Program Digitalisasi Pelayanan Publik, bertujuan untuk membangun pola kebiasaan tentang tata kelola pemerintahan dalam pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi informasi.

Kemudian Program 1.000 Guru Sarjana, ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi guru yang belum mencapai pendidikan standar S1, ditambah beasiswa bagi warga yang bersedia menjadi guru.

“Untuk Program Hilirisasi Produk Pertanian, untuk memperkuat sektor pertanian dengan mendorong sektor hilir sebagai pengungkit nilai tambah hasil pertanian, dengan kegiatan strategis membangun sentra industri kecil dan komoditas unggulan Kukar,” kata Bupati. (*)