Kukar, IMENews id — Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa penilaian dalam ajang Pemilihan Teruna Dara 2025 tidak hanya bertumpu pada penampilan fisik semata.
Plt. Kepala Dispar Kukar, Arianto menyebut wawasan, kecerdasan, dan sikap menjadi poin utama dalam proses seleksi tahun ini.
“Kalau hanya bermodal tampan dan cantik, banyak yang punya. Tapi yang kita cari adalah mereka yang punya wawasan luas, attitude yang baik, dan kemampuan komunikasi,” jelas Arianto usai pembukaan seleksi wawancara, Sabtu (14/6/2025)
Menurutnya, finalis Teruna Dara akan berperan sebagai role model bagi generasi muda serta masyarakat luas.
Mereka akan mengemban tanggung jawab sebagai duta pariwisata, yang diharapkan mampu memperkenalkan dan menjelaskan potensi daerah secara tepat dan menarik.
Selain itu, kemampuan digital juga menjadi aspek penting dalam penilaian.
“Kita hidup di era digital. Maka duta pariwisata harus melek digital, tahu cara mengelola media sosial. Itu menjadi nilai tambah yang penting,” kata dia.
Tahun ini, sambung Arianto, seleksi Teruna Dara diikuti sekitar 75 peserta dengan dominasi dari Kecamatan Tenggarong sebanyak 42 orang.
Pihaknya berharap partisipasi dari kecamatan-kecamatan lain akan meningkat agar keterwakilan daerah lebih merata.
“Ke depan kami ingin seleksi ini benar-benar menjangkau seluruh kecamatan. Banyak potensi dari luar Tenggarong yang belum tergali maksimal,” tambahnya.
Para peserta yang lolos tahapan seleksi akan masuk masa karantina.
Pada tahap tersebut, penilaian akan lebih mendalam, mencakup kemampuan public speaking, wawasan kebudayaan, pariwisata lokal, serta etika komunikasi.
“Karantina itu bukan hanya pelatihan, tapi juga untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka menjadi wajah pariwisata Kutai Kartanegara,” tegas Arianto. (ADV158/Red02)